Minimnya Pengawasan Dan Penindakan, Jaringan Udara Yang Semrawut Di Kota Medan Ancam Keselamatan Warga

- Jurnalis

Sabtu, 28 Maret 2026 - 04:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majalahceo.id l Medan – Kabel semrawut yang abai terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan mengancam keselamatan warga adalah fenomena kabel utilitas (listrik, internet, telepon, fiber optik) yang terpasang tidak beraturan, menjuntai ke jalan, atau kusut di tiang penyangga.

Kondisi ini sering disebut sebagai spaghetti kabel atau jaringan udara yang tidak tertata.

Berikut adalah poin-poin penting mengenai fenomena tersebut:

Ancaman Utama:
Kabel yang menjuntai rendah sering kali tersangkut kendaraan tinggi (kontainer/truk), merintangi pejalan kaki, dan menimbulkan korban jiwa akibat terjerat saat berkendara.

Risiko K3 & Keamanan: Selain bahaya fisik, kabel-kabel ini berpotensi menyebabkan arus pendek (korsleting) dan kebakaran karena instalasi yang tidak aman.

Dampak Lingkungan & Estetika:
Kondisi ini merusak keindahan tata kota (visual pollution) dan menimbulkan keresahan warga Kota Medan

Penyebab: Umumnya disebabkan oleh pemasangan kabel fiber optik dari berbagai provider yang tidak tertata rapi, tidak merapikan kabel sisa, serta minimnya pengawasan dan penindakan.

Solusi yang Diharapkan: Pemko Medan perlu melakukan penertiban dengan memotong kabel yang berantakan, serta memaksa provider memindahkan kabel ke dalam tanah.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Sektor 8 Citarum Harum Perluas Penerapan Program Loseda,51 Unit Terpasang di Desa Cihanjuang Selama Juni 2026
Selamat Datang Peserta Rakernas APEKSI di Kota Medan, Semoga Warganya Bisa “Lepas” Dari Kemiskinan
Polda Jabar Ungkap Kasus Peredaran Benih Bening Lobster Ilegal di Pangandaran, Empat Orang Ditetapkan Tersangka
Bendahara Partai Buruh Sumut Sri Astuti Dan Kader Lainnya “Gantung Baju” Resmi Mundur, Ini Alasannya
Satgas Citarum Harum Sektor 8 Tambah 3 Unit LOSEDA di Ciater, Total Terpasang 34 Unit
Kapolsek Cikalongwetan Tutup Turnamen Bola Voli Bhayangkara Cup Season IV, Perkuat Sportivitas dan Sinergi Masyarakat dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
Polda Jabar Meriahkan Opening Ceremony Pekan Olahraga Polri 2026, Polisi Satwa Jadi Daya Tarik Masyarakat
Meski Kerap Tuai Sorotan, Gudang Penampungan CPO dan Inti Sawit Tumbuh Subur Di Wilkum Polres Asahan

Baca Juga

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:16 WIB

Sektor 8 Citarum Harum Perluas Penerapan Program Loseda,51 Unit Terpasang di Desa Cihanjuang Selama Juni 2026

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:43 WIB

Selamat Datang Peserta Rakernas APEKSI di Kota Medan, Semoga Warganya Bisa “Lepas” Dari Kemiskinan

Senin, 29 Juni 2026 - 19:10 WIB

Polda Jabar Ungkap Kasus Peredaran Benih Bening Lobster Ilegal di Pangandaran, Empat Orang Ditetapkan Tersangka

Senin, 29 Juni 2026 - 14:49 WIB

Bendahara Partai Buruh Sumut Sri Astuti Dan Kader Lainnya “Gantung Baju” Resmi Mundur, Ini Alasannya

Senin, 29 Juni 2026 - 13:01 WIB

Satgas Citarum Harum Sektor 8 Tambah 3 Unit LOSEDA di Ciater, Total Terpasang 34 Unit

Tajuk Populer

Daerah

Pemilik Bangunan di Areal LSD Tanjungbalai “BOHONG”.

Senin, 29 Jun 2026 - 22:36 WIB