Bantuan Beras Bulog Diberikan kepada 379 Penerima Manfaat di Desa Buayan, Kades Soroti Ketepatan Data

- Penulis Berita

Selasa, 15 September 2026 - 14:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Wartawan Kritis dan Obyektif
+ Dukung

Kades Buayan Suparno,( Dok - Foto )

Kades Buayan Suparno,( Dok - Foto )

Majalah CEO | KEBUMEN — Bantuan pangan pemerintah berupa beras dari Perum Bulog telah disalurkan kepada 379 penerima manfaat di Desa Buayan, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Kepala Desa Buayan, Suparno, menyampaikan bahwa bantuan beras tersebut telah diterima oleh Pemerintah Desa Buayan untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat yang tercatat sebagai penerima manfaat.
“Pemerintah Desa Buayan telah menerima beras bantuan dari Bulog untuk 379 KPM dan sudah kami salurkan kepada semua penerima,” ujar Suparno.
Namun demikian, dalam proses penyaluran bantuan tersebut masih ditemukan sejumlah persoalan terkait ketepatan sasaran penerima. Pemerintah desa masih menerima keluhan dari masyarakat yang mempertanyakan data penerima bantuan.

Menurut Suparno, kondisi di lapangan menunjukkan bahwa data penerima belum sepenuhnya sesuai dengan kondisi ekonomi masyarakat saat ini. Ada warga yang secara ekonomi dinilai sudah mampu, tetapi masih tercatat sebagai penerima bantuan. Sebaliknya, masyarakat yang kondisi ekonominya masih membutuhkan bantuan justru belum mendapatkan.
“Menurut kami, penerima manfaat belum sepenuhnya tepat sasaran. Kadang-kadang tidak sesuai dengan data desil. Ini terbukti dengan masih banyaknya masyarakat yang protes kepada kami yang di desa,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, pemerintah desa sering kali menjadi tempat masyarakat menyampaikan keluhan terkait bantuan sosial. Warga mempertanyakan mengapa mereka yang dinilai masih membutuhkan bantuan tidak masuk dalam daftar penerima, sementara warga lain yang kondisi ekonominya dianggap lebih baik justru mendapatkan bantuan.
“Masih ada yang ekonominya sudah mapan dapat, sementara yang belum mampu tidak dapat,” kata Suparno.

Meski demikian, Pemerintah Desa Buayan tidak dapat mengambil keputusan sendiri untuk mengubah daftar penerima bantuan. Sebab, data tersebut merupakan data yang berasal dari pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial berdasarkan proses pendataan yang menjadi dasar penetapan desil.

BACA SELENGKAPNYA:  Pemadaman Listrik Masif di Batam Ganggu Pelayanan Publik, Aplikasi Pemerintah Sempat Tidak Bisa Diakses

“Kami tidak bisa memberikan jawaban karena datanya itu dari Kementerian Sosial, yang mendapatkan data dari pendataan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik untuk penetapan desil baru-baru ini,” jelasnya.

Suparno berharap pemerintah pusat dapat melakukan evaluasi dan pemutakhiran data secara lebih akurat dengan melihat kondisi masyarakat secara langsung di lapangan. Menurutnya, perubahan kondisi ekonomi masyarakat dapat terjadi sewaktu-waktu sehingga data penerima bantuan perlu terus diperbarui.

“Kami dari Pemerintah Desa memohon kepada pemerintah pusat agar desil ini benar-benar sesuai dengan fakta yang ada di lapangan, sesuai dengan kondisi masyarakatnya,” tegas Suparno.

Ia berharap ke depan proses pendataan dan penetapan penerima bantuan dapat semakin tepat sasaran. Dengan demikian, bantuan yang diberikan pemerintah benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan dan mampu mengurangi keluhan maupun kesalahpahaman di tingkat desa.

Pemerintah Desa Buayan, lanjut Suparno, akan tetap mendukung program bantuan pangan pemerintah dan memastikan setiap bantuan yang telah ditetapkan untuk masyarakat dapat disalurkan sesuai dengan data yang diterima oleh pemerintah desa.

Penyaluran bantuan beras Bulog kepada 379 penerima manfaat tersebut menjadi salah satu bentuk upaya pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan. Namun, ketepatan data penerima tetap menjadi perhatian penting agar tujuan program bantuan pemerintah dapat tercapai secara maksimal.***

Sumber Berita: Kades Buayan

"Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari" "Follow"

LINI MASA

Dir Binmas Polda Jabar Gelar Jum’at Keliling, Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Kapolda Jabar Gelar FGD, Cegah Ekstremisme pada Anak Perkuat Sinergi Keluarga dan Sekolah
Sebanyak 468 Pelaku UMKM Dari 5 Kabupaten/Kota Ikuti Peningkatan Kapasitas Wirausaha Terdampak Bencana Regional II Sumatera Utara
Korban Kecewa Pelayanan di Polres Madina, Korban Minta Propam Turun Tangan
Bupati Tapanuli Tengah dan Satgas PRR Pusat Tinjau Percepatan Rehabilitasi Pascabencana di Kecamatan Tukka
Sekdakab Tapanuli Tengah Resmi Menutup Lomba Bertutur Tingkat SD/MI Se-Kabupaten Tapanuli Tengah Tahun 2026
Gandeng BRIN, Pemkab Tapanuli Tengah Gelar FGD Rancang Strategi Pemulihan Ekonomi UMKM Terdampak Bencana
Optimalkan PAD, BPKPAD Tapteng dan Bapendasu UPTD Pependa Pandan Gelar Operasi Gabungan Sadar Pajak

LINI MASA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Dir Binmas Polda Jabar Gelar Jum’at Keliling, Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:19 WIB

Kapolda Jabar Gelar FGD, Cegah Ekstremisme pada Anak Perkuat Sinergi Keluarga dan Sekolah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Sebanyak 468 Pelaku UMKM Dari 5 Kabupaten/Kota Ikuti Peningkatan Kapasitas Wirausaha Terdampak Bencana Regional II Sumatera Utara

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Korban Kecewa Pelayanan di Polres Madina, Korban Minta Propam Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Bupati Tapanuli Tengah dan Satgas PRR Pusat Tinjau Percepatan Rehabilitasi Pascabencana di Kecamatan Tukka

TAJUK HARI INI