Kereta Pendemo Di Gasak Maling, Medan Gotham City, AWAS Akan Gelar Aksi Demo: Copot Kapolsek Medan Kota Tak Mampu Berikan Rasa Aman Dan Nyaman

- Jurnalis

Jumat, 4 September 2026 - 22:50 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Dukung

Yani Waruwu (50) Jalan Pendidikan Gang Gesba Marendal Kehilangan Kereta Milik Adek Honda Beat Warna Merah (Dok-Foto)

Yani Waruwu (50) Jalan Pendidikan Gang Gesba Marendal Kehilangan Kereta Milik Adek Honda Beat Warna Merah (Dok-Foto)

Majalah CEO | Medan – Rahmadsyah Ketua Aliansi Wartawan Sumatera Utara (AWAS) meminta Kapolsek Medan Kota bila tak mampu memberikan rasa aman dan nyaman,

Rahmadsyah mengatakan Copot Kapolsek Medan Kota adalah bentuk tuntutan keras atau konsekuensi ketegasan terhadap kegagalan seorang pimpinan kepolisian di tingkat kecamatan dalam menjalankan tugas pokoknya.

Dalam struktur Polri, memberikan rasa aman dan nyaman merupakan kewajiban mutlak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tindakan pencopotan ini adalah bentuk sanksi struktural atau mutasi demosi.

Kapolri maupun Kapolda memiliki kewenangan penuh untuk mencopot Kapolsek yang dinilai lalai, abai, atau gagal menjaga kondusivitas keamanan di wilayah hukumnya.

Prinsip “Potong Kepala”: Istilah ini sejalan dengan komitmen pimpinan tinggi Polri yang menyatakan bahwa jika pimpinan suatu wilayah tidak mampu membersihkan “ekor” (masalah/bawahannya) atau gagal melindungi warga, maka “kepalanya” (pimpinannya) yang akan dicopot.

“Medan sudah kayak Gotham City, pembiaran kasus kriminalitas, maraknya aksi premanisme, tawuran, atau konflik sosial yang tidak ditangani dengan baik oleh Polsek setempat, apalagi kereta kawan kami di gasak Maling yang lokasinya tak jauh dari Polsek Medan Kota di kantor SPSI AGN Sumut,” ungkapnya, Jum’at (4/9/2026).

Sebelumnya di beritakan, Yani Waruwu (50) Jalan Pendidikan Gang Gesba Marendal Kehilangan Kereta Milik Adek Honda Beat Warna Merah yang terparkir Jalan Stadion Kecamatan Medan Kota, Kota Medan, tepatnya di depan Kantor SPSI AGN Sumut, Stadion Cafe Teladan

‘Ya bang, saya tadi lihat CCTV, kereta yang saya gunakan tadi di curi,” ungkapnya, Rabu (2/9/2026).

Yani Waruwu mengatakan beliau meninggalkan kereta sebentar karena haus mau minum di dalam Kanit SPSI AGN Sumut, namun setelah selesai minum dirinya melihat kereta sudah tidak ada lagi

BACA SELENGKAPNYA:  Peringati Hari Pengayoman ke-81, Pemkab Tapanuli Tengah Raih Penghargaan Indeks Reformasi Hukum (IRH) Tahun 2026

Yani Waruwu juga mengatakan bahwa seorang janda yang sehari bekerja sebagai buruh rumah tangga sangat sedih karena kehilangan kereta milik adiknya yang di pinjam untuk melaksanakan demo menuntut harga ayam meroket di Kota Medan.

Rahmadsyah Ketua Aliansi Wartawan Sumatera Utara (AWAS) meminta atensi dari Kapolsek Medan Kota agar menangkap pelaku pencurian sepada motor (ramnor ) yang terekam CCTV.

“Kita Minta Bapak Kapolsek Medan Kota menangkap pelaku ranmor tersebut,’ katanya.

Medan Gotham City” adalah julukan satir yang diberikan oleh warganet kepada Kota Medan karena tingginya angka kriminalitas di wilayah tersebut.

Sementara itu, dalam bahasa gaul atau dialek lokal Medan, kata “kereta” berarti sepeda motor (bukan kereta api).Jadi, frasa “kereta digasak maling” dalam konteks ini berarti sepeda motor dicuri oleh pencuri.

Secara keseluruhan, kalimat tersebut menggambarkan situasi rawan pencurian kendaraan bermotor di kota yang sering dijuluki warganet bak “Gotham City” (kota fiksi tempat Batman berada yang penuh kejahatan).

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Lini Masa

Penggelapan Saldo Akun TikTok Vilmei: Polres Bekasi Sita Dana Hampir Rp12 Juta untuk Penyidikan
Di Duga Alami Kerugian Negara Dan Kerusakan Ekologis, DPN Geruduk DLH Kota Medan, Penebangan 2700 Pohon Demi Ambisi BRT Di Duga Sarat Korupsi
Medan Gotham City, Mohon Atensi Kapolsek Medan Kota, Kereta Pendemo Di Gasak Maling Saat Istirahat di Kantor SPSI AGN Sumut
Penyidik Kejagung Cecar Tenaga Ahli Hingga PPK BGN
SPPG Tak Punya PBG, Tak Miliki Label Halal Dan Menyalahi Juknis, Rico Waas Sebagai Ketua Satgas MBG Kota Medan Di Duga Melakukan Pembiaran Kebocoran PAD
Kasus Dugaan Tabrak Lari Kalteng Dibawa ke DPR RI, Keluarga Korban Desak Komisi III Kawal Kepastian Hukum
Bisnis Gelap Benih Lobster Dibongkar Polisi, Tiga Tersangka Terancam Jerat TPPU
Bangunan Di Simpang Juanda Kota Medan Di duga Kebal Hukum, Abai K3 dan Tak Peduli Lingkungan, Drainase Isinya Material Bangunan

Komentar

Lini Masa

Jumat, 4 September 2026 - 22:50 WIB

Kereta Pendemo Di Gasak Maling, Medan Gotham City, AWAS Akan Gelar Aksi Demo: Copot Kapolsek Medan Kota Tak Mampu Berikan Rasa Aman Dan Nyaman

Kamis, 3 September 2026 - 17:52 WIB

Di Duga Alami Kerugian Negara Dan Kerusakan Ekologis, DPN Geruduk DLH Kota Medan, Penebangan 2700 Pohon Demi Ambisi BRT Di Duga Sarat Korupsi

Rabu, 2 September 2026 - 20:31 WIB

Medan Gotham City, Mohon Atensi Kapolsek Medan Kota, Kereta Pendemo Di Gasak Maling Saat Istirahat di Kantor SPSI AGN Sumut

Selasa, 1 September 2026 - 06:14 WIB

Penyidik Kejagung Cecar Tenaga Ahli Hingga PPK BGN

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:31 WIB

SPPG Tak Punya PBG, Tak Miliki Label Halal Dan Menyalahi Juknis, Rico Waas Sebagai Ketua Satgas MBG Kota Medan Di Duga Melakukan Pembiaran Kebocoran PAD

Tajuk Hari Ini