APEKSI Di Duga Jadi Panggung Pencitraan Dan Kebutuhan Konten, Ketua FPAN: Rakyat Medan Butuh Solusi Nyata

- Jurnalis

Senin, 6 Juli 2026 - 14:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Forum Pemerhati Aparatur Negara (FPAN), Reza Nasution (Dok-Foto)

Ketua Forum Pemerhati Aparatur Negara (FPAN), Reza Nasution (Dok-Foto)

Majalahceo.id l Medan – Ketua Forum Pemerhati Aparatur Negara (FPAN), Reza Nasution, membantah berbagai pernyataan yang menyebut penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 sebagai keberhasilan besar Pemerintah Kota Medan.

Saat ditemui di Kantor Sekretariat FPAN, Jalan Abdullah Lubis No. 38 A, Senin (6/7/2026), Reza menilai euforia atas pelaksanaan APEKSI tidak boleh menutup mata terhadap berbagai persoalan yang sedang dihadapi masyarakat Kota Medan.

Menurutnya, APEKSI hanyalah sebuah kegiatan seremonial yang menghabiskan anggaran besar, sementara di sisi lain masyarakat masih dibebani berbagai persoalan ekonomi yang belum terselesaikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di saat rakyat sedang menjerit karena sulitnya memenuhi kebutuhan hidup, harga-harga terus meningkat, harga BBM mengalami kenaikan, nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar, dan daya beli masyarakat semakin tertekan, justru pemerintah lebih sibuk merayakan sebuah event. Ini tentu menimbulkan pertanyaan besar mengenai skala prioritas,” ujar Reza.

Ia juga menyoroti kondisi Kota Medan yang dalam beberapa waktu terakhir kembali dilanda banjir akibat tingginya curah hujan di sejumlah wilayah. Menurutnya, persoalan infrastruktur dan drainase seharusnya menjadi fokus utama pemerintah daerah.

“Beberapa titik di Kota Medan kembali tergenang banjir setiap hujan deras turun. Anggaran yang begitu besar semestinya dapat diarahkan untuk pembenahan drainase, penanggulangan banjir, maupun program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” katanya.

Reza menegaskan bahwa pembangunan sebuah kota tidak dapat diukur hanya dari keberhasilan menjadi tuan rumah sebuah kegiatan nasional. Yang lebih penting adalah sejauh mana pemerintah mampu menghadirkan kebijakan yang berdampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Janganlah kita hanya memberikan pujian kepada Wali Kota Medan hingga akhirnya menjadi bom waktu. Seorang pemimpin juga membutuhkan kritik yang membangun agar setiap kebijakan dapat dievaluasi. Kota Medan akan maju bukan karena banyaknya pujian, tetapi karena keberanian menerima kritik dan memperbaiki kekurangan,” tegasnya.

BACA SELENGKAPNYA:  Kolega Minta Kadishub Medan Lakukan Pembinaan dan Penindakan Terhadap Jukir Yang Tidak Humanis Bermental Preman Terhadap Warga

FPAN berharap Pemerintah Kota Medan lebih memprioritaskan program-program yang berdampak langsung terhadap masyarakat, seperti pengendalian banjir, peningkatan kualitas infrastruktur, pemberdayaan ekonomi rakyat, dan pelayanan publik yang lebih baik.

“Kami tidak anti terhadap penyelenggaraan kegiatan nasional. Namun pemerintah harus mampu menunjukkan bahwa manfaat yang diterima masyarakat sebanding dengan anggaran yang dikeluarkan. Jangan sampai rakyat hanya menjadi penonton, sementara persoalan yang mereka hadapi setiap hari tetap tidak terselesaikan,” pungkas Reza.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Proyek Drainase CV. Bukit Seribu Bintang Abai K3, Pemko Medan Di Minta Tunda Atau Tidak Membayarkan Proyek
Langgar Aturan Tata Ruang, Satpol PP Di Minta Segel Alih Fungsi Bangunan Tanpa PBG Rumah Tinggal Menjadi Dapur SPPG Sunggal 2
Ibu Miskin Di Petisah Tengah Tak Dapat Bantuan Lansia, Sementara Ketua DPRD Medan Penumpukan Fasilitas, Dua Mobil Dinas Ketimpa Pohon
Kecelakaan Kerja Masih Tinggi, Balai K3 Medan Turun Tangan Periksa 9 Perusahaan
Dinsos Diminta Bertanggung Jawab, Jangan Biarkan Program Bantuan Pusat Gaduhkan Daerah
DPN Siapkan Aksi Besar ke Disnaker Sumut, Soroti Kasus Bianglala dan Kecelakaan Kerja Sinarmas
Terkait Penghinaan Terhadap Jurnalis, Komunitas Sahabat Jefri Akan Aksi Bersama Solidaritas Prabowo Gibran Minta BGN Suspen Permanen SPPG Sunggal 2 Kota Medan
KPPG Medan Sudah Proses Usulan Suspen SPPG Sunggal 2, AWAS Akan Gelar Aksi Terkait Dugaan Penghinaan Jurnalis

Baca Juga

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Proyek Drainase CV. Bukit Seribu Bintang Abai K3, Pemko Medan Di Minta Tunda Atau Tidak Membayarkan Proyek

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:08 WIB

Langgar Aturan Tata Ruang, Satpol PP Di Minta Segel Alih Fungsi Bangunan Tanpa PBG Rumah Tinggal Menjadi Dapur SPPG Sunggal 2

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:06 WIB

Ibu Miskin Di Petisah Tengah Tak Dapat Bantuan Lansia, Sementara Ketua DPRD Medan Penumpukan Fasilitas, Dua Mobil Dinas Ketimpa Pohon

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:11 WIB

Kecelakaan Kerja Masih Tinggi, Balai K3 Medan Turun Tangan Periksa 9 Perusahaan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Dinsos Diminta Bertanggung Jawab, Jangan Biarkan Program Bantuan Pusat Gaduhkan Daerah

Tajuk Populer