MajalahCeo.id I Tapteng (Sumut) – Pandan – Dalam upaya memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dimanfaatkan kembali untuk pembangunan infrastruktur dan peningkatan layanan publik, Badan Pengelola Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) berkolaborasi dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumatera Utara Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Pendapatan Daerah (Pependa) Pandan menggelar Imbauan dan Sosialisasi Operasi Gabungan Sadar Pajak. Kegiatan ini dipusatkan di Simpang Pondok Batu, Kecamatan Sarudik Rabu, 28 Oktober 2026
Operasi gabungan ini bertujuan untuk mendorong kesadaran masyarakat pengguna jalan agar melunasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tepat waktu. Pelaksanaan kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari unsur lintas sektoral, yakni Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tapteng, Denpom I/2 Sibolga, serta Kodim 0211/TT.
Plt. Kepala BPKPAD Tapteng, Boy Rahman Hasibuan, S.IP, MAP menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada Surat Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sumatera Utara Nomor 900.1.13.1/001/BAPENDA/X/2026 tertanggal 16 Oktober 2026 terkait pelaksanaan sosialisasi sadar pajak kepada masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan untuk memberikan edukasi dan pemahaman langsung kepada masyarakat agar semakin patuh dalam membayar pajak kendaraan. Dengan ketaatan masyarakat membayar pajak, secara tidak langsung kita semua berpartisipasi aktif dalam membangun daerah sendiri. Hasil dari pajak tersebut nantinya dikembalikan kepada masyarakat melalui pembangunan infrastruktur, fasilitas umum, dan peningkatan layanan publik,” ujar Boy Rahman Hasibuan.
Kegiatan Operasi Gabungan Sadar Pajak ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 28 hingga 30 Oktober 2026, dengan sasaran para pengendara dan pengguna jalan raya di wilayah Tapteng.
Melalui pendekatan persuasif dan edukatif ini, BPKPAD Tapteng beserta Bapenda UPTD Pependa Pandan berharap tingkat kepatuhan wajib pajak di Kabupaten Tapanuli Tengah dapat meningkat signifikan, sehingga berdampak positif pada penerimaan PAD demi percepatan pembangunan daerah.

















Komentar