Kapolda Jabar Gelar FGD, Cegah Ekstremisme pada Anak Perkuat Sinergi Keluarga dan Sekolah

- Penulis Berita

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Wartawan Kritis dan Obyektif
+ Dukung

Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Polisi Bersama Masyarakat, Pencegahan Ekstremisme pada Anak melalui Penguatan Keluarga dan Sekolah” di Aula Moeryono Mapolda Jabar, Kota Bandung,( Dok - Foto )

Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Polisi Bersama Masyarakat, Pencegahan Ekstremisme pada Anak melalui Penguatan Keluarga dan Sekolah” di Aula Moeryono Mapolda Jabar, Kota Bandung,( Dok - Foto )

Majalah CEO | Bandung,-Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Polisi Bersama Masyarakat, Pencegahan Ekstremisme pada Anak melalui Penguatan Keluarga dan Sekolah” di Aula Moeryono Mapolda Jabar, Kota Bandung. Acara yang berlangsung pada Kamis (29/10/2026) ini dibuka secara resmi oleh Kapolda Jabar, Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H., guna merespons dinamika ancaman radikalisme yang menyasar generasi muda. Kegiatan strategis ini dihadiri oleh sekitar 100 peserta, mulai dari jajaran pejabat utama Polda Jabar, perwakilan Densus 88 AT Polri, instansi pemerintah daerah seperti Dinas Pendidikan, Kanwil Kemenag, dan Diskominfo, hingga para kepala sekolah, guru Bimbingan Konseling (BK), komite sekolah, serta pengurus OSIS.

Dalam sambutannya, Kapolda Jabar menegaskan bahwa perlindungan anak dari paparan paham ekstremisme bukanlah semata- mata tanggung jawab institusi kepolisian, melainkan panggilan bersama yang harus dimulai dari lingkungan terdekat, yakni keluarga dan sekolah. Kapolda menyoroti bahwa perkembangan teknologi informasi membawa dua sisi mata pisau; di satu sisi mempermudah akses belajar, namun di sisi lain rentan disusupi oleh propaganda intoleransi, kebencian, hingga ajakan kekerasan di ruang digital. Mengacu pada sejumlah kasus nyata yang melibatkan usia pelajar, beliau mengingatkan pentingnya deteksi dini, pengawasan aktivitas digital secara proporsional, serta membangun komunikasi yang terbuka antara anak, orang tua, dan para pendidik.

Lebih lanjut, Polda Jabar meluncurkan sejumlah langkah konkret melalui optimalisasi program Polisi Peduli Pendidikan, di mana personel kepolisian nantinya akan diterjunkan langsung sebagai pembina upacara di sekolah-sekolah setiap hari Senin. Program ini dirancang untuk memberikan edukasi berkelanjutan kepada para pelajar di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat mengenai bahaya narkoba, perundungan, kenakalan remaja, serta wawasan kebangsaan. Langkah preventif ini juga didukung oleh kolaborasi lintas sektoral bersama Densus 88 AT dan dinas terkait, serta pemanfaatan sarana keagamaan dan peluncuran media edukasi interaktif guna membentengi mental dan karakter anak.

Selain isu ekstremisme, Kapolda Jabar turut memberikan atensi terhadap berbagai bentuk kejahatan modern dan sosial yang mengancam masa depan remaja, seperti penyalahgunaan obat keras ilegal, judi online, pinjaman online, hingga eksploitasi anak di ruang siber. Melalui pendekatan humanis, beliau berpesan agar para siswa senantiasa menerapkan tiga pilar utama dalam keseharian mereka, yakni bijak bermedia sosial, berani melapor kepada orang dewasa tepercaya ketika menghadapi tekanan atau perundungan, serta menjunjung tinggi sikap toleransi dan berpikir kritis dalam menyikapi perbedaan.

FGD yang diisi dengan pemaparan materi dari Satgaswil Densus 88 AT Polri, Dinas Pendidikan, dan Ditres PPA & PPO Polda Jabar ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi serta rencana tindak lanjut yang terukur. Melalui penguatan ketahanan keluarga, perwujudan sekolah yang aman dan nyaman, serta soliditas sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat, Polda Jabar optimis dapat melahirkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, serta tangguh dalam menjaga keutuhan bangsa demi terwujudnya visi Jabar Aman**

Sumber Berita: Bidhumas Polda Jabar

"Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari" "Follow"

LINI MASA

Dir Binmas Polda Jabar Gelar Jum’at Keliling, Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Polres Kebumen Tanam 500 Bibit Pohon Buah, Dukung Gerakan Green Policing
Sebanyak 468 Pelaku UMKM Dari 5 Kabupaten/Kota Ikuti Peningkatan Kapasitas Wirausaha Terdampak Bencana Regional II Sumatera Utara
Sambut HUT Humas Polri ke-75, Bidhumas Polda Jabar Anjangsana ke Kediaman Mantan Kapolda Jabar Irjen Pol (Purn) DR. Drs. H. Anton Charliyan MPKN
Korban Kecewa Pelayanan di Polres Madina, Korban Minta Propam Turun Tangan
Bupati Tapanuli Tengah dan Satgas PRR Pusat Tinjau Percepatan Rehabilitasi Pascabencana di Kecamatan Tukka
Sekdakab Tapanuli Tengah Resmi Menutup Lomba Bertutur Tingkat SD/MI Se-Kabupaten Tapanuli Tengah Tahun 2026
Gandeng BRIN, Pemkab Tapanuli Tengah Gelar FGD Rancang Strategi Pemulihan Ekonomi UMKM Terdampak Bencana

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

LINI MASA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Dir Binmas Polda Jabar Gelar Jum’at Keliling, Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:19 WIB

Kapolda Jabar Gelar FGD, Cegah Ekstremisme pada Anak Perkuat Sinergi Keluarga dan Sekolah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Polres Kebumen Tanam 500 Bibit Pohon Buah, Dukung Gerakan Green Policing

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Sebanyak 468 Pelaku UMKM Dari 5 Kabupaten/Kota Ikuti Peningkatan Kapasitas Wirausaha Terdampak Bencana Regional II Sumatera Utara

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:11 WIB

Sambut HUT Humas Polri ke-75, Bidhumas Polda Jabar Anjangsana ke Kediaman Mantan Kapolda Jabar Irjen Pol (Purn) DR. Drs. H. Anton Charliyan MPKN

TAJUK HARI INI