Polda Jabar Gelar Konferensi Pers Pengungkapan Kejahatan Jalanan dan Pemusnahan Barang Bukti, Perkuat Komitmen Wujudkan Jawa Barat Aman dan Kondusif

- Jurnalis

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalis Kritis dan Obyektif
+ Dukung

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Pipit Rismanto saat sambutan di acara konpers dan pemusnahan barang bukti hasil kejahatan, ( Dok - Foto )

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Pipit Rismanto saat sambutan di acara konpers dan pemusnahan barang bukti hasil kejahatan, ( Dok - Foto )

Majalah CEO | Bandung – Kepolisian Daerah Jawa Barat menggelar konferensi pers pengungkapan kasus kejahatan jalanan sekaligus pemusnahan barang bukti hasil operasi Kepolisian periode Juni hingga Agustus 2026 di Lapangan Apel Mapolda Jawa Barat, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Pipit Rismanto dan dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Wakapolda Jawa Barat, para Pejabat Utama Polda Jabar, Kapolrestabes dan Kapolres jajaran, perwakilan Badan Narkotika Nasional (BNN), tokoh masyarakat, komunitas pengemudi ojek online, serta masyarakat yang menjadi korban pencurian kendaraan bermotor yang berhasil diungkap oleh jajaran Polda Jawa Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Polda Jawa Barat menampilkan berbagai barang bukti hasil pengungkapan tindak pidana selama pelaksanaan operasi, di antaranya ribuan kendaraan bermotor roda dua berbagai merek, puluhan kendaraan roda empat, knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis (nonstandar), minuman keras, narkotika dan obat keras tertentu (OKT), serta senjata tajam berupa samurai dan celurit. Turut diamankan pula senjata api yang digunakan pelaku dalam melakukan aksi kejahatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai bentuk penegakan hukum dan komitmen memberantas berbagai pelanggaran yang meresahkan masyarakat, Polda Jawa Barat juga melaksanakan pemusnahan barang bukti berupa knalpot nonstandar serta obat-obatan hasil sitaan.

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Polda Jawa Barat atas berbagai upaya penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat yang telah dilaksanakan secara konsisten.

Menurut Dedi, keberhasilan pengungkapan berbagai kasus kriminal merupakan bukti nyata hadirnya negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat. Ia juga mengingatkan bahwa tantangan keamanan ke depan akan semakin kompleks sehingga membutuhkan kolaborasi seluruh elemen bangsa.

“Persoalan yang kita hadapi hari ini bukan hanya kriminalitas, tetapi juga perubahan perilaku sosial masyarakat, peredaran obat-obatan yang mengancam generasi muda, hingga berbagai ancaman domestik yang harus kita antisipasi bersama untuk puluhan tahun ke depan,” ujarnya.

Gubernur menilai bahwa aksi begal dan perampokan saat ini tidak lagi didominasi faktor ekonomi semata, melainkan telah berkembang menjadi tindak kriminal yang mengancam keselamatan jiwa masyarakat.
“Rampok dan begal saat ini bukan lagi karena faktor ekonomi. Begal sudah menyebabkan hilangnya sebuah nyawa manusia.”

Ia juga mengajak masyarakat untuk membangun budaya tertib berlalu lintas dengan menggunakan helm sebagai perlengkapan keselamatan yang wajib digunakan setiap pengendara sepeda motor.
Dalam kesempatan tersebut, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa masyarakat tidak boleh hidup dalam rasa takut terhadap pelaku kejahatan.

“Kita tidak boleh takut sama begal, begal yang harus takut sama kita.”

Sebagai bentuk kehadiran pemerintah, Dedi Mulyadi menyatakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memberikan dukungan kepada masyarakat yang menjadi korban tindak kriminal seperti begal maupun penjambretan.

