Warga Lingkungan 3 Badiri Kecewa: Sembilan Hari Tanpa Bantuan, Material Longsor Belum Dibersihkan

- Jurnalis

Jumat, 5 Desember 2025 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MajalahCeo.id I Tapteng (Sumut) – Tapteng — Warga di Lingkungan 3, Kelurahan Lopian, semakin terpukul setelah sembilan hari berlalu tanpa adanya bantuan pangan yang seharusnya mereka terima. Kondisi ini membuat masyarakat merasa terabaikan, terlebih setelah bencana longsor yang meninggalkan dampak serius di wilayah mereka,kamis 4 Desember 2025.

Kekecewaan warga semakin memuncak karena hingga kini bantuan berupa obat-obatan maupun langkah pembersihan sisa material longsor belum kunjung dilakukan. Mereka menilai lurah tidak merespons kebutuhan mendesak masyarakat yang terdampak, sehingga kondisi lingkungan makin memprihatinkan.

Situasi memanas pada Rabu, 3 Desember 2025, saat warga melihat mobil dinas membawa sembako menuju Desa Jago-jago. Melihat bantuan itu justru dialihkan ke wilayah lain, sejumlah warga yang merasa dianaktirikan akhirnya melakukan aksi penjarahan karena tekanan kebutuhan yang tidak tertahankan.

Menurut warga, mereka hanya mendengar kabar tentang bantuan yang akan disalurkan, namun kenyataannya tidak pernah ada satu pun paket bantuan yang mereka terima. Keadaan ini membuat masyarakat merasa diperlakukan tidak adil dan diabaikan dalam situasi darurat.

Warga mengungkapkan bahwa mereka terpaksa bertindak karena kebutuhan hidup tidak bisa lagi ditunda. Mereka berharap pemerintah dapat memahami kondisi psikologis serta tekanan ekonomi yang mereka alami setelah bencana.

Harapan terbesar masyarakat Lingkungan 3 Badiri adalah agar Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah segera turun langsung meninjau lokasi yang terdampak. Mereka meminta pembersihan material longsor segera dilakukan karena kondisi tersebut sangat mengganggu aktivitas harian dan membahayakan keselamatan warga.

Dengan situasi yang terus terkatung-katung, warga berharap tidak ada lagi diskriminasi dalam pendistribusian bantuan, dan penanganan pascabencana dapat dilakukan secara adil serta merata. Pemerintah diimbau untuk memastikan seluruh wilayah terdampak mendapatkan perhatian yang sama tanpa pengecualian.

BACA SELENGKAPNYA:  BPBD Tapteng Lakukan Penanggulangan Banjir Dan Longsor

SG

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Ulang Tahun ke-7, Myesha Diajak Keliling Kota Naik Mobil Patroli Polres Kebumen
Melalui Qurban, PTJ Pererat Silaturahmi dan Kepedulian Sosial
Kapolda Jabar Gelar Sholat Idul Adha Bersama Personel dan Masyarakat di Mapolda Jabar
PMI Kabupaten Bandung Gelar Donor Darah Rutin, Wujud Kepedulian Kemanusiaan di Hari Kebangkitan Nasional
Polresta Bandung Hadir Untuk Masyarakat Melalui Jumat Berkah, Ratusan Warga Ikuti Makan Gratis dan Cek Kesehatan
Polsek Cikalong Wetan Laksanakan Pengamanan Ibadah Kenaikan Isa Al-Masih di Gereja Shalom Penta Kosta 
Korban Berharap Polisi Segera Ungkap Pembobolan Salah Satu Rumah Kediaman Wartawan
Ratusan Korban Terdampak Banjir Desa Aek Horsik

Baca Juga

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:00 WIB

Ulang Tahun ke-7, Myesha Diajak Keliling Kota Naik Mobil Patroli Polres Kebumen

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:07 WIB

Melalui Qurban, PTJ Pererat Silaturahmi dan Kepedulian Sosial

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:24 WIB

Kapolda Jabar Gelar Sholat Idul Adha Bersama Personel dan Masyarakat di Mapolda Jabar

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:49 WIB

PMI Kabupaten Bandung Gelar Donor Darah Rutin, Wujud Kepedulian Kemanusiaan di Hari Kebangkitan Nasional

Jumat, 15 Mei 2026 - 21:43 WIB

Polresta Bandung Hadir Untuk Masyarakat Melalui Jumat Berkah, Ratusan Warga Ikuti Makan Gratis dan Cek Kesehatan

Tajuk Populer