Mendagri Minta Kepala Daerah Berhemat Dan Efisiensi Anggaran, Kok Malah Pemko dan DPRD Medan Kompak Hamburkan Uang Rakyat Di The Hill Sibolangit

- Jurnalis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mendagri Minta Kepala Daerah Berhemat Dan Efisiensi Anggaran, Kok Malah Pemko dan DPRD Medan Kompak Hamburkan Uang Rakyat Di The Hill Sibolangit (Dok-Foto)

Mendagri Minta Kepala Daerah Berhemat Dan Efisiensi Anggaran, Kok Malah Pemko dan DPRD Medan Kompak Hamburkan Uang Rakyat Di The Hill Sibolangit (Dok-Foto)

Majalahceo.id l Medan – Ketua DPRD Medan Wong Cun Sen secara resmi menutup Rapat Kerja (Raker) DPRD Medan dalam rangka penyusunan program kerja 2027 di The Hill Hotel Resort Sibolangit pada Selasa (4/8/2026) sore.

Bukan malah menghindari pemborosan anggaran, Pemko Medan dan DPRD Medan malah kompak menghamburkan uang rakyat menggelar perjalanan dinas, rapat yang berulang, serta belanja makan dan minum yang dinilai terlalu besar dan tidak produktif di Hotel Mewah di The Hill Sibolangit padahal Menteri Dalam Negeri meminta seluruh gubernur, bupati, dan wali kota untuk memperketat efisiensi belanja, menghindari pemborosan anggaran, serta menyisir program yang tidak perlu dalam penyusunan APBD.

Langkah ini dilakukan di tengah masalah defisit anggaran di sejumlah daerah serta instruksi penghematan dari pemerintah pusat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mendorong para kepala daerah untuk melakukan efisiensi anggaran pada 2027.

“Jadi kalau untuk tahun 2027, ya, saya tetap mendorong kepala daerah-daerah untuk melakukan efisiensi,” kata Tito Karnavian di Menara Bidakara, Senin (3/7/2026).

Tito mengatakan, berdasarkan temuannya di lapangan, masih terdapat sejumlah pemborosan anggaran di tingkat pemerintah daerah.

Pemborosan itu antara lain terjadi pada belanja operasional pegawai, anggaran pemeliharaan dan perawatan, serta belanja makanan dan minuman yang dinilai berlebihan.

“Perjalanan dinas yang banyak, rapat yang enggak perlu, yang cukup disederhanakan bahkan yang cukup dengan Zoom meeting misalnya. Nah ini yang harus perawat, perawatan dibuat tinggi, pemeliharaan itu. Padahal enggak segitu,” jelas Tito.

Oleh karena itu, Tito meminta kepala daerah lebih teliti dalam menyusun dan membedah anggaran.

Ia juga mengimbau kepala daerah mempelajari pengelolaan keuangan daerah agar tidak sepenuhnya bergantung pada jajaran birokrat di bawahnya.

BACA SELENGKAPNYA:  Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah Paparkan Inovasi Keterbukaan Informasi Publik di Monev Komisi Informasi Provinsi Sumatera Utara 2026

“Nah ini, saya minta kepada kepala daerah lakukan dulu. Jangan mau dibohongin sama Sekda, Bappeda, bagian keuangan, kepala bagian umum, macam-macam. Dan juga OPD yang bikin macam program-program yang enggak perlu,” kata Tito.

Tito melanjutkan, pemerintah pusat juga tidak akan serta merta mengabulkan permintaan kepala daerah untuk menaikkan Dana Alokasi Umum (DAU).

“Saya enggak mau dibohongin sama kepala daerah. Kalau kita bilang wah DAU dibuka berarti kita tinggal minta itu saja. No way. Kita enggak akan bodoh-bodoh. Staf saya itu pernah rata-rata jadi Pj Gubernur, Pj Walikota, Bupati,” kata Tito.

Tito mengatakan, Kemendagri akan menurunkan tim untuk mengaudit daerah yang mengajukan penambahan DAU. Audit tersebut dilakukan untuk memastikan pemerintah daerah benar-benar telah melakukan efisiensi anggaran sebelum meminta tambahan dana. “Kalau ada yang menyatakan ‘Pak kami top up DAU, kami enggak punya uang’, fine, kita akan turun. Efisiensi sudah lakukan enggak, kita bedah. Jangan sampai nanti dipermalukan,” kata dia.

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

SIiap Mengukir Sejarah Baru, Eddy Wijaya Resmi Lantik Lalu Hizzi Sebagai Ketua Pordasi Pacu NTB
Prabowo Puji Jenderal Sigit: Pantas Capai Puncak Tertinggi Polri karena Prestasi
Prabowo Resmikan 3.395 Jembatan-3.000 Sumber Air Bersih Dibangun TNI-Polri
Kapolri Resmi Tutup Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026, Tegaskan Komitmen Polri Dukung Prestasi Atlet Nasional
Memahami Sanad Keilmuan dan Metode Dakwah Jamaah Tabligh, Hindari Fanatisme Kelompok dalam Berdakwah
Rektor UNIJI, Prof.Dr.H. Paiman Raharjo, M.Si. Berpandangan Program Strategis Nasional Semestinya diawali Kajian Akademis Melibatkan Perguruan Tinggi, Pakar, Pelaku Koperasi
Tutup Pendidikan 282 Capaja Polri, Wakapolri Sampaikan Pesan Kapolri
Pernyataan Sikap Relawan Sedulur Nusantara

Baca Juga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:16 WIB

SIiap Mengukir Sejarah Baru, Eddy Wijaya Resmi Lantik Lalu Hizzi Sebagai Ketua Pordasi Pacu NTB

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Prabowo Puji Jenderal Sigit: Pantas Capai Puncak Tertinggi Polri karena Prestasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Prabowo Resmikan 3.395 Jembatan-3.000 Sumber Air Bersih Dibangun TNI-Polri

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:37 WIB

Mendagri Minta Kepala Daerah Berhemat Dan Efisiensi Anggaran, Kok Malah Pemko dan DPRD Medan Kompak Hamburkan Uang Rakyat Di The Hill Sibolangit

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:08 WIB

Kapolri Resmi Tutup Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026, Tegaskan Komitmen Polri Dukung Prestasi Atlet Nasional

Tajuk Populer