Upah Murah Dan Zona Merah K3, AMPIBI Geruduk Kantor Walikota Dan DPRD Medan, Pernyataan Sikap Di Terima Plt Kadisnaker

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 00:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aliansi Masyarakat Peduli Buruh Indonesia (AMPIBI) menyerahkan pernyataan sikap yang di terima oleh Plt Kadisnaker Kota Medan (Dok-Foto)

Aliansi Masyarakat Peduli Buruh Indonesia (AMPIBI) menyerahkan pernyataan sikap yang di terima oleh Plt Kadisnaker Kota Medan (Dok-Foto)

Majalahceo.id l Medan – Aliansi Masyarakat Peduli Buruh Indonesia (AMPIBI) Menggelar Aksi Demo Rutin di Kantor Walikota Medan, Aksi ini dinamakan Aksi Rutin Mimbar Orasi, “Medan Sedang Tidak Baik Baik Saja, Upah Murah Dan Zona Merah K3”,

Aliansi Masyarakat Peduli Buruh Indonesia (AMPIBI)embaca pernyataan sikap yang di terima langsung oleh Walikota Medan melalui Plt. Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, Bapak Ramaddan, SKM.

Kepada Yth:

1. Bapak Presiden Republik Indonesia.
2. Bapak Mentri Tenang Kerja Republik Indonesia.
3. Bapak Mentri Lingkungan Hidup Republik Indonesia.
4. Ketua DPRD Sumut
5. Bapak Gubernur Sumut
6. Bapak Kapolda Sumut
7. Bapak Walikota Medan
8. Ketua DPRD Medan
9. Ketua Komisi 1 DPRD Medan
10. Ketua Komisi 4 DPRD Medan
Di Tempat

*PERNYATAAN SIKAP*
*ALIANSI MASYARAKAT PEDULI BURUH INDONESIA (AMPIBI)*

Kami, Aliansi Masyarakat Peduli Buruh Indonesia (AMPIBI), menyatakan sikap tegas atas 7 tuntutan yang kami sampaikan dalam Aksi 18 – 21 Mei 2026 di Kota Medan:

*1. Mendukung Penuh Penghapusan Outsourcing dan Pembentukan Satgas PHK*
Kami mendukung program kerja Presiden RI untuk menghentikan praktik outsourcing yang merugikan buruh. Satgas PHK harus dibentuk dan bekerja nyata untuk mencegah pemutusan hubungan kerja sepihak serta menjamin hak pesangon buruh terpenuhi. Kesejahteraan upah bukan lagi wacana, harus naik sesuai kebutuhan hidup layak di Kota Medan.

*2. Tegakkan K3 sebagai Hak Dasar Buruh*
Keselamatan dan Kesehatan Kerja bukan biaya, tapi hak dasar setiap pekerja. Kami mendukung penuh program kerja Menteri Ketenagakerjaan RI dan menuntut agar setiap perusahaan di Medan menerapkan standar K3 tanpa kompromi. Nyawa buruh tidak bisa ditukar dengan target produksi.

BACA SELENGKAPNYA:  Wakil Bupati Tapteng Dukung Dan Apresiasi Operasi Katarak Gratis PT AR Tambang Emas Martabe

*3. Walikota Medan Harus Bertindak Konkret*
Kami mendesak Walikota Medan segera membentuk Satgas PHK Kota Medan dan Dewan K3 Kota Medan. Tindakan terhadap perusahaan yang menerapkan upah murah dan melanggar hak buruh harus dilakukan sekarang, bukan ditunda-tunda. Ya Medan tidak boleh jadi surga bagi pengusaha nakal.

4. Pemerintah harus mengecek dan memastikan bahwa Efisiensi yang dibuat dan di putuskan Perusahaan telah sesuai dengan aturan Hukum.

*5. Audit Ketat SMK3 dan PJK3 di Seluruh Perusahaan*
Lingkungan kerja yang aman hanya bisa terwujud jika SMK3 dan PJK3 diaudit secara transparan dan independen. Kami menuntut audit menyeluruh terhadap pengelolaan limbah, AMDAL, dan Andalalin di setiap perusahaan. Jangan biarkan perusahaan lolos dengan laporan fiktif.

*6. Usut Tuntas Dugaan Kebocoran PAD Kota Medan*
Kami menuntut transparansi dan audit terhadap dugaan kebocoran Pendapatan Asli Daerah dari Pajak Air Bawah Tanah, reklame hotel, restoran, parkir, dan sektor lainnya. Uang rakyat harus kembali untuk rakyat, bukan hilang di tengah jalan.

7. Setop Penebang Ribuan Pohon di Kota Medan demi kepentingan Proyek.

*Penutup*
Aksi ini bukan sekadar seremonial. Kami akan mengawal 7 tuntutan ini sampai ada jawaban dan tindakan nyata dari pemerintah pusat, Pemprov Sumut, dan Pemko Medan. Jika tuntutan buruh diabaikan, maka perlawanan akan terus berlanjut.

*Hidup Buruh! Hidup Rakyat!*
Medan, 18 Mei 2026
*Aliansi Masyarakat Peduli Buruh Indonesia – AMPIBI*

Kordinator Aksi :

1. Johan Merdeka
2. Awaluddin Pane
3. Rahmadsyah
4. Izhar Daulay
5. Pingki Karsizu

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Sun Plaza Di Geruduk Massa AMPIBI Pertanyakan CSR Dan Andal Lalin Penyebab Kemacetan
Cambridge Jalan S.Parman “Membara” Ratusan Massa AMPIBI Tuntut Transparansi CSR Dan Pengelolaan Limbah
Polisi Bangun Jembatan Merah Putih di Cicalengka Hampir Rampung, Warga Segera Nikmati Akses Penghubung Baru
Apel Gabungan Eselon II & III Pemkab Tapteng, Tegakkan Lewat Razia Kehadiran
Nyawang Manglayang di Pasir Jati, Ruang Pelestarian Budaya dan Edukasi Kejujuran Lewat Bandrek Tradisional
Ada Apa? Polres Asahan Disinyalir Tebang Pilih Dalam Pelaksanaan Razia THM
Bangunan Tanpa PBG Jalan Taruma Medan Petisah Di Tolak Warga, Namun Tak Ada Penindakan, Penegak Perda Satpol Kemana?
Peresmian 531 KDKMP di Wilayah Kodam IV Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa
Berita ini 6 kali dibaca

Baca Juga

Selasa, 19 Mei 2026 - 00:33 WIB

Upah Murah Dan Zona Merah K3, AMPIBI Geruduk Kantor Walikota Dan DPRD Medan, Pernyataan Sikap Di Terima Plt Kadisnaker

Senin, 18 Mei 2026 - 23:35 WIB

Sun Plaza Di Geruduk Massa AMPIBI Pertanyakan CSR Dan Andal Lalin Penyebab Kemacetan

Senin, 18 Mei 2026 - 22:36 WIB

Cambridge Jalan S.Parman “Membara” Ratusan Massa AMPIBI Tuntut Transparansi CSR Dan Pengelolaan Limbah

Senin, 18 Mei 2026 - 21:26 WIB

Polisi Bangun Jembatan Merah Putih di Cicalengka Hampir Rampung, Warga Segera Nikmati Akses Penghubung Baru

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:28 WIB

Nyawang Manglayang di Pasir Jati, Ruang Pelestarian Budaya dan Edukasi Kejujuran Lewat Bandrek Tradisional

Tajuk Populer