Majalah CEO – Singapura – Kabut asap lintas batas menyelimuti sebagian wilayah Singapura pada Jumat hingga Sabtu ini, mendorong penurunan kualitas udara yang cukup signifikan. Badan Lingkungan Nasional Singapura (NEA) mencatat Indeks Standar Pencemar (PSI) 24 jam di wilayah tengah mencapai 101 poin pada pukul 07.00 pagi — resmi masuk kategori tidak sehat. Angka tersebut naik tipis menjadi 105 poin pada pukul 10.00 pagi, sementara wilayah lain masih berada dalam batas sedang. (5/9/2026)
Kabut asap ini dipastikan berasal dari kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di kawasan tetangga, dengan titik panas terdeteksi menyebar di Kalimantan serta Sumatra bagian tengah dan selatan. Asap berintensitas sedang hingga pekat melayang melintasi perbatasan, didorong kondisi cuaca kering yang masih berlangsung di sebagian besar wilayah ASEAN selatan. Pusat Meteorologi Khusus ASEAN pun telah menaikkan status peringatan ke Level 2 karena risiko kabut asap yang masih tinggi.
NEA kini menerbitkan imbauan kesehatan harian lengkap dengan prakiraan pergerakan kualitas udara. Warga, khususnya kelompok rentan, diimbau membatasi aktivitas luar ruangan dan memantau perkembangan angka PSI lewat saluran resmi NEA. Sebanyak 28 lembaga pemerintah dalam satuan tugas kabut asap juga telah bersiap mengaktifkan langkah penanganan secara bertahap jika kondisi terus memburuk.***
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
















Komentar
Silakan login untuk berkomentar.