Bangunan Di Simpang Juanda Kota Medan Di duga Kebal Hukum, Abai K3 dan Tak Peduli Lingkungan, Drainase Isinya Material Bangunan

- Jurnalis

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Bangunan Di Simpang Juanda Kota Medan Di duga Kebal Hukum, Abai K3 dan Tak Peduli Lingkungