MAJALAH CEO | SUKABUMI – Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sukabumi, Yandra Utama Santoso, mengapresiasi pelaksanaan Musyawarah Kecamatan (Muscam) KNPI Kecamatan Parungkuda yang berlangsung secara demokratis, akomodatif, dan kondusif. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus KNPI, perwakilan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP), serta para tokoh pemuda di wilayah Parungkuda.
Menurut Yandra, penyelenggaraan Muscam menjadi momentum penting dalam proses regenerasi kepemimpinan organisasi kepemudaan di tingkat kecamatan. Antusiasme para kader, termasuk munculnya dua kandidat ketua yang siap mengabdikan diri, dinilai sebagai indikator tumbuhnya semangat berorganisasi di kalangan generasi muda.
“Saya sangat mengapresiasi teman-teman di Kecamatan Parungkuda yang mampu melaksanakan Muscam dengan baik, demokratis, dan akomodatif. Kehadiran dua calon ketua menunjukkan bahwa kaderisasi berjalan sehat. Insyaallah, PK KNPI Parungkuda ke depan akan semakin maju, solid, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujar Yandra.
Dalam kesempatan tersebut, Yandra juga menyoroti pentingnya peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Kabupaten Sukabumi sebagai salah satu indikator keberhasilan pembangunan sumber daya manusia. Ia menjelaskan, berdasarkan hasil koordinasi dan rapat kerja bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, IPP menjadi salah satu tolok ukur utama dalam mengukur kualitas pembangunan kepemudaan di setiap daerah.
Menurutnya, pemuda harus memiliki semangat optimisme yang disertai kemampuan berpikir rasional, inovatif, dan terukur agar mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah.
“Pemuda harus optimistis, terukur, dan rasional. Jawa Barat memiliki semangat untuk terus maju, dan KNPI siap mendukung visi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda sehingga kualitas generasi muda semakin meningkat,” tegasnya.
Selain itu, Yandra mendorong Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk memperkuat kolaborasi dengan organisasi kepemudaan, khususnya KNPI hingga tingkat kecamatan. Menurutnya, keterlibatan pemuda dalam proses pembangunan dan penyelesaian persoalan sosial harus terus diperluas melalui ruang dialog serta kerja sama yang berkelanjutan.
“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Sukabumi lebih proaktif mengajak KNPI berdiskusi dan berkolaborasi. Dengan struktur organisasi yang ada hingga tingkat kecamatan serta sinergi bersama berbagai OKP, KNPI siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Menutup keterangannya, Yandra mengajak seluruh kader KNPI untuk terus memperkuat konsolidasi internal organisasi. Ia menilai penguatan kelembagaan, optimalisasi sekretariat, serta penyatuan visi dan program dari tingkat pusat hingga akar rumput menjadi fondasi penting dalam membangun organisasi yang solid dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Ia berharap semangat kebersamaan yang tercermin dalam pelaksanaan Muscam KNPI Parungkuda dapat menjadi contoh bagi kecamatan lain di Kabupaten Sukabumi, sehingga organisasi kepemudaan semakin berperan aktif dalam mencetak generasi muda yang berkualitas, berdaya saing, serta mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.***