“Negara harus hadir untuk mengatasi problematika di masyarakat. Kita ingin mewujudkan Jawa Barat yang aman dan kondusif. Perang melawan kejahatan adalah perang psikologi dan perang opini,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Pipit Rismanto menegaskan bahwa Polda Jawa Barat akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh unsur pemerintah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, akademisi, komunitas, hingga seluruh lapisan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Menurut Kapolda, keamanan merupakan tanggung jawab bersama sehingga diperlukan kolaborasi yang kuat dalam setiap langkah penegakan hukum.

“Bagaimanapun caranya kita harus memperkuat kolaborasi dengan semua pihak untuk melakukan penegakan hukum agar wilayah Jawa Barat tetap aman dan nyaman bagi semuanya.”

Irjen Pol. Pipit Rismanto juga menegaskan bahwa Polda Jawa Barat terbuka terhadap berbagai masukan dari masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan Kepolisian dan efektivitas penegakan hukum.

Melalui pengungkapan berbagai kasus kejahatan jalanan serta pemusnahan barang bukti tersebut, Polda Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk terus melakukan penindakan terhadap segala bentuk tindak pidana yang meresahkan masyarakat, mulai dari pencurian kendaraan bermotor, kepemilikan senjata ilegal, peredaran narkotika dan obat keras tertentu, minuman keras ilegal, hingga penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis yang mengganggu ketertiban umum.

Polda Jawa Barat berharap sinergi antara Kepolisian, Pemerintah Daerah, TNI, instansi terkait, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus diperkuat sehingga tercipta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif, sekaligus memberikan rasa aman bagi seluruh warga Jawa Barat.**

Sumber Berita: Konpers Polda Jabar

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

LINI MASA

Upaya Jaga Pasokan Air Jabar: Lanud Husein Sastranegara Terbangkan Misi Modifikasi Cuaca
Plh. Kabag PBJ Tapanuli Tengah dengan Tegas Bantah Pokja ULP Pemkab Tapanuli Tengah Makelar Proyek Tahun 2026
Capek Di Bohongi, Pekerja PT Horas Akan Gelar Aksi Demo, Minta Bantuan Kadisnaker Sumut
RSUD Sekarwangi Kabupaten Sukabumi Terus Perkuat Komitmen Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Alami Tindakan Represif Saat Menyampaikan Aspirasi, Hingga Buruh Perempuan Dirawat di Rumah Sakit, Sesama Perempuan Sekretaris Disdik Sumut Malah Memilih Bungkam
AKBP Condro Sasongko: Paradigma Penegakan Hukum dalam KUHP Baru Harus Berorientasi pada Keadilan, Restorasi, dan Rehabilitasi
Vendor Satpam BWG Disdik Sumut Represif Terhadap Pendemo Perempuan Ternyata Milik Flbs Ketum Ikatan Alumni SMAN 1 Plus Matauli Dan Abujapi Sumut Dekat Sama TP
Piala Panglima TNI Open Off-road Resmi Dibuka di Ciwidey, Ribuan Warga Terima Manfaat Bakti Sosial

LINI MASA

Senin, 21 September 2026 - 20:47 WIB

Upaya Jaga Pasokan Air Jabar: Lanud Husein Sastranegara Terbangkan Misi Modifikasi Cuaca

Senin, 21 September 2026 - 18:45 WIB

Plh. Kabag PBJ Tapanuli Tengah dengan Tegas Bantah Pokja ULP Pemkab Tapanuli Tengah Makelar Proyek Tahun 2026

Senin, 21 September 2026 - 17:50 WIB

Capek Di Bohongi, Pekerja PT Horas Akan Gelar Aksi Demo, Minta Bantuan Kadisnaker Sumut

Senin, 21 September 2026 - 13:06 WIB

RSUD Sekarwangi Kabupaten Sukabumi Terus Perkuat Komitmen Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Minggu, 20 September 2026 - 15:09 WIB

Alami Tindakan Represif Saat Menyampaikan Aspirasi, Hingga Buruh Perempuan Dirawat di Rumah Sakit, Sesama Perempuan Sekretaris Disdik Sumut Malah Memilih Bungkam

TAJUK HARI INI