Majalahceo.id | Tanjungbalai – DPRD Kota Tanjungbalai menggelar rapat paripurna dengan agenda mendengarkan pidato kenegaraan yang disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto dalam memperingati HUT Republik Indonesia ke-81.
Rapat Paripurna dipimpin langsung oleh ketua DPRD Kota Tanjungbalai Tengku Eswin di gedung paripurna DPRD Tanjungbalai, dihadiri oleh Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim dan Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina, Jumat (14-8-2026).
Dalam agenda tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan berbagai hal, diantaranya terkait pencapaian swasembada pangan, pembangunan fasilitas pendidikan, pembangunan infrastruktur jembatan dan titik air bersih di desa, pembangunan sektor kesehatan dan lainnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Presiden Prabowo Subianto memaparkan sejumlah langkah dan hasil kerja pemerintah selama 21 bulan masa pemerintahan, Presiden menyebut sebanyak 121 kebijakan transformatif telah diputuskan dan dijalankan dalam 663 hari pemerintahan, dengan tujuan menyelesaikan berbagai persoalan yang selama ini dihadapi masyarakat dan negara.
Presiden juga menguraikan sejumlah capaian pemerintah, mulai dari peningkatan ketahanan pangan, kebijakan pupuk, kemandirian energi, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, operasional Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, Program Makan Bergizi Gratis, perbaikan sekolah, hingga perluasan layanan Cek Kesehatan Gratis.
Setelah mendengarkan pidato Prabowo, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim mengatakan, pidato yang disampaikan Presiden begitu luar biasa, dari pidato itu, kata Mahyaruddin, Pemko Tanjungbalai harus mensinergikan program pusat dengan program daerah.
Mahyaruddin juga mengatakan apa yang disampaikan Presiden tadi mengingatkan bahwa kebijakan pemerintah pusat perlu diterjemahkan hingga ke tingkat daerah agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, “Prinsipnya, dalam menjalankan pembangunan, pemerintah harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
“Luar biasa, apa yang sampaikan Presiden Prabowo tadi soal pencapaian, yang mana daerah harus mengoptimalkan dan mensinergikan program daerah dan program pusat, untuk diimpemetasikan di daerah, pada prinsipnya pemerintah harus hadir untuk bisa memenuhi apa yang menjadi kebutuhan masyarakat,” ujar Mahyaruddin.
Itu sudah terlihat implementasinya, selama kurang lebih satu tahun tujuh bulan masa kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina, Pemko Tanjungbalai telah melakukan berbagai inovasi serta membangun komunikasi dengan pemerintah provinsi dan pusat, tambahnya.
Menurutnya, pembangunan Kota Tanjungbalai tidak mungkin dilakukan oleh pemerintah daerah sendiri tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat.
Pemko Tanjungbalai terus berbenah, mulai dari penataan kota, keberlanjutan infrastruktur jalan, peningkatan optimalisasi layanan kesehatan dan pendidikan. Ia menyebut saat ini terdapat sekitar 62 kilometer jalan dengan kondisi yang bervariasi, mulai dari rusak ringan, rusak sedang hingga rusak parah, sebut Wali Kota.
Wali Kota juga menjelaskan, keterbatasan kemampuan keuangan daerah menjadi salah satu tantangan dalam mempercepat dan keberlanjutan pembangunan di Kota Tanjungbalai, saat ini dari belanja daerah sekitar Rp288 miliar, anggaran yang dapat digunakan untuk belanja barang dan jasa sekitar Rp70 miliar, anggaran sebesar itulah yang kami dapat belanjakan, termasuk untuk rehab gedung, lampu jalan dan lain sebagainya,” paparnya.
Mahyaruddin juga menuturkan bahwasanya Pemko Tanjungbalai tidak hanya mengandalkan APBD, akan tetapi juga berupaya menjemput berbagai program dari Pemerintah Provinsi, kementerian dan pemerintah pusat, tentu, kami (Pemko) juga terus berupaya melakukan berbagai strategi dan inovasi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi retribusi, pajak daerah dan sumber pendapatan lainnya.
Ia berharap peningkatan pendapatan daerah tersebut nantinya dapat memperbesar kemampuan fiskal pemerintah dalam membiayai pembangunan.
Wali Kota menyatakan, antara program pemerintah pusat dengan pemerintah daerah, tentunya harus selaras, pihaknya pun mengajak Forkopimda untuk mewujudkannya.
“Makanya tentunya kita bersama dengan Forkopimda dan seluruh pemangku kepentingan, stakeholder dan elemen masyarakat bahu membahu mewujudkan dan merealisasikan program nasional dan derah sehingga Visi Tanjungbalai EMAS dapat kita wujudkan bersama,” pungkasnya.
Paripurna DPRD turut dihadiri Forkopimda Tanjungbalai, para anggota DPRD Tanjungbalai, Sekretaris Daerah Nurmalini Marpaung, ketua TP-PKK Ny. Mashandayani Mahyaruddin, Staf Ahli TP PKK Ny. Desi Khairina Fadly Abdina, para pimpinan OPD, Camat, Lurah se Kota Tanjungbalai, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, instansi vertikal, BUMN/BUMD, para pelajar berprestasi serta undangan lainnya.











