HUT KNPI ke-53, Gilang Gusmana Tegaskan Pemuda Harus Bergerak dan Berdampak bagi Masyarakat

- Jurnalis

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalis Kritis dan Obyektif
+ Dukung

HUT KNPI ke-53, Gilang Gusmana Tegaskan Pemuda Harus Bergerak dan Berdampak bagi Masyarakat( Dok- Foto)

HUT KNPI ke-53, Gilang Gusmana Tegaskan Pemuda Harus Bergerak dan Berdampak bagi Masyarakat( Dok- Foto)

MAJALAH CEO | SUKABUMI – Momentum Hari Lahir (Harlah) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) ke-53 menjadi ajang refleksi sekaligus penguatan peran pemuda dalam pembangunan daerah. Ketua DPD KNPI Kabupaten Sukabumi, Gilang Gusmana, menegaskan bahwa organisasi kepemudaan harus mampu memberikan manfaat nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Mengusung tema “Bergerak dan Berdampak untuk Indonesia Maju”, peringatan Harlah KNPI tahun ini menurut Gilang menjadi pengingat bahwa pemuda tidak boleh hanya berkutat pada dinamika internal organisasi. Sebaliknya, pemuda harus hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.

“KNPI hari ini harus hadir dan memberikan dampak yang nyata. Keberadaan organisasi kepemudaan harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya di Kabupaten Sukabumi,” ujar Gilang dalam wawancara usai kegiatan Harlah KNPI ke-53.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, selama hampir satu tahun kepengurusan KNPI Kabupaten Sukabumi, berbagai program kolaboratif telah dijalankan bersama Pemerintah Daerah, organisasi sosial, serta sejumlah instansi lainnya. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci untuk memperluas manfaat program kepemudaan.

Sejumlah kegiatan sosial telah dilaksanakan, di antaranya kerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Sukabumi, Dinas Sosial, dan berbagai pihak lainnya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, KNPI juga aktif menggelar kegiatan lingkungan hidup sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian alam.

“Kami beberapa kali melaksanakan penanaman pohon di berbagai wilayah Kabupaten Sukabumi. Ini merupakan bagian dari tanggung jawab bersama untuk menjaga lingkungan dan kelestarian bumi,” jelasnya.

Tidak hanya itu, KNPI Kabupaten Sukabumi juga menggandeng Kementerian Agama dalam program sosial keagamaan berupa wakaf Al-Qur’an yang telah dilaksanakan di wilayah Salabintana. Program tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi pemuda dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

Menurut Gilang, berbagai kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata dari semangat pemuda yang bergerak dan berdampak. Ia berharap kehadiran KNPI dapat menjadi wadah yang mampu menghubungkan potensi pemuda dengan kebutuhan masyarakat serta program pembangunan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Gilang juga menyoroti persoalan ketenagakerjaan yang saat ini menjadi perhatian banyak kalangan, khususnya generasi muda Kabupaten Sukabumi. Ia mengakui bahwa masih banyak lulusan sekolah yang kesulitan mendapatkan pekerjaan maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Kondisi hari ini memang peluang kerja masih cukup sulit. Karena itu perlu ada upaya bersama agar perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Sukabumi dapat lebih optimal dalam menyerap tenaga kerja lokal,” katanya.

KNPI, lanjut Gilang, terus membangun komunikasi dengan Dinas Ketenagakerjaan dan berbagai pihak terkait agar proses rekrutmen tenaga kerja dapat berjalan lebih terbuka, transparan, dan memberikan kesempatan yang lebih besar bagi warga Kabupaten Sukabumi.

Ia juga berharap pemerintah daerah dapat mengambil peran yang lebih aktif dalam mengawal proses penyerapan tenaga kerja, sehingga praktik-praktik percaloan yang merugikan masyarakat dapat diminimalisir.

“Pemerintah daerah harus hadir di garis depan dalam memastikan kesempatan kerja bagi masyarakat. Potensi tenaga kerja lokal harus menjadi prioritas sehingga manfaat pembangunan dan investasi benar-benar dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Sukabumi,” tegasnya.

Melalui momentum Harlah KNPI ke-53, Gilang mengajak seluruh pemuda Kabupaten Sukabumi untuk terus meningkatkan semangat kolaborasi, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, pemuda memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah dan mewujudkan Indonesia yang lebih maju.

“Semangat bergerak dan berdampak harus menjadi budaya pemuda hari ini. KNPI akan terus hadir sebagai mitra pembangunan yang mendorong lahirnya berbagai program positif bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.***

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

LINI MASA

Aya Soraya Dorong Peran Perempuan dalam Aksi Sosial dan Kepedulian terhadap Korban Bencana
Kapolda Jabar Gelar Shalat Jumat Keliling di Masjid Besar Kaum Ujung Berung, Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat
Pangdam IV/Diponegoro Terima Audiensi BNI Regional Chief Executive Officer
Dugaan Kelalaian Pemerintah Desa Cihamerang Disorot, Warga Luapkan Kekecewaan dalam Forum Pertemuan
Anggaran Rp4,67 Miliar Lapang Sekarwangi Cibadak Disorot, Paving Bekas Picu Pertanyaan Publik
Mediasi Kandang Ayam di Nagrak Capai Kesepahaman, Pemilik Siap Patuhi Keputusan Pemerintah
251 Gerai KDKMP di Kabupaten Sukabumi Selesai Dibangun, 88 Unit Mulai Jalani Verifikasi
Wabup Tapteng Resmi Buka Turnamen Futsal Bupati Cup I AFKAB Tahun 2026: Diikuti 43 Tim SMP se-Tapteng, Sibolga, dan Dairi

LINI MASA

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:43 WIB

Aya Soraya Dorong Peran Perempuan dalam Aksi Sosial dan Kepedulian terhadap Korban Bencana

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Kapolda Jabar Gelar Shalat Jumat Keliling di Masjid Besar Kaum Ujung Berung, Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:19 WIB

Pangdam IV/Diponegoro Terima Audiensi BNI Regional Chief Executive Officer

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Dugaan Kelalaian Pemerintah Desa Cihamerang Disorot, Warga Luapkan Kekecewaan dalam Forum Pertemuan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:51 WIB

Anggaran Rp4,67 Miliar Lapang Sekarwangi Cibadak Disorot, Paving Bekas Picu Pertanyaan Publik

TAJUK HARI INI