Meski Efisiensi, Sejumlah Paket/Belanja Di Dinas Kesehatan Asahan TA 2026 Bernilai Fantastis.

- Jurnalis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalis Kritis dan Obyektif
+ Dukung

Kantor Dinas Kesehatan Asahan (fhoto.dok)

Kantor Dinas Kesehatan Asahan (fhoto.dok)

MajalahCeo.id | Asahan – Ditengah gencarnya pemerintah pusat saat ini menggalakkan efisiensi anggaran, sorotan tajam tertuju pada anggaran yang dikelola oleh Dinas Kesehatan Asahan tahun anggaran 2026.
Pasalnya, anggaran untuk sejumlah paket / kegiatan yang bersumber dari dari APBD tahun 2026 di instansi yang dipimpin oleh dr Hari Sapna M.K.M tersebut terbilang fantastis.
Berdasarkan data yang diperoleh dari laman Sistem Informasi Rencana Umum (SIRUP), tercatat sejumlah transaksi belanja dengan nilai fantastis seperti:
1.Paket belanja bahan lainnya dengan uraian pekerjaan Cartridge TCM dan spesifikasi pekerjaan Cepheid Xpart MTB / RIF Assey Kit dengan pagu anggaran sebesar Rp 2.007.375.000 .
2.Paket BMHP dengan spesifikasi pekerjaan BMHP pelayanan kesehatan dasar dengan pagu anggaran sebesar Rp 1.000.000.000
3.Belanja bahan lainnya dengan uraian pekerjaan belanja Reagen Sanitarian KIT dengan pagu anggaran sebesar Rp 1.350.090.000.
Angka-angka itu sudah tentu akan menimbulkan pertanyaan terutama di tengah kondisi ekonomi yang menuntut efisiensi antara kebijakan pemerintah pusat dengan realita di Kabupaten Asahan.
“Disaat efisiensi dan kondisi sulit seperti saat ini, sejumlah kegiatan di Dinas Kesehatan Asahan tahun anggaran 2026 justru sangat besar. Ini tentu tidak sejalan dengan semangat efisiensi yang digaungkan pemerintah pusat,” ujar Rizki Aditya didampingi sejumlah aktivis lainnya saat ditemui di salah satu cafe di Kota Kisaran, Rabu (12/8/2026).
Publik, lanjut mereka, berharap adanya transparansi dan penjelasan yang memadai dari pihak Dinas Kesehatan Asahan agar tidak menimbulkan spekulasi yang merugikan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, dr Hari Sapna M.K.M maupun Sekretaris, Fahrizal Pohan terkesan enggan memberikan komentar terkait persoalan tersebut.***
Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

LINI MASA

Media Online Tidak Berbadan Hukum Walaupun Karya Tulis Memenuhi Kaidah Jurnalistik Tapi Bukan Produk Jurnalistik
Pengamanan FIFA ASEAN Cup 2026, Polda Jabar Tuai Apresiasi atas Respons Cepat Personel
Panitia HUT Ke- 4 PWDPI Resmi di Bubarkan, Laporan Keuangan di Periksa dan di Serahkan 
Sosialisasi Hari Hak untuk Tahu di CFD Jakarta, Perkuat Edukasi Informasi Publik
Polisi Di Minta Jangan Lindungi Pengusaha SPA Gardenia, Kasir Adalah Pekerja, Disnaker Dan Disparw Sumut Diminta Periksa SPA Gardenia Terkait Pengawasan Dan K3
Ketua Dekranasda Tapanuli Tengah Hadiri Pembukaan Pameran KRIYANUSA 2026: Dorong Perajin Lokal Tapteng Tampil di Panggung Global
Yudi Perangga Terpilih Aklamasi Pimpin DPK KNPI Cicurug, Dorong Pemuda Aktif Gali Potensi Daerah
Hasil Pemeriksaan Korban Pengancaman Dan Pengeroyokan Sikirman Harefa Bersama Saksi, Panggilan Polres Mandailing Natal: Masih Dingin

LINI MASA

Senin, 28 September 2026 - 08:02 WIB

Media Online Tidak Berbadan Hukum Walaupun Karya Tulis Memenuhi Kaidah Jurnalistik Tapi Bukan Produk Jurnalistik

Minggu, 27 September 2026 - 23:09 WIB

Pengamanan FIFA ASEAN Cup 2026, Polda Jabar Tuai Apresiasi atas Respons Cepat Personel

Minggu, 27 September 2026 - 22:32 WIB

Panitia HUT Ke- 4 PWDPI Resmi di Bubarkan, Laporan Keuangan di Periksa dan di Serahkan 

Minggu, 27 September 2026 - 22:08 WIB

Sosialisasi Hari Hak untuk Tahu di CFD Jakarta, Perkuat Edukasi Informasi Publik

Minggu, 27 September 2026 - 13:37 WIB

Polisi Di Minta Jangan Lindungi Pengusaha SPA Gardenia, Kasir Adalah Pekerja, Disnaker Dan Disparw Sumut Diminta Periksa SPA Gardenia Terkait Pengawasan Dan K3

TAJUK HARI INI