Bupati Tapteng Terima Kunjungan Yayasan Konservasi Indonesia

- Jurnalis

Kamis, 16 Oktober 2025 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MajalahCeo.id I Tapteng (Sumut) – PANDAN – Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, SH, MH menerima kunjungan Yayasan Konservasi Indonesia yang diwakili oleh Isner Manalu (Sr. NS Field Manager), beserta Rombongan bertempat di Rumah Dinas Bupati Tapanuli Tengah, pada Kamis (16/10/2025).

Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, SH, MH mengawali sambutannya menyampaikan,
Terima kasih atas kehadiran Konservasi Indonesia, selamat datang di Kabupaten Tapanuli Tengah. Bicara tentang lingkungan hidup, kita mau kita kerjasamakan dan ini merupakan komitmen kami tentang kelestarian lingkungan, ini semangat kami.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kami sedang berupaya mengedukasi masyarakat agar tidak menanam sembarangan yang dapat merusak hutan, maka perlu dibuat kajian bagaimana ke depan kerjasama melestarikan hutan, menjaga lingkungan dan kekayaan hayati.

Saya prinsipnya setuju, kawasan hutan kita jaga, nanti kami pelajari
secara teknis dengan OPD terkait,
Bappeda, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUPR, Dinas Pertanian dan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tapanuli Tengah.

Sebelumnya, Sr. North Sumatra Field Program Manager Konservasi Indonesia, Isner Manalu mengucapkan, terima kasih kepada Bupati Tapanuli Tengah yang telah menyediakan waktu bertemu dengan Konservasi Indonesia.
Kami dari Konservasi Indonesia sebagai lembaga nasional berbentuk yayasan bergerak di bidang pengawasan hutan dan laut yang ada di Indonesia dan kami berkantor di Jakarta.

Kami bertemu dengan Bupati Tapanuli Tengah bertujuan untuk mengadakan MoU atau Kerjasama untuk melakukan Program Konservasi dari Lembaga Konservasi Indonesia di Tapanuli Tengah. Kami dari Yayasan Konservasi Indonesia sedang mengajukan beberapa Program Perlindungan kawasan di Tapanuli Tengah.

Sebelum kita melakukan kegiatan lapangan tentunya kita dulu ada dasar hukumnya MoU, tentang kegiatan apa yang akan kita lakukan di Tapanuli Tengah tahun 2025 ini, kita akan monitoring kawasan-kawasan yang telah terlanjur atau sedang melakukan pembukaan area hutan di Kawasan Tapanuli Tengah melalui Global Watch atau menggunakan platform atau menggunakan alat satelit, sehingga lebih mudah kita melihat pembukaan-pembukaan hutan di daerah-daerah lain maupun di kawasan Kabupaten Tapanuli Tengah, baik itu kawasan HPL maupun kawasan yang dikelola UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Wilayah XI-Pandan.

Baca Juga :  PW ALMISBUN SUMUT Akan Demo Kejatisu Minta Tangkap Pemilik PT. LTS Bagan Bilah

Tujuan kita melalui monitoring ini, kawasan yang penting ini yang perlu dilindungi. Dan nanti kita akan membentuk Tim Teknis Lapangan yang terdiri dari Pemerintah Daerah, masyarakat, atau juga NGO dan/atau LSM lingkungan yang ada di Tapanuli Tengah. Setelah, kita mendapatkan alat monitoring dari Satelit, lalu dilakukan kunjungan lapangan memverifikasi pembukaan areal atau karena bencana alam. Kalau itu ada pelanggaran hukum tentu harus ada tindakan kepada orang yang membuka hutan tanpa ijin .

Turut hadir Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Setdakab Tapteng, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Tapanuli Tengah ,Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tapanuli Tengah, Plt. Kepala Bappeda Kabupaten Tapanuli Tengah, Plt Kepala Dinas Perkim Kabupaten Tapanuli Tengah, beserta Tim Konservasi Indonesia, Isner Manalu (Sr. NS Field Manager), Konservasi Indonesia, Doni Latuparisa (BT – Program Manager), Edward Manihuruk (CSL Lead), Insan Fahmi (GIS Coordinator), Sali Fikri Siregar (Program Officer).

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sinergitas Pengelolaan Pajak, Wali Kota Tanjungbalai Terima Audiensi Kepala KPP Pratama Kisaran.
Refleksi May Day 2026, Di Kota Medan, Buruh Sudah Kerja Keras Tapi Masih Tetap Miskin
Lemahnya Pengawasan Dan Penindakan, THM di Kota Medan Banyak Tak Punya Izin Menjual Minol
Jelang May Day 2026, AMPIBI Datangi Kadisnaker Medan Minta Bentuk Satgas Perlindungan Buruh, Dewan K3 Dan Call Centre
Bupati Tapteng: Musrenbang RKPD Tapteng Momentum Menata Arah Pembangunan yang Lebih Tangguh
Percepat Pembangunan Sheetpile, Gubsu dan Bupati Tapteng Tinjau Sungai Aek Tolang dan Sungai Sibuluan
Gubsu dan Bupati Tapteng Tinjau Langsung Pembangunan Tanggul Sungai Badiri dan Aek Pintu Bosi Hutanabolon
Wabup Tapteng Buka Acara Monitoring Evaluasi Ikatan Bidan Indonesia
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 12:46 WIB

Sinergitas Pengelolaan Pajak, Wali Kota Tanjungbalai Terima Audiensi Kepala KPP Pratama Kisaran.

Kamis, 16 April 2026 - 09:43 WIB

Refleksi May Day 2026, Di Kota Medan, Buruh Sudah Kerja Keras Tapi Masih Tetap Miskin

Rabu, 15 April 2026 - 07:01 WIB

Jelang May Day 2026, AMPIBI Datangi Kadisnaker Medan Minta Bentuk Satgas Perlindungan Buruh, Dewan K3 Dan Call Centre

Selasa, 14 April 2026 - 15:29 WIB

Bupati Tapteng: Musrenbang RKPD Tapteng Momentum Menata Arah Pembangunan yang Lebih Tangguh

Selasa, 14 April 2026 - 13:25 WIB

Percepat Pembangunan Sheetpile, Gubsu dan Bupati Tapteng Tinjau Sungai Aek Tolang dan Sungai Sibuluan

Berita Terbaru