MAJALAHCEO.ID | SUKABUMI – Dalam rangka menyambut Bulan Muharram 1448 Hijriah, Pondok Pesantren Mabda Islam, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, menggelar kegiatan Muharram Fest yang diisi dengan santunan kepada anak-anak yatim. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian sosial sekaligus implementasi ajaran Islam tentang pentingnya menyayangi dan memuliakan anak yatim.
Pimpinan Pondok Pesantren Mabda Islam, KH. Abi Sandi, menjelaskan bahwa Bulan Muharram merupakan salah satu momen istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan amal ibadah, termasuk berbagi rezeki kepada mereka yang membutuhkan, khususnya anak yatim.
“Rasulullah SAW sendiri adalah seorang anak yatim. Karena itu, umat Islam hendaknya menyisihkan sebagian rezekinya untuk berbagi dan menumbuhkan rasa kasih sayang kepada sesama, terutama kepada anak-anak yatim,” ujar KH. Abi Sandi saat kegiatan berlangsung, Sabtu (4/7/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, menyantuni anak yatim merupakan amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Selain menjadi bentuk kepedulian sosial, sedekah kepada anak yatim juga diyakini membawa keberkahan hidup serta kelapangan rezeki.
“Kita meyakini bahwa harta yang disedekahkan tidak akan berkurang, justru Allah SWT akan menggantinya dengan keberkahan yang lebih besar,” tambahnya.
Kegiatan santunan ini telah menjadi agenda rutin Pondok Pesantren Mabda Islam setiap tahun pada Bulan Muharram. Tidak hanya itu, pada berbagai momentum keagamaan maupun sosial lainnya, pesantren juga secara konsisten menyalurkan bantuan kepada anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan melalui dukungan para donatur.
Pondok Pesantren Mabda Islam yang didirikan oleh KH. Abi Sandi memiliki visi membina serta mewadahi anak-anak yatim dan dhuafa agar memperoleh pendidikan agama yang layak. Melalui pembinaan tersebut, diharapkan para santri dapat tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, mandiri, kreatif, produktif, serta mampu memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama.
Muharram Fest tahun ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang berbagi kebahagiaan, tetapi juga mampu menginspirasi masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong dalam membantu sesama.***

















