Ricuh Penutupan Jalan Kejaksaan Medan Petisah, Puluhan UMKM Terdampak Minta Perhatian Pemko Medan

- Jurnalis

Senin, 20 Oktober 2025 - 02:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MajalahCeo.Id | Medan – Akses menuju jembatan di Jalan Kejaksaan, Kota Medan, ditutup terkait dengan pekerjaan perbaikan jembatan di Jalan Kejaksaan, Kecamatan Medan Petisah, arus lalu lintas akan dialihkan sementara mulai 19 Oktober 2025 hingga 8 Desember 2025

Puluhan Pelaku UMKM mulai dari pedagang nasi padang, tukang pangkas, kios, dan warga mendatangi rombongan Pemko Medan saat ingin menutup jalan Kejaksaan Kelurahan Petisah Tengah Kecamatan Medan Petisah.

Amatan awak media, hampir sempat terjadi adu mulut antara pelaku UMKM dan warga yang mau menutup jalan kejaksaan dengan petugas dishub yang mau menutup jalan kejaksaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tini pedagang nasi padang mengatakan dirinya sudah puluhan tahun berjualan nasi padang, namun tempatnya harus di gusur karena ada perbaikan jembatan dan penutupan jalan kejaksaan.

“Puluhan tahun berjualan kemudian di gusur tanpa solusi apapun dari pemko medan, pikirkanlah juga nasib kami pak,” ungkapnya Senin (20/10/2025)

Lase Tukang pangkas juga mengatakan dengan ditutupnya jalan pasti akan berdampak pada usaha saya dan pedagang UMKM lainnya

“Jelas matilah usaha kami dengan di turupnya akses jalan, kami mohon perhatian Walikota Medan atas nasib kami,” ujarnya

Erni pedagang nasi Padang mengatakan bermohon kepada Walikota Medan agar memberi perhatian kepada pedagang UMKM jalan kejaksaan, dirinya bukan menghalangi proyek pemerintah tapi berikan solusi terkait dampak yang kami rasakan akibat penutupan jalan.

“Sewaktu sebelum terpilih kami pedagang UMKM jalan kejaksaan bertemu dengan Rico Waas Walikota Medan dan memilihnya, namun kenapa setelah terpilih tak peduli dengan nasib kami para UMKM ini, kami tak pernah dapat bantuan BLT, PKH, Lansia, namun kami terus berjuang untuk menghidupkan UMKM di sini, kami mohon pemko Medan bisa memberi solusi terkait dampak dari penutupan jalan dan rehabilitasi jembatan jalan kejaksaan,” katanya.

Baca Juga :  Lemahnya Mitigasi. Bang Bhoy Ketua LSM Penjara Indonesia Kota Medan Meminta Walikota Copot Kepala BPBD Kota Medan

Agung BKM Masjid Ubudiyah Jalan Kejaksaan juga meminta Pemko Medan bijak menyikapi warga terdampak khususnya pelaku UMKM, warga dan jemaah masjid atas penutupan jalan kejaksaan dan proyek rehabilitasi jembatan

“Berikan Solusi yang terbaik, proyek bisa jalan, pelaku UMKM, warga serta jemaah masjid bisa hidiup dengan tenang,” pungkasnya.

Sebelumnya Dinas SDABMBK Kota Medan dalam Instagramnya mengatakan bahwa Keputusan penutupan jalan ini disebut telah disampaikan dalam rapat koordinasi lintas instansi. Pemkot Medan meminta maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan selama pengerjaan.

“Mohon maaf atas ketidaknyamanan selama pekerjaan berlangsung. Tetap hati-hati dan patuhi rambu pengalihan yang telah tersedia,” imbuhnya.

Pengendara dari Jalan S Parman tidak bisa belok kanan ke arah Jalan Kejaksaan. Kendaraan akan dialihkan lurus menuju Jalan S Parman tembus ke Jalan Kapten Maulana Lubis.

Sementara pengendara dari Jalan Kejaksaan bakal dialihkan untuk belok kiri ke arah Jalan Taruna tembus ke Jalan KH Zainul Arifin. Pengendara juga bisa belok kanan ke arah Jalan Candi Mendut tembus ke Jalan Kapten Maulana Lubis.

Dari laman Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Medan, diketahui anggaran untuk perbaikan jembatan ini mencapai Rp 777,9 juta. Proyek ini dimenangkan oleh CV Pangeran Putra Buana yang beralamat di Kabupaten Deli Serdang.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Refleksi May Day 2026, Di Kota Medan, Buruh Sudah Kerja Keras Tapi Masih Tetap Miskin
Gebrakan Nyata Camat Tebo Ilir Bangun WC Umum di TPU Sayang Tebuang Kelurahan Sungai Bengkal
Lemahnya Pengawasan Dan Penindakan, THM di Kota Medan Banyak Tak Punya Izin Menjual Minol
Pemko Tanjungbalai Launching Bantuan Pangan Februari-Maret 2026 di Kelurahan Sijambi. 
Wali Kota Mahyaruddin Salim Terima Audiensi BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kisaran, Perkuat Sinergitas Jaminan Sosial Tenaga Kerja dan Peningkatan UCJ
Jelang May Day 2026, AMPIBI Datangi Kadisnaker Medan Minta Bentuk Satgas Perlindungan Buruh, Dewan K3 Dan Call Centre
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Silaturahmi Syawal 1447 H dan Rembug Pembangunan Daerah Bersama Tokoh ASLAB 
Pemko Tanjungbalai Percepat Penyelarasan Program 3 Juta Rumah untuk MBR. 
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 09:43 WIB

Refleksi May Day 2026, Di Kota Medan, Buruh Sudah Kerja Keras Tapi Masih Tetap Miskin

Kamis, 16 April 2026 - 09:30 WIB

Gebrakan Nyata Camat Tebo Ilir Bangun WC Umum di TPU Sayang Tebuang Kelurahan Sungai Bengkal

Rabu, 15 April 2026 - 13:41 WIB

Lemahnya Pengawasan Dan Penindakan, THM di Kota Medan Banyak Tak Punya Izin Menjual Minol

Rabu, 15 April 2026 - 10:25 WIB

Wali Kota Mahyaruddin Salim Terima Audiensi BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kisaran, Perkuat Sinergitas Jaminan Sosial Tenaga Kerja dan Peningkatan UCJ

Rabu, 15 April 2026 - 07:01 WIB

Jelang May Day 2026, AMPIBI Datangi Kadisnaker Medan Minta Bentuk Satgas Perlindungan Buruh, Dewan K3 Dan Call Centre

Berita Terbaru