Dishub Medan Belum Layak Dapat Papan Bunga, PAD Bocor, Keberadaan Tim Cakrawala Hanya Untuk Kebutuhan Konten

- Reporter

Rabu, 29 April 2026 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papan Bunga di Kantor Dishub Kota Medan (Dok-Foto)

Papan Bunga di Kantor Dishub Kota Medan (Dok-Foto)

Majalahceo.id l Medan – Fenomena papan bunga yang bertebaran di kantor Dinas Perhubungan Kota Medan di Jalan Pinang Baris menuai tanda tanya publik. Kehadiran karangan bunga tersebut dinilai tidak sekadar simbol ucapan selamat atau apresiasi, tetapi juga berpotensi menjadi bentuk sindiran halus terhadap kinerja pengelolaan parkir di Kota Medan.

Pasalnya, apresiasi yang ditampilkan melalui papan bunga itu dinilai berbanding terbalik dengan kondisi nyata di lapangan. Hingga kini, persoalan parkir semrawut masih menjadi masalah klasik yang belum terselesaikan secara tuntas.

Beberapa titik bahkan menjadi contoh nyata lemahnya penataan. Di kawasan Sekolah Sutomo Medan, parkiran mobil kerap terlihat hingga dua lapis dan memakan badan jalan, sehingga mengganggu arus lalu lintas. Kondisi serupa juga terjadi di sekitar Kampus Global Prima Medan yang hampir setiap hari memicu kemacetan akibat parkir liar.

Tak hanya itu, di depan Direktorat Jenderal Pajak kawasan Jalan Suka Mulia, pengendara sepeda motor bahkan dikenakan tarif parkir hingga Rp3.000. Praktik ini dinilai menunjukkan lemahnya pengawasan serta potensi adanya pungutan yang tidak sesuai aturan.

Ketua Forum Pemerhati Aparatur Negara, Reza Nasution, menegaskan bahwa kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius. Ia menilai penindakan yang selama ini dilakukan oleh Dishub masih terkesan seremonial dan belum menyentuh akar persoalan.

“Masih banyak pekerjaan rumah bagi Dishub Kota Medan, khususnya dalam pengelolaan parkir. Jangan sampai penindakan hanya sebatas pencitraan dan konten semata tanpa dampak nyata di lapangan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pengelolaan parkir bukan sekadar rutinitas, melainkan menyangkut ketertiban kota dan kenyamanan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan langkah tegas, konsisten, serta pengawasan berkelanjutan agar persoalan parkir liar tidak terus berulang.

SELENGKAPNYA:  Usut Dan Tangkap Pungli Mengaku Pegawai Damkar dan Penyelamatan Kota Medan Modus Retribusi APAR

Fenomena papan bunga ini pun kini menjadi refleksi publik—apakah benar sebagai bentuk apresiasi atas kinerja, atau justru sindiran terhadap kondisi yang belum kunjung membaik.

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

DPRD Medan Respon Polemik PUD Pasar, Eggi Sudjana Apresiasi Langkah Evaluasi Dirut
Jelang May Day, Kapolrestabes Medan Pererat Silaturahmi Dengan Serikat Buruh
Di Duga Maraknya Pelanggaran Regulasi Di RS Madani, Komisi 4 Dan Komisi 2 DPRD Medan Di Minta Sidak
18 Ruas Jalan di Kota Medan Ditutup Hari Ini 29 Aril 2026
PAD Bocor, Lemahnya Pengawasan Dan Penindakan Satpol PP Kota Medan, Kegagalan Sistemik Dalam Penegakan Perda
Buruh Indonesia Berduka, May Day “Berdarah” Tahun 2026, Kecelakaan Di Stasiun Bekasi Timur, AMPIBI Sebut Kelalaian PT KAI
Tepat Di Hari K3 Internasional, Proyek Stadion Teladan Medan Abai K3, Zona Merah Kecelakaan Kerja
Sekdakab Tapanuli Tengah Hadiri Acara Wisuda STPK Matauli Angkatan IV Tahun 2026
Berita ini 10 kali dibaca

Baca Juga

Rabu, 29 April 2026 - 19:58 WIB

DPRD Medan Respon Polemik PUD Pasar, Eggi Sudjana Apresiasi Langkah Evaluasi Dirut

Rabu, 29 April 2026 - 17:08 WIB

Jelang May Day, Kapolrestabes Medan Pererat Silaturahmi Dengan Serikat Buruh

Rabu, 29 April 2026 - 14:08 WIB

Di Duga Maraknya Pelanggaran Regulasi Di RS Madani, Komisi 4 Dan Komisi 2 DPRD Medan Di Minta Sidak

Rabu, 29 April 2026 - 12:26 WIB

Dishub Medan Belum Layak Dapat Papan Bunga, PAD Bocor, Keberadaan Tim Cakrawala Hanya Untuk Kebutuhan Konten

Rabu, 29 April 2026 - 08:37 WIB

18 Ruas Jalan di Kota Medan Ditutup Hari Ini 29 Aril 2026

Tajuk Populer