Majalahceo.id | Tanjungbalai – Dalam upaya mengatasi banjir, Pemko Tanjungbalai terus berupaya melakukan sistim normalisasi sungai dengan pekerjaan pengerukan Sungai Pasar Traktor yang merupakan sungai perbatasan antara Kota Tanjungbalai dengan Desa Sei Dua Hulu Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Asahan.
Sungai dengan bentang sekitar 10 meter dengan panjang sekitar 2,5 Km ini merupakan sungai yang sering menerima air banjir kiriman dari hulu sungai sehingga menyebabkan sebahagian wilayah di Kecamatan Datuk Bandar dan Kecamatan Datuk Bandar Timur menjadi langganan banjir setiap tahunnya, guna mengantisipasi permasalahan ini yang sekaligus upaya mewujudkan visi Tanjungbalai Emas maka Pemko Tanjungbalai yang dipimpin oleh Wali Kota Mahyaruddin Salim dan Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina melakukan pengorekan sungai tersebut dengan menggunakan alat berat.
“Kalau sungai ini dapat kita lakukan pengorekannya hingga menembus sungai Silau mau kawasan sungai lainnya dikawasan Lingkar Utara, maka air banjir kiriman dari Sungai Asahan tidak akan menggenangi berbagai kawasan di Kota Tanjungbalai”, kata Mahyaruddin dalam suatu pertemuan belum lama ini.
Namun upaya ini, Pemko Tanjungbalai mengalami kendala dimana terdapat 19 unit jembatan (titi) warga Desa Sei Dua Hulu Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Asahan terkesan menghambat kelancaran air pada sungai tersebut, karena jembatan yang terdiri dari 14 unit jembatan dengan kontruksi beton dan 5 unit jembatan kayu ini menjadi tempat sampah maupun tumbuhan enceng gondok yang tersangkut terbawa air.
“Dalam kaitan permasalahan ini, kalangan warga Desa Sei Dua Hulu Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Asahan bersedia jembatan yang merupakan perlintasan sehari-harinya ini boleh dilakukan pembongkaran, namun harus dibangun kembali, nah pertanyaannya Pemko Tanjungbalai sekarang ini belum memiliki dana untuk itu”, ujar Wali Kota.
Saat ditanyakan kepada Kabid Pengairan pada Dinas PUTR Kota Tanjungbalai Aulia, Selasa (31-3-2026) membenarkan permasalahan yang tengah dihadapi oleh Pemko Tanjungbalai terhadap upaya untuk mengantisipasi masalah banjir di Sungai Pasar Traktor ini, bagaimana tidak, jikalau jembatan yang diganti itu nantinya akan dilakukan dengan konstruksi besi baja dan tidak menggunakan tiang penyangga jembatan, sehingga air mengalir tidak terhambat.***















