Suarakan Kejahatan Lingkungan J City Dan City View, Aktifis Ini Diancam Bunuh, Sebut LP Mangkrak Di Polrestabes Medan

- Jurnalis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 07:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MajlahCeo.Id | Medan –J City dan City View dengan bebasnya melakukan pelanggaran Perwal dan Perda, mempersempit Aliran sungai dan tidak mengantongi Rekomtek BWSS II, akibatnya warga terdampak mengalami banjir.

“Kami bersuara “Selamatkan Sungai” malah kami yang di ancam bunuh dan Aksi kami di bubarkan paksa oleh segerombolan di hadapan kepolisian,” ungkap Rahmat Aktifis yang tergabung dalam Lembaga Konservasi Lingkungan Hidup Indonesia

Lanjut Rahmad mengatakan bahwa “Hingga saat ini Laporan kami Mangkrak di Polrestabes Medan dengan Nomor : LP/B/613/II/2022/SPKT RESTABES MEDAN/POLDA SUMUT, tanggal 21/2/2022,” katanya.

Sebelumnya, Komisi IV DPRD Kota Medan menyoroti keberadaan sejumlah bangunan mega proyek di Kota Medan yang diduga menyalahi aturan karena berdiri di atas bantaran sungai. Dua di antaranya adalah Komplek J-City di Kecamatan Medan Johor dan The City View Condominium di Kecamatan Medan Polonia.

Hal itu terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait penanganan banjir di Kota Medan yang digelar Komisi IV DPRD bersama Badan Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) II, BBPJN, serta beberapa instansi terkait lainnya di ruang rapat DPRD Medan, Senin (20/10/2025).

Anggota Komisi IV DPRD Medan Rommy Van Boy mempertanyakan langkah BWSS II dalam menindak pembangunan yang jelas melanggar aturan tersebut.

“Banyak bangunan di bantaran sungai seperti J-City dan City View. Ini bagaimana langkah dari BWSS? Kenapa bangunan-bangunan ini dibiarkan begitu saja,” ujarnya.

Menurut Rommy, hasil peninjauan lapangan bersama Pemko Medan menunjukkan bahwa kedua komplek tersebut terbukti menyempitkan aliran sungai. Akibatnya, wilayah Medan Johor dan Medan Polonia kini semakin rawan banjir.

“Sungai kita makin sempit karena bangunan-bangunan ini. Bagaimana kita mau menormalisasi sungai kalau penyempitan saja tidak bisa diselesaikan,” tambahnya.

Menanggapi hal itu, Ferry, perwakilan dari BWSS II, mengakui bahwa pihaknya memang mencatat adanya penyempitan sungai akibat pembangunan dua komplek tersebut.

“Memang benar, terjadi penyempitan sungai akibat pembangunan J-City dan City View,” ungkap Ferry.

Namun, ia menegaskan bahwa BWSS II tidak pernah mengeluarkan rekomendasi teknis (rekomtek) bagi pembangunan kedua proyek tersebut.

“Untuk J-City maupun City View, tidak ada rekomtek dari BWSS. Kami juga sudah menyurati pihak pengembang terkait hal ini,” tegasnya.

Meski demikian, Ferry menekankan bahwa kewenangan penindakan berada di tangan Pemerintah Kota Medan, bukan BWSS II.

“Kalau soal penindakan, itu ranahnya Pemko Medan,” tutupnya.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Universitas Brawijaya Dalami Lima Aspek Strategis Penanganan DAS Citarum
Pemko Tanjungbalai Siap Berkolaborasi Bersama BPPMHKP Tanjungbalai Asahan Optimalkan Layanan Sertifikasi Jaminan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Dalam Mendukung Program Prioritas Nasional KKP.
PBG Bangunan Yang Berada Di Jalan Bromo Gang Mulia Kelurahan Tegal Sari II masih Dalam Pengurusan
Bupati Hadiri Rakor, Pemkab Tapanuli Tengah Terima Tambahan Dana TKD Rp123,7 Miliar untuk Pemulihan Pascabencana
Diduga Ada Penerimaan Tanpa Regulasi Dan Transparansi Panitia Pilkades, ALARM Bersama Ratusan Warga Unjuk Rasa di Kantor Desa Pulau Rakyat Tua
Percepat Distribusi Air Bersih ke Wilayah Kalangan, PDAM Mual Nauli Tinjau Proyek Jembatan Pipa Jalur Sihaporas
Pangdam IV/Diponegoro Bersama Jajaran TNI AD Bahas Percepatan Pembangunan KDKMP
PMI Deli Serdang Terus Berinovasi dan Berkarya

Baca Juga

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:48 WIB

Universitas Brawijaya Dalami Lima Aspek Strategis Penanganan DAS Citarum

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:26 WIB

Pemko Tanjungbalai Siap Berkolaborasi Bersama BPPMHKP Tanjungbalai Asahan Optimalkan Layanan Sertifikasi Jaminan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Dalam Mendukung Program Prioritas Nasional KKP.

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:43 WIB

PBG Bangunan Yang Berada Di Jalan Bromo Gang Mulia Kelurahan Tegal Sari II masih Dalam Pengurusan

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:21 WIB

Bupati Hadiri Rakor, Pemkab Tapanuli Tengah Terima Tambahan Dana TKD Rp123,7 Miliar untuk Pemulihan Pascabencana

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:19 WIB

Diduga Ada Penerimaan Tanpa Regulasi Dan Transparansi Panitia Pilkades, ALARM Bersama Ratusan Warga Unjuk Rasa di Kantor Desa Pulau Rakyat Tua

Tajuk Populer