Tini Sekretaris Yayasan Muhammad Zein Siregar Di Duga Hina Profesi Jurnalis, Miliki Bangunan Tinggi Tanpa PBG Dan Dua SPPG Bermasalah

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tini Sekretaris Yayasan Muhammad Zein Siregar Di Duga Hina Profesi Jurnalis, Miliki Bangunan Tinggi Tanpa PBG Dan Dua SPPG Bermasalah (Dok-Foto)

Tini Sekretaris Yayasan Muhammad Zein Siregar Di Duga Hina Profesi Jurnalis, Miliki Bangunan Tinggi Tanpa PBG Dan Dua SPPG Bermasalah (Dok-Foto)

Majalahceo.id l Medan – Penghinaan terhadap profesi jurnalis adalah tindakan, ucapan, atau sikap di ruang publik yang merendahkan martabat, kapasitas intelektual, atau kehormatan wartawan saat mereka menjalankan tugas jurnalistik yang dilindungi undang-undang.

Bentuk dan Konteks Penghinaan Merendahkan Kapasitas: Mengeluarkan kata-kata kasar atau mempertanyakan kecerdasan jurnalis saat dikonfirmasi, seperti ucapan meremehkan di depan publik.

Mencederai Marwah Pers: Membatasi atau meremehkan hak wartawan untuk bertanya, mencari, dan menyampaikan informasi yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rahmadsyah Ketua Aliansi Aliansi Wartawan Sumatera Utara (AWAS) mengatakan bahwa Tini Hasniati Siregar Sekretaris Yayasan Muhammad Zein Siregar di duga melakukan tindakan menghina profesi jurnalis saat Rahmadsyah berada di SPPG Sunggal 2, Jalan Puskesmas 1, Gang Jambu, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan.

“Saya yang sehari harinya berprofesi sebagai jurnalis tak tarima di bodoh bodohin dan di paok paokin di depan pengacara, Ketua LSM Penjara dan di depan publik karena saya anggap itu adalah menjatuhkan Marwah dan merendahkan pelrofesi saya sebagai jurnalis,’ ungkapnya, Rabu (26/8/2026).

Lanjut Rahmad mengatakan bahwa dirinya saat ini sedang menyoroti dua dapur SPPG yang di kelola oleh Yayasan dan Mitra di Kecamatan Medan. Sunggal dan di Kecamatan Medan Baru serta bangunan tinggi Miliki Yayasan Muhammad Zein Siregar di duga Tanpa PBG di Kecamatan Medan Johor Kota Medan.

Sebelumnya di beritakan bahwa, Maraknya bangunan berdiri tanpa Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) memicu kerugian dan kebocoran besar pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi perizinan, yang kerap disoroti oleh dewan dan masyarakat di berbagai daerah, termasuk di Kota Medan.

BACA SELENGKAPNYA:  PERMAK Desak Gubsu BOBBY NST Copot Kadis Pendidikan Sumut Karena Adanya Pengutipan SPP di SMA Negeri 1 Medan TA 2025-2026

Rahmadsyah Ketua Aliansi Wartawan Sumatera Utara (AWAS) mengatakan bahwa berdasarkan Informasi yang di himpun awak media bahwa bangunan Yayasan Muhammad Zein Siregar yang berada di Jalan Eka Bakti Gang Bonsai No 47 A Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan di duga tanpa PBG sehingga menyebabkan Kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan oleh karena itu dirinya meminta Aparat Penegak Hukum dan Satpol PP Kota untuk mengusut dan menyegel bangunan tersebut.

“Usut dan segel bangunan tanpa PBG, Selamatkan PAD Kota Medan dari kebocoran, “ungkapnya, Senin (24/6/2026)

Dampak Bangunan Tanpa PBG

Hilangnya Pendapatan Daerah: Retribusi dari penerbitan izin bangunan gagal masuk ke kas daerah.

Lemahnya Pengawasan Tata Ruang: Bangunan berisiko tidak sesuai standar keselamatan dan zonasi wilayah.

Ketidakadilan Hukum: Merugikan pemilik bangunan yang taat membayar pajak dan mengurus izin resmi.

Solusi Pencegahan Kebocoran PAD
Tindakan Tegas di Lapangan: Pemerintah daerah wajib menyegel atau menghentikan kegiatan pembangunan liar.

Digitalisasi Perizinan: Mempermudah proses pengajuan izin agar masyarakat tidak malas mengurus PBG.

Evaluasi Kinerja Instansi: Menindak tegas oknum atau instansi pengawas yang lalai mengawasi pelanggaran izin.

Tini Siregar Sekretaris Yayasan Muhammad Zein Siregar mengatakan bahwa dirinya mengaku melanggar hukum.

“Ya saya sudah melanggar hukum, lakukanlah sesukamu sesuai hukum,” katanya melalui chat WA.

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Kasus Dugaan Tabrak Lari Kalteng Dibawa ke DPR RI, Keluarga Korban Desak Komisi III Kawal Kepastian Hukum
Selamatkan PAD Kota Medan Dari Kebocoran, Ngaku Dapat Hibah Ratusan Juta Tapi Bangunan Sekolah di Kecamatan Medan Johor Tanpa PBG, AWAS: Usut Dan Segel
Diduga Suruhan Kepsek Intimidasi Wartawan, Tidak Terima Diberitakan Miring Soal Pembangunan Rehabilitasi SD Negeri 100908 Muara Ampolu II Tapsel
Demi Ambisi Tembok City View, Rico Waas Abaikan Rekomendasikan DPRD Kota Medan, Biarkan Warga Terdampak Bertahun Tahun Menderita
Lemahnya Tata Kelola, Pengawasan, Pencegahan Dan Mitigasi, Kebakaran Hutan Di Kalimantan Tak Terkendali, DPN Minta Menhut Mundur
Tiga Kendaraan Saat Pohon Tumbang di Kediaman Ketua DPRD Medan, Bukti Penumpukan Fasiltas Wah Dan Ketimpangan Di Saat Rakyat Susah
Carut Marut Internal PUD Pasar Dan Tata Kelola Pasar, FPPTKM Akan Gelar Aksi Demo Minta Evaluasi dan Copot Dirut PUD Pasar
Bangunan Di Simpang Juanda Kota Medan Di duga Kebal Hukum, Abai K3 dan Tak Peduli Lingkungan, Drainase Isinya Material Bangunan

Baca Juga

Rabu, 26 Agustus 2026 - 09:23 WIB

Tini Sekretaris Yayasan Muhammad Zein Siregar Di Duga Hina Profesi Jurnalis, Miliki Bangunan Tinggi Tanpa PBG Dan Dua SPPG Bermasalah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:19 WIB

Kasus Dugaan Tabrak Lari Kalteng Dibawa ke DPR RI, Keluarga Korban Desak Komisi III Kawal Kepastian Hukum

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:06 WIB

Selamatkan PAD Kota Medan Dari Kebocoran, Ngaku Dapat Hibah Ratusan Juta Tapi Bangunan Sekolah di Kecamatan Medan Johor Tanpa PBG, AWAS: Usut Dan Segel

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:45 WIB

Diduga Suruhan Kepsek Intimidasi Wartawan, Tidak Terima Diberitakan Miring Soal Pembangunan Rehabilitasi SD Negeri 100908 Muara Ampolu II Tapsel

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:44 WIB

Demi Ambisi Tembok City View, Rico Waas Abaikan Rekomendasikan DPRD Kota Medan, Biarkan Warga Terdampak Bertahun Tahun Menderita

Tajuk Populer