Jika ujianmu membuat:
- Lebih sering berdoa
- Lebih khusyuk sujud
- Lebih sadar akan akhirat
Maka itu bukan musibah biasa, itu tanda Allah sedang menarikmu lebih dekat kepada-nya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ujian Yang Datang Setelah Kamu Mulai Berubah Baik
Banyak orang merasakan, saat mulai hijrah justru masalah datang bertubi-tubi, padahal ini adalah Sunnatullah.
Rasulullah Saw bersabda:
“Manusia akan diuji sesuai kadar agamanya.”
(HR, Tirmidzi)
Artinya semakin kuat iman semakin tinggi ujiannya. Karena Allah sedang mempersiapkan hati yang lebih kokoh.
Ujian Yang Tidak Kamu Mengerti Hikmahnya
Ada ujian Yang:
- Terasa tidak adil
- Tidak masuk akal
- Tidak sesuai harapan
Namun Allah SWT berfirman:
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal itu lebih baik bagimu.”
(QS. Al-Baqarah: 216)
Sering kali Allah menyelamatkanmu dari sesuatu yang kamu tidak ketahui. Kehilangan hari ini bisa jadi penyelamat masa depan.
Ujian Yang Menghapus Dosa Tanpa Kamu Sadari
Rasulullah Saw bersabda:
“Tidaklah seorang muslim tertimpa kelelahan, penyakit, kesedihan, bahkan duri yang menusuknya, melainkan Allah akan menghapus dosa-dosanya.”
(HR, Bukhari & Muslim)
Setiap kesedihan yang kamu rasakan, mungkin sedang membersihkan dosa bertahun-tahun.
Ujian Yang Membuat Hatimu Lebih Lembut
Orang yang tidak pernah diuji sering menjadi keras. Namun ujian menjadi kan:
- Lebih mudah memaafkan
- Lebih rendah hati
Itulah tanda hati sedang di muliakan.
Ujian Yang Membuat Dunia Terasa Kecil
Saat dunia tidak lagi menjadi tujuan utama dan akhirat mulai terasa nyata itulah tanda terbesar Allah sedang mengangkat derajat Ruhanimu.
Rahasia yang jarang disadari, kadang Allah SWT tidak Langsung memberikan kebahagiaan karena dia ingin memberikan kedudukan bukan sekedar kesenangan. Banyak orang bahagia didunia, tetapi sedikit yang di muliakan di akhirat. Dan kemuliaan itu sering lahir dari kesabaran dalam ujian.
Pesan Untuk Hati Yang Sedang Lelah
Jika hidupmu terasa berat akhir-akhir ini. Mungkin Allah SWT sedang tidak menghukummu.
Mungkin dia sedang berkata:
“Bersabarlah aku sedang mengangkat derajat mu.”
“Ya Allah, rahmatilah aku dengan Al-Qur’an. Jadikanlah ia sebagai pemimpin, cahaya, petunjuk, dan rahmat bagiku. Ya Allah, ingatkanlah aku atas apa yang terlupa darinya, ajarkanlah aku apa yang belum kuketahui darinya, dan berilah aku kemampuan untuk membacanya sepanjang malam dan ujung siang. Jadikanlah ia pembela bagiku, wahai Tuhan semesta alam.”
Wallaahu a’lam bish-shawaab.
Halaman : 1 2













