MAJALAH CEO | SUKABUMI, DPRD Kabupaten Sukabumi menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156 Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi.
Peringatan HJKS ke-156 menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan pembangunan Kabupaten Sukabumi sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, masyarakat, dunia usaha, serta berbagai pemangku kepentingan.
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, S.IP, menyampaikan bahwa peringatan hari jadi daerah tidak semata-mata menjadi agenda seremonial tahunan.
Menurutnya, momentum tersebut dapat menjadi ruang untuk mengevaluasi arah pembangunan serta memastikan program yang dilaksanakan semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156 bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat kolaborasi dan mengevaluasi arah pembangunan daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, perjalanan Kabupaten Sukabumi selama 156 tahun telah melalui berbagai tahapan sejarah, perjuangan dan pengabdian. Namun, pembangunan ke depan masih membutuhkan kerja bersama dari seluruh elemen daerah.
“Ukuran keberhasilan pembangunan pada akhirnya bukan hanya banyaknya program atau penghargaan yang diterima, melainkan seberapa besar perubahan yang dirasakan warga dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Budi juga menyebut sejumlah capaian daerah, di antaranya penghargaan di bidang pariwisata dan UMKM, dukungan terhadap swasembada pangan, predikat Kabupaten Layak Anak, serta opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan daerah.
Meski demikian, ia menekankan bahwa berbagai capaian tersebut perlu diikuti dengan pembangunan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Pemkab Fokus Infrastruktur hingga Penguatan Ekonomi
Sementara itu, Bupati Sukabumi Drs. H. Asep Japar, MM dalam sambutannya menyampaikan bahwa HJKS ke-156 menjadi momentum untuk kembali memperkuat tekad dan komitmen membangun Kabupaten Sukabumi yang lebih maju dan sejahtera.
“Memperingati hari jadi ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan momentum untuk mengukuhkan kembali tekad dan komitmen serta menguatkan sinergi dan kolaborasi membangun Kabupaten Sukabumi yang lebih maju dan sejahtera,” ujar Asep Japar.
Dalam materi sambutannya, Pemkab Sukabumi menempatkan pembangunan infrastruktur sebagai salah satu perhatian, antara lain melalui program TUMANINAH (Infrastruktur Mantap, Terintegrasi dan Terarah) yang diarahkan pada perbaikan jalan kabupaten dan rehabilitasi jaringan irigasi.
Selain infrastruktur, pemerintah daerah juga menyampaikan sejumlah program di sektor perumahan, peningkatan sumber daya manusia dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Di bidang hunian, terdapat program Rumah Sakinah dan Rumah Layak Huni yang diarahkan untuk membantu perbaikan rumah tidak layak huni, penyediaan air bersih serta hunian bagi warga terdampak bencana.
Sementara dalam peningkatan kualitas SDM, sejumlah program yang disebut antara lain Generasi Mencerah, Pemuda Berkarya Sukabumi Berdaya, TRENDI atau Pesantren Melek Digital, serta Beasiswa Bupati Sukabumi.
Di sektor ekonomi, masyarakat didorong menjadi pelaku utama melalui penguatan sektor pertanian, perikanan, UMKM-IKM dan pariwisata.
Arah pembangunan tersebut sejalan dengan tema HJKS ke-156, “Memacu Agroindustri, Memajukan Pariwisata.”
Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar pembangunan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi turut memberikan dampak terhadap peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
Berdasarkan materi yang disampaikan dalam pemberitaan tersebut, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sukabumi pada 2025 disebut mencapai 5,69 persen, dengan sektor pertanian, kehutanan dan perikanan sebagai salah satu penyumbang penting.
Dengan momentum HJKS ke-156, pembangunan Kabupaten Sukabumi diarahkan untuk terus memperkuat konektivitas antarwilayah, infrastruktur, pelayanan publik, pengembangan agroindustri dan pariwisata serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.**
















Komentar
Silakan login untuk berkomentar.