Majalah CEO | Bandung, 26 Agustus 2026,– Komandan Lanal Bandung Kolonel Laut (P) Erfan Indra Darmawan, S.E., M.Tr.Hanla., M.M., mewakili Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., menghadiri Undangan Simposium Nasional HUT PT. DI ke-50 yang dipimpin oleh Direktur Utama PT. DI Marsda TNI (Purn.) Gita Amperiawan, bertempat di Hanggar Final Assembly Line N219 PT. Dirgatara Indonesia Jl. Padjajaran No. 154 Lanud Husein Sastranegara Kec. Cicendo Kota Bandung, Rabu (26/08). Maksud dan tujuan kegiatan tersebut adalah dalam rangka Simposium Nasional HUT PT. DI ke-50 tahun 2026 dengan tema “Memperkuat Konektivitas Udara Untuk Pemerataan, Pertumbuhan Ekonomi Dan Kemandirian Industri Penerbangan Indonesia”
Dalam sambutannya Direktur Utama PT. DI Marsda TNI (Purn.) Gita Amperiawan mengatakan bahwa memasuki usia ke-50 tahun, PT Dirgantara Indonesia (Persero/PTDI) terus meneguhkan komitmen memperkuat industri dirgantara nasional. Ini diwujudkan melalui Simposium Nasional HUT ke-50 PTDI di Hanggar Final Assembly Line N219 PTDI.
Lebih lanjut dalam menjaga Kedaulatan Bangsa, Mengangkasa di Panggung Dunia”, peringatan ini menjadi momentum bagi PTDI untuk merefleksikan perjalanan lima dekade sekaligus menatap tantangan industri dirgantara di masa depan. Direktur Utama PTDI, Gita Amperiawan, menyampaikan usia 50 tahun bukan sekadar perjalanan waktu, melainkan bukti kerja keras dan kemampuan putra-putri Indonesia dalam membangun industri dirgantara. “50 tahun bukan sekadar perjalanan waktu, tetapi merupakan jejak keberanian untuk bermimpi besar, bekerja keras, bangkit menghadapi tantangan, dan membuktikan bahwa Indonesia mampu berdiri tegak dalam industri dirgantara,” ujar Gita.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, memasuki lima dekade perjalanan, PTDI berkomitmen menjaga warisan dan pengalaman yang telah dibangun sembari menghadirkan inovasi baru untuk menjawab tantangan industri dirgantara global. Semangat “Golden Legacy, Global Horizon” pun tidak hanya diwujudkan melalui penguatan bisnis dan kapabilitas industri, tetapi juga melalui kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan.***
Sumber Berita: Pen Lanal Bandung













