Majalahceo.id | Tanjungbalai – Tingkat kejahatan di Kota Tanjungbalai sejak terakhir ini sudah semakin mengkhawatirkan dan merambah kepada kejahatan berupa pencurian kabel listrik, kendati kejahatan pencurian yang memiliki tingkat resiko cukup tinggi yaitu kabel dengan bermuatan aliran listrik namun hal ini tidak menjadi halangan bagi pelaku kejahatan.
Hal ini terbukti dengan hilangnya kabel listrik Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di berbagai kawasan di Kota Tanjungbalai sehingga mengakibatkan berbagai kawasan menjadi gelap akibat tidak adanya penerangan jalan.
Kadis Perhubungan Kota Tanjungbalai Evandia saat dikonfirmasi dikantornya kemarin membenarkan bahwa ada sekitar 5.600 meter kabel listrik LPJU di Kota Tanjungbalai telah hilang dicuri oleh pihak yang diduga sebagai sindikat pencuri kabel listrik yang dengan sengaja melakukan suatu kejahatan dan sangat merugikan masyarakat luas khususnya pada malam hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Evandia, ada berbagai lokasi yang kabel listrik LPJU yang hilang akibat perbuatan pencurian yaitu di Jalan Husni Thamrin, Jalan Kartini, Jalan Sriwijaya, Jalan MT Haryono (Selat Lancang), Jalan DI Panjaitan (Simpang Jalan Lingkar Utara hingga simpang Brimob), Jalan Perumahan PNS, Jalan M.Abbas, Jalan Pattimura, Jalan Cermai, Jalan Durian, Jalan Arteri, “Diperkirakan sekitar 5.600 meter kabel listrik LPJU yang hilang dicuri dan kerugian akibat permasalahan ini dihitungkan mencapai Rp 400 juta,”, kata Evandia.
Disampaikan Evandia, bahwa pihaknya sudah melakukan berbagai langkah akibat dari permasalahan tersebut berupa membuat laporan kepada pihak kepolisian, melakukan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat melalui berbagai platform media sosial, melakukan berbagai sosialisasi dengan para camat dan lurah se Kota Tanjungbalai serta melakukan pengawasan dengan cara patroli pada malam hari.











