Puncak Minggu Ekologi HKBP, Bupati Tapteng Lakukan Penanaman Pohon dan Serahkan Ribuan Bibit Produktif dan Konservasi Kepada Perwakilan Resort HKBP

- Jurnalis

Senin, 28 September 2026 - 12:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalis Kritis dan Obyektif
+ Dukung

Masinton Pasaribu, S.H., M.H., bersama Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, M.S.T dan Pimpinan Pusat HKBP melakukan penanaman pohon serta menyerahkan ribuan bibit tanaman produktif dan konservasi secara simbolis kepada perwakilan Resort-Resort HKBP (Dok-Poto)

Masinton Pasaribu, S.H., M.H., bersama Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, M.S.T dan Pimpinan Pusat HKBP melakukan penanaman pohon serta menyerahkan ribuan bibit tanaman produktif dan konservasi secara simbolis kepada perwakilan Resort-Resort HKBP (Dok-Poto)

MajalahCeo.id I Tapteng (Sumut) – Pandan – Tapanuli Tengah — Puncak Perayaan Minggu Ekologi Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) yang dipusatkan di Gereja HKBP Pandan Kota pada Minggu, 27 September 2026 ditandai dengan aksi nyata pelestarian lingkungan. Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, S.H., M.H., bersama Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, M.S.T dan Pimpinan Pusat HKBP melakukan penanaman pohon serta menyerahkan ribuan bibit tanaman produktif dan konservasi secara simbolis kepada perwakilan Resort-Resort HKBP.

Mengusung tema keimanan dan kelestarian “Menghidupi Iman, Merawat Ciptaan” yang bersumber dari naskah Alkitab Kejadian 2:15, perayaan ini diisi dengan ibadah bersama, penyerahan bibit tanaman secara simbolis, hingga dialog strategis terkait penanganan kritis area aliran sungai dan kawasan hulu.

Dalam arahannya, Bupati Masinton Pasaribu menyampaikan apresiasi mendalam kepada pucuk pimpinan dan jajaran Huria Kristen Batak Protestan (HKBP). Menurutnya, langkah nyata gereja dalam memadukan pembinaan spiritual dan aksi pelestarian lingkungan merupakan wujud kepedulian sosial yang sangat dinantikan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di hadapan ratusan ribuan jemaat dan tamu undangan, Masinton secara terbuka memaparkan fakta krisis lingkungan hidup yang tengah dihadapi Tapanuli Tengah dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Kerentanan wilayah terhadap musibah banjir hidro-meteorologi telah berdampak langsung pada sendi perekonomian dan psikologis masyarakat.

“Kondisi bencana yang berulang hampir setahun ini telah membawa masyarakat kita pada titik jenuh. Kita menyadari keresahan warga. Pemerintah daerah tidak tinggal diam; siang hari kita keruk dan lakukan normalisasi aliran sungai, namun volume material lumpur dan kayu dari hulu jauh lebih besar saat hujan deras turun. Bahkan saat kita menggelar kegiatan seminar ekologi ini saja, hujan deras kembali mengguyur,” ungkap Masinton Pasaribu.

Bupati menjelaskan bahwa penyelesaian ancaman banjir tidak bisa hanya mengandalkan perbaikan di kawasan hilir, melainkan membutuhkan investasi infrastruktur skala besar di kawasan hulu.
Pemkab Tapanuli Tengah telah mengusulkan dan merencanakan pembangunan bendung penahan erosi (Sabo Dam) serta penataan kawasan hutan di titik-titik krusial hulu, antara lain wilayah Sipange, Hutanabolon, hingga Bonalumban, Kecamatan Tukka.

Lebih lanjut, Masinton menyerukan pentingnya sinergisitas terpadu dan menepis persepsi bahwa pemerintah bekerja tanpa arah. Ia menegaskan bahwa dengan keterbatasan anggaran dan sumber daya Pemkab, pendekatan gotong royong dengan istilah lokal Sahata Saoloan (seia sekata) menjadi kunci utama.

“Penanganan krisis lingkungan ini tidak mudah dan memerlukan waktu, terutama pemulihan di hulu sungai. Jangan biarkan pemerintah berjalan sendiri. Kita ingin membangun wadah kebersamaan; gereja, masjid, serta organisasi kemasyarakatan harus bergerak bersama secara masif. Kita apresiasi semangat gereja di bawah kepemimpinan Ompui Ephorus yang menggerakkan aksi nyata penanaman pohon. Alam ini harus terus kita rawat demi keberlangsungan generasi mendatang,” tambah Bupati.

Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, M.S.T, meyampaikan, Hari ini dilaksanakan Ibadah Minggu Ekologi HKBP yang dipusatkan di HKBP Pandan Kota, Distrik Sibolga. Namun, ibadah yang sama, dengan tata ibadah yang sama, juga dilaksanakan di seluruh jemaat HKBP.

Minggu Ekologi yang telah beberapa tahun secara rutin kita laksanakan menjadi momentum untuk mengucap syukur atas ciptaan Allah yang sungguh amat baik. Bumi masih menjadi rumah yang memberi kehidupan dan menopang keberlangsungan kita.

Minggu Ekologi juga menjadi ruang pertobatan: memohon pengampunan atas dosa dan kelalaian kita terhadap alam, sekaligus memperbarui komitmen iman untuk merawat, memelihara, dan memperjuangkan keutuhan ciptaan Tuhan.

(Gedung gereja HKBP Pandan adalah salah satu gedung gereja terbesar dan terindah di HKBP. Kiranya dari gedung yang megah ini terpancar terang Kristus).

Sementara itu, Kepala Departemen Diakonia HKBP, Pdt. Eldarton Simbolon, mewakili Ephorus HKBP Pdt. Dr. Victor Tinambunan, M.S.T., menegaskan komitmen gereja dalam isu pemanasan global dan kerusakan lingkungan. HKBP secara terstruktur telah menetapkan agenda “Tahun Ekologi” secara berturut-turut selama empat tahun terakhir.

“HKBP ingin menegaskan pesan moral kepada seluruh umat manusia di bumi bahwa alam adalah milik Tuhan. Manusia diberikan mandat mutlak untuk mengelola, merawat, dan memeliharanya, bukan mengeksploitasinya secara serakah. Melalui Minggu Ekologi ini, kita membangun kesadaran kolektif bahwa memelihara bumi adalah kewajiban imani seluruh elemen masyarakat,” tegas Pdt. Eldarton.

Dukungan serupa disampaikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) melalui Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Pemprov Sumut, Gibson Panjaitan. Mewakili Gubernur Sumatera Utara, Gibson mengapresiasi HKBP yang responsif terhadap isu ekologi dan menegaskan kesiapan Pemprov Sumut untuk terus berkoordinasi dengan Pemkab Tapanuli Tengah dalam membenahi infrastruktur keairan dan konservasi lahan.

Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana, Timbul Panggabean, SH melaporkan bahwa puncak Minggu Ekologi ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang telah dimulai sejak beberapa waktu lalu, mencakup sosialisasi lingkungan, seminar edukasi ekologi, hingga aksi penanaman pohon massal di berbagai titik.

Puncak acara ditandai dengan penyerahan secara simbolis ribuan bibit pohon produktif dan konservasi kepada perwakilan Resort-Resort HKBP untuk ditanam di lingkungan gereja dan pemukiman warga. Sebagai penutup dan bentuk rasa hormat atas kemitraan strategis yang harmonis, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menyerahkan Ulos dan cenderamata khas daerah kepada Ephorus HKBP dan jajaran Pimpinan Pusat HKBP.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ompui Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, M.S.T, Mewakili Gubernur Sumatera Utara Kepala Dinas SDA Pemprov Sumatera Utara, Gibson Panjaitan, Jajaran Forkopimda, Mewakili Danrem 023/Kawal Samudera, Mayor Stefen Banjarnahor, Mewakili Wali Kota Sibolga, Richard Mangatur Pangaribuan, Mewakili Dandim 0211/Tapanuli Tengah, Kapten Inf. Jonter Manalu, Mewakili Dansatradar 234 Sibolga, Letnan Satu Azri Tambunan, Mewakili Kapolres Tapanuli Tengah, AKP D. Sitompul, Kepala Departemen Diakonia HKBP, Pdt. Eldarton Simbolon, Kepala Departemen Marturia HKBP, Pdt. Bernard Manik, M.Th, Praeses HKBP Distrik IX Sibolga–Tapanuli Tengah–Nias, Pdt. Nikson Simanjuntak, Perwakilan DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah, Joko Situmeang, Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah, Pendeta HKBP Resort Pandan Kota, Pdt. Nona Sitorus, S.Th, Ketua Panitia Minggu Ekologi, Timbul Panggabean, SH, Tokoh Masyarakat Tapanuli Tengah, Parlin Pasaribu, Perwakilan Keluarga, Ir. Sahat Pasaribu beserta rombongan, dan para jemaat serta tamu undangan lainnya.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

LINI MASA

Bupati Tapanuli Tengah Tinjau Progres Pembangunan 120 Unit Huntara di Keluran Bonalumban Kecamatan Tukka
Pemkab Tapanuli Tengah Salurkan Bantuan Kepada Warga Terdampak Kebakaran Manduamas
Pemkab Tapanuli Tengah Dirikan Dapur Umum Bagi Warga Terdampak Banjir di Kelurahan Bonalumban Kecamatan Tukka
Berakhir Masa Tugas, Kombes Pol Aldi Subartono Sampaikan Terima Kasih dan Mohon Doa
Media Online Tidak Berbadan Hukum Walaupun Karya Tulis Memenuhi Kaidah Jurnalistik Tapi Bukan Produk Jurnalistik
Pengamanan FIFA ASEAN Cup 2026, Polda Jabar Tuai Apresiasi atas Respons Cepat Personel
Panitia HUT Ke- 4 PWDPI Resmi di Bubarkan, Laporan Keuangan di Periksa dan di Serahkan 
Sosialisasi Hari Hak untuk Tahu di CFD Jakarta, Perkuat Edukasi Informasi Publik

LINI MASA

Senin, 28 September 2026 - 12:53 WIB

Puncak Minggu Ekologi HKBP, Bupati Tapteng Lakukan Penanaman Pohon dan Serahkan Ribuan Bibit Produktif dan Konservasi Kepada Perwakilan Resort HKBP

Senin, 28 September 2026 - 12:47 WIB

Bupati Tapanuli Tengah Tinjau Progres Pembangunan 120 Unit Huntara di Keluran Bonalumban Kecamatan Tukka

Senin, 28 September 2026 - 12:40 WIB

Pemkab Tapanuli Tengah Salurkan Bantuan Kepada Warga Terdampak Kebakaran Manduamas

Senin, 28 September 2026 - 12:30 WIB

Pemkab Tapanuli Tengah Dirikan Dapur Umum Bagi Warga Terdampak Banjir di Kelurahan Bonalumban Kecamatan Tukka

Senin, 28 September 2026 - 12:00 WIB

Berakhir Masa Tugas, Kombes Pol Aldi Subartono Sampaikan Terima Kasih dan Mohon Doa

TAJUK HARI INI