Darurat Sampah Mengancam, DLH Kabupaten Sukabumi Ajak Warga Mulai Kelola Sampah dari Rumah

- Jurnalis

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Darurat Sampah Mengancam, DLH Kabupaten Sukabumi Ajak Warga Mulai Kelola Sampah dari Rumah(Dok-Foto)

Darurat Sampah Mengancam, DLH Kabupaten Sukabumi Ajak Warga Mulai Kelola Sampah dari Rumah(Dok-Foto)

MAJALAHCEO.ID | SUKABUMI – Persoalan sampah di Kabupaten Sukabumi masih menjadi tantangan serius yang membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat. Meningkatnya volume sampah serta munculnya titik-titik pembuangan liar menjadi perhatian pemerintah daerah untuk segera ditangani secara bersama.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi mengajak masyarakat agar tidak hanya mengandalkan petugas kebersihan, tetapi juga mengambil peran aktif melalui pengelolaan sampah sejak dari lingkungan rumah tangga. Langkah tersebut dinilai menjadi salah satu solusi untuk menekan timbulan sampah yang setiap hari terus bertambah.

Kepala DLH Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati, mengimbau masyarakat membiasakan penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Upaya mengurangi penggunaan barang sekali pakai, memanfaatkan kembali barang yang masih layak, serta mendaur ulang sampah dinilai mampu mengurangi beban pengelolaan sampah secara signifikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain menerapkan pola 3R, masyarakat juga diharapkan mulai memilah sampah organik dan anorganik sejak dari rumah. Pemilahan tersebut akan mempermudah proses pengolahan sekaligus meningkatkan nilai ekonomis sampah yang masih dapat dimanfaatkan.

DLH menegaskan bahwa penyelesaian persoalan sampah tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri. Kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, menjaga kebersihan lingkungan, serta mendukung berbagai program pengelolaan sampah menjadi faktor penting dalam menciptakan Kabupaten Sukabumi yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat, diharapkan persoalan darurat sampah di Kabupaten Sukabumi dapat diatasi secara bertahap. Perubahan kebiasaan dimulai dari rumah menjadi langkah sederhana, namun memiliki dampak besar terhadap kelestarian lingkungan di masa mendatang.**

BACA SELENGKAPNYA:  Sikat Kejahatan Jalanan di Jabar, 413 Pelaku Diciduk dan 1.016 Motor Disita

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Bahagia Petani Bawang Putih Cianjur usai Terima Bansos dari Wakapolri
Wujudkan Swasembada, Waka Polri Pimpin Langsung Penanaman Perdana Bawang Putih Serentak
Pemkab Tapteng Gelar Gerakan Pasar Murah untuk Kendalikan Inflasi
Pemkab Tapteng Paparkan Mekanisme Penyaluran Bantuan Pascabencana 25 November 2025
DPN Siapkan Aksi Besar ke Disnaker Sumut, Soroti Kasus Bianglala dan Kecelakaan Kerja Sinarmas
EDSHAREON: ADIB KHUMAIDI BONGKAR FAKTA DI BALIK KASUS BPJS — PERUNDUNGAN SALAH, TAPI SISTEM JUGA BERTANGGUNG JAWAB!
Peringati Hari Pengayoman ke-81, Pemkab Tapanuli Tengah Raih Penghargaan Indeks Reformasi Hukum (IRH) Tahun 2026
Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina Lantik dan Kukuhkan 26 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Pejabat Fungsional di Lingkungan Pemko Tanjungbalai.

Baca Juga

Kamis, 20 Agustus 2026 - 02:02 WIB

Bahagia Petani Bawang Putih Cianjur usai Terima Bansos dari Wakapolri

Kamis, 20 Agustus 2026 - 01:57 WIB

Wujudkan Swasembada, Waka Polri Pimpin Langsung Penanaman Perdana Bawang Putih Serentak

Kamis, 20 Agustus 2026 - 00:52 WIB

Pemkab Tapteng Gelar Gerakan Pasar Murah untuk Kendalikan Inflasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 00:40 WIB

Pemkab Tapteng Paparkan Mekanisme Penyaluran Bantuan Pascabencana 25 November 2025

Rabu, 19 Agustus 2026 - 22:24 WIB

EDSHAREON: ADIB KHUMAIDI BONGKAR FAKTA DI BALIK KASUS BPJS — PERUNDUNGAN SALAH, TAPI SISTEM JUGA BERTANGGUNG JAWAB!

Tajuk Populer