Fakta di Balik Erupsi Empat Gunung Api Sekaligus: Wajar dan Tidak Saling Memicu

- Jurnalis

Selasa, 8 September 2026 - 10:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalis Kritis dan Obyektif
+ Dukung

Daryono ahli kebencanaan menegaskan bahwa peristiwa tersebut adalah hal yang wajar dan tidak saling berkaitan. (Dok-Foto)

Daryono ahli kebencanaan menegaskan bahwa peristiwa tersebut adalah hal yang wajar dan tidak saling berkaitan. (Dok-Foto)

Majalah CEO | JAKARTA – Erupsi empat gunung api yang terjadi berdekatan dalam waktu singkat belakangan ini memicu kekhawatiran sebagian masyarakat. Namun ahli kebencanaan menegaskan bahwa peristiwa tersebut adalah hal yang wajar dan tidak saling berkaitan.

Hingga Minggu, 6 September 2026, tercatat empat gunung api di Indonesia mengalami erupsi secara serentak: Gunung Anak Krakatau, Gunung Ibu di Maluku Utara, Gunung Ile Lewotolok di Nusa Tenggara Timur, dan Gunung Semeru di Jawa Timur.

Ahli kebencanaan Daryono menjelaskan dalam dialog Kompas Petang di Kompas TV pada Senin, 7 September 2026, bahwa tingginya aktivitas vulkanik ini sangat berkaitan dengan posisi geografis Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Indonesia berada di jalur Pacific Ring of Fire atau Cincin Api Pasifik dan memiliki sekitar 13 persen dari total gunung api aktif di dunia,” ujarnya. “Dengan banyaknya gunung aktif yang dipantau, secara statistik wajar jika siklus erupsi beberapa gunung bertepatan pada kurun waktu yang sama.”

Pergerakan lempeng tektonik regional memberikan tekanan tambahan pada kawasan busur gunung berapi yang magmanya sudah mencapai titik jenuh.

“Hal ini memicu gunung-gunung yang magmanya memang sudah kritis dan siap meletus untuk erupsi dalam selisih waktu yang tidak jauh. Jadi ini suatu hal yang wajar dan normal,” jelas Daryono.

Ia juga menegaskan bahwa erupsi satu gunung tidak memicu atau memengaruhi gunung lainnya, meskipun terjadi hampir bersamaan. Setiap gunung api memiliki sistem magma yang mandiri.

“Setiap gunung api itu memiliki dapur magma, kedalaman, dan tekanan geologi yang tersendiri. Pipa magma Gunung Anak Krakatau misalnya, tidak terhubung dengan Gunung Semeru maupun Gunung Ibu. Erupsi satu gunung tidak otomatis memicu gunung lain di tempat yang berbeda,” tegasnya.

Meski fenomena ini dinilai wajar, masyarakat tetap diimbau untuk waspada, mengikuti informasi resmi dari PVMBG maupun BMKG, tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi, serta menaati setiap imbauan pihak berwenang di sekitar kawasan gunung api. Penjelasan ini diharapkan meredam kekhawatiran berlebih sekaligus menegaskan bahwa pemantauan aktivitas vulkanik terus dilakukan secara ketat demi keselamatan masyarakat.***

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

LINI MASA

Media Dunia Soroti Erupsi Anak Krakatau: Abu Vulkanik Sebar, Ratusan Penerbangan Terhenti
Tiga Kendaraan Saat Pohon Tumbang di Kediaman Ketua DPRD Medan, Bukti Penumpukan Fasiltas Wah Dan Ketimpangan Di Saat Rakyat Susah
Hari ke-7 Pascagempa NTT, Lanud Halim Perdanakusuma Terus Bersinergi dengan BNPB Salurkan Bantuan ke Wilayah Bencana
Bandar Narkoba Batam Berhasil Ditangkap di Malaysia
Pangdam IV/Diponegoro Hadiri Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah, Perkuat Sinergi “Gumregut Nyawiji”
Bahagia Petani Bawang Putih Cianjur usai Terima Bansos dari Wakapolri
Wujudkan Swasembada, Waka Polri Pimpin Langsung Penanaman Perdana Bawang Putih Serentak
Wakapolri Berikan Bansos 1.000 Paket Untuk 2 Gapoktan Bawang Putih di Cianjur

Komentar

LINI MASA

Selasa, 8 September 2026 - 10:45 WIB

Fakta di Balik Erupsi Empat Gunung Api Sekaligus: Wajar dan Tidak Saling Memicu

Senin, 7 September 2026 - 10:28 WIB

Media Dunia Soroti Erupsi Anak Krakatau: Abu Vulkanik Sebar, Ratusan Penerbangan Terhenti

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:47 WIB

Tiga Kendaraan Saat Pohon Tumbang di Kediaman Ketua DPRD Medan, Bukti Penumpukan Fasiltas Wah Dan Ketimpangan Di Saat Rakyat Susah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Hari ke-7 Pascagempa NTT, Lanud Halim Perdanakusuma Terus Bersinergi dengan BNPB Salurkan Bantuan ke Wilayah Bencana

Jumat, 21 Agustus 2026 - 06:07 WIB

Bandar Narkoba Batam Berhasil Ditangkap di Malaysia

TAJUK HARI INI

"Danau ini bukan sekadar air," begitu katanya kepada Cinta, cucu semata wayangnya yang selalu duduk di sampingnya. (Dok-Foto Ilustrasi)

Cerpen

Senandung di Atas Permata Danau Toba

Senin, 7 Sep 2026 - 20:15 WIB