Jelang Bulan K3, Pegawai PLN Untuk Listrik Aceh Tewas di Manyak Payed Aceh Tamiang

- Jurnalis

Sabtu, 13 Desember 2025 - 12:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majalahceo.id | Aceh – Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pegawai PLN sangat penting, terutama di tengah bencana. PLN harus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keselamatan pegawainya melalui berbagai program dan pelatihan.

Program K3 PLN:

– PLN Life Saving Rules: Panduan penerapan K3 di perusahaan
– Safety Sense: Penguatan kesadaran keselamatan
– Safety Patrol: Pemantauan keselamatan di lapangan
– Wellbeing Program: Program kesehatan dan keselamatan pegawai

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tindakan K3 Saat Bencana:

– Evakuasi: Lakukan evakuasi segera jika terjadi bencana
– Pertolongan Pertama: Berikan pertolongan pertama kepada korban
– Pengendalian Bahaya: Kendalikan bahaya untuk mencegah cedera lebih lanjut
– Komunikasi: Pastikan komunikasi efektif antara pekerja dan tim tanggap darurat

Berdasarkan Informasi yang dihimpun awak media telah terjadi kecelakaan kerja pegawai PLN untuk listrik Aceh meninggal dii manyak Payed aceh tamiang (beredar viral di medsos)

Sebelumnya, Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional adalah periode peringatan tahunan di Indonesia, dari tanggal 12 Januari hingga 12 Februari, untuk meningkatkan kesadaran, kepatuhan, dan membudayakan K3 di tempat kerja dan lingkungan lainnya, guna mencegah kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja, serta melindungi pekerja di era digitalisasi.

Angka kecelakaan kerja di Indonesia mengalami peningkatan signifikan di awal tahun 2025. Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), hingga April 2025 tercatat 47.300 kasus kecelakaan kerja, atau meningkat sekitar 12% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Direktur Pengawasan K3 Kemnaker, Dwi Santosa, menyebutkan bahwa lonjakan angka kecelakaan ini didominasi oleh sektor konstruksi, manufaktur, serta transportasi dan logistik. Ketiga sektor tersebut tercatat sebagai penyumbang kasus kecelakaan tertinggi, terutama pada proyek-proyek strategis nasional yang sedang gencar dilaksanakan.

Baca Juga :  Hindari Kontainer di Jalan Pukat 2, Pengendara Sepeda Motor Terjatuh, Komisi 4 DPRD Medan Minta Pemko Medan Pasang Portal

“Faktor utama kenaikan ini adalah kelalaian terhadap prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), minimnya pelatihan bagi tenaga kerja baru, serta masih banyak perusahaan yang belum menyediakan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai standar,” ujar Dwi saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (24/5).

Rincian Kasus Kecelakaan Kerja
Dari 47.300 kasus yang tercatat:

29% terjadi di sektor konstruksi

26% di sektor manufaktur

18% di sektor transportasi dan logistik

Sisanya di pertambangan, pertanian, dan sektor lainnya.

Jenis kecelakaan yang paling banyak terjadi antara lain:

Terjatuh dari ketinggian

Tertimpa material atau alat berat

Terpapar bahan berbahaya

Kecelakaan lalu lintas saat perjalanan dinas

Keracunan gas di ruang terbatas

Faktor Utama Penyebab Kecelakaan
Menurut Dwi Santosa, ada lima faktor utama yang menyebabkan masih tingginya angka kecelakaan kerja di Indonesia:

Kelalaian prosedur K3 oleh pekerja dan pengawas

Kurangnya pelatihan K3 khususnya untuk pekerja baru

Penggunaan APD yang tidak sesuai atau tidak lengkap

Minimnya inspeksi rutin dan audit peralatan kerja

Kurangnya budaya keselamatan di lingkungan kerja

Dwi juga menegaskan bahwa kesadaran manajemen perusahaan terhadap pentingnya K3 masih tergolong rendah, terutama di perusahaan skala kecil dan menengah.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sinergitas Pengelolaan Pajak, Wali Kota Tanjungbalai Terima Audiensi Kepala KPP Pratama Kisaran.
Refleksi May Day 2026, Di Kota Medan, Buruh Sudah Kerja Keras Tapi Masih Tetap Miskin
Lemahnya Pengawasan Dan Penindakan, THM di Kota Medan Banyak Tak Punya Izin Menjual Minol
Jelang May Day 2026, AMPIBI Datangi Kadisnaker Medan Minta Bentuk Satgas Perlindungan Buruh, Dewan K3 Dan Call Centre
Bupati Tapteng: Musrenbang RKPD Tapteng Momentum Menata Arah Pembangunan yang Lebih Tangguh
Percepat Pembangunan Sheetpile, Gubsu dan Bupati Tapteng Tinjau Sungai Aek Tolang dan Sungai Sibuluan
Gubsu dan Bupati Tapteng Tinjau Langsung Pembangunan Tanggul Sungai Badiri dan Aek Pintu Bosi Hutanabolon
Wabup Tapteng Buka Acara Monitoring Evaluasi Ikatan Bidan Indonesia
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 12:46 WIB

Sinergitas Pengelolaan Pajak, Wali Kota Tanjungbalai Terima Audiensi Kepala KPP Pratama Kisaran.

Kamis, 16 April 2026 - 09:43 WIB

Refleksi May Day 2026, Di Kota Medan, Buruh Sudah Kerja Keras Tapi Masih Tetap Miskin

Rabu, 15 April 2026 - 07:01 WIB

Jelang May Day 2026, AMPIBI Datangi Kadisnaker Medan Minta Bentuk Satgas Perlindungan Buruh, Dewan K3 Dan Call Centre

Selasa, 14 April 2026 - 15:29 WIB

Bupati Tapteng: Musrenbang RKPD Tapteng Momentum Menata Arah Pembangunan yang Lebih Tangguh

Selasa, 14 April 2026 - 13:25 WIB

Percepat Pembangunan Sheetpile, Gubsu dan Bupati Tapteng Tinjau Sungai Aek Tolang dan Sungai Sibuluan

Berita Terbaru