Dampak Keracunan MBG Di MTs N 2 Kisaran, Rosmanyah Minta Evaluasi Menyeluruh Dan Penanganan Serius

- Jurnalis

Rabu, 16 September 2026 - 20:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalis Kritis dan Obyektif
+ Dukung

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Rosmansyah, STP. (Fhoto.dok)

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Rosmansyah, STP. (Fhoto.dok)

MajalahCeo.id | Asahan – Peristiwa keracunan makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di MTs Negeri 2 Kisaran mendapat perhatian serius Wakil Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Rosmansyah, STP.

Dirinya menyampaikan keprihatinan dan menyayangkan kejadian tersebut serta berharap menjadi bahan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang terus menerus.

Menurut Rosmansyah, kejadian tersebut tidak semestinya terjadi berulang kali,  sehingga menimbulkan keresahan ditengah tengah masyarakat.

“Kita tentu menyayangkan kejadian ini. Harusnya terkait pangan untuk anak – anak tidak main main, harus dengan standar tinggi, sehingga kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” ujar Rosmansyah saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (16/9/2026).

Rosmansyah meminta Satgas MBG Kabupaten Asahan bersama Dinas Kesehatan, SPPG, sekolah, Puskesmas dan pihak terkait lainnya untuk dapat melakukan evaluasi menyeluruh.

“Hal tersebut mulai dari kualitas bahan baku, sumber air, penyimpanan, kebersihan dapur dan peralatan, proses memasak dan pemorsian hingga waktu serta mekanisme distribusi makanan ke sekolah,” tegasnya.

Menurut Rosmansyah, makanan bergizi tersebut harus terlebih dahulu dipastikan higienis, aman dan layak dikonsumsi. Selain itu, pengawasannya juga perlu harus dilakukan secara rutin dan tidak hanya ketika terjadi persoalan.

“Evaluasi bukan untuk mencari siapa yang salah. Yang terpenting itu adalah mengetahui titik yang perlu diperbaiki. Mulai dari bahan masuk ke dapurnya sampai makanan itu diterima anak harus ada standar dan pengawasan yang jelas,” katanya.

Rosmansyah juga mendorong Satgas MBG untuk dapat melakukan evaluasi preventif terhadap SPPG di Kabupaten Asahan serta dapat memastikan seluruh pengelola memenuhi ketentuan higiene, sanitasi dan tata cara penanganan makanan yang benar sesuai regulasi.

“Penanganan terhadap siswa harus menjadi prioritas terhadap siswa yang mengalami gangguan kesehatan,” terangnya.

Rosmansyah meminta RSUD Haji Abdul Manan Simatupang (HAMS) Kisaran, Puskesmas dan fasilitas kesehatan terkait harus memberikan penanganan maksimal, cepat dan terkoordinasi.

“Keselamatan dan pemulihan anak-anak harus menjadi prioritas. Saya berharap seluruh siswa yang terdampak harus mendapatkan pelayanan kesehatan dengan sebaik-baiknya, sampai kondisinya benar-benar pulih,” tegasnya.

Ia juga berharap pemeriksaan terhadap sampel makanan, bahan baku, air maupun faktor lainnya dilakukan secara objektif, sehingga penyebab kejadian tersebut dapat diketahui berdasarkan hasil pemeriksaan, bukan dugaan.

Menurut Rosmansyah, kejadian ini harus menjadi pelajaran bersama tanpa saling menyalahkan. Satgas MBG, SPPG, Dinas Kesehatan, sekolah dan fasilitas kesehatan perlu memperkuat koordinasi serta sistem pengawasan dari hulu sampai hilir.

“Kita ingin program ini jangan menjadi momok yang menakutkan bagi anak-anak kita. Karenanya, Satgas BGN dan pemerintah daerah harus lebih serius menanganinya” pungkas Rosmansyah sembari mengakhiri pembicaraan. ***

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

LINI MASA

Buka Pelatihan SDM, Wabup Tapteng Dorong Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat melalui KMP
Pemkab Tapteng dan Caritas Sibolga Gelar Pendampingan Psikososial dan Trauma Healing untuk Anak Penyintas Bencana
Rapat Paripurna Istimewa HJKS ke-156, DPRD Sukabumi Dorong Pembangunan yang Semakin Menyentuh Masyarakat
165 Hektar Lahan Baku Sawah Ditanami Jagung Serentak oleh Petani Bersama Polda Jabar
Wakil Bupati Tapanuli Tengah Berkantor di Kecamatan Badiri untuk Percepat Penanganan Banjir dan Serap Aspirasi Masyarakat
Bantuan Beras Bulog Diberikan kepada 379 Penerima Manfaat di Desa Buayan, Kades Soroti Ketepatan Data
Dalam Sebulan, Sudah Ada 23 Ribu Pelajar Dapat Pelatihan AI dari Polda Jabar
Ambisi Proyek Pembangunan BRT Di Kota Medan, Ribuan Pohon Di Tebangi Hingga Pekerjanya Mogok Kerja

Komentar

LINI MASA

Rabu, 16 September 2026 - 20:41 WIB

Dampak Keracunan MBG Di MTs N 2 Kisaran, Rosmanyah Minta Evaluasi Menyeluruh Dan Penanganan Serius

Rabu, 16 September 2026 - 20:03 WIB

Buka Pelatihan SDM, Wabup Tapteng Dorong Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat melalui KMP

Rabu, 16 September 2026 - 19:45 WIB

Pemkab Tapteng dan Caritas Sibolga Gelar Pendampingan Psikososial dan Trauma Healing untuk Anak Penyintas Bencana

Rabu, 16 September 2026 - 19:00 WIB

Rapat Paripurna Istimewa HJKS ke-156, DPRD Sukabumi Dorong Pembangunan yang Semakin Menyentuh Masyarakat

Selasa, 15 September 2026 - 21:25 WIB

Wakil Bupati Tapanuli Tengah Berkantor di Kecamatan Badiri untuk Percepat Penanganan Banjir dan Serap Aspirasi Masyarakat

TAJUK HARI INI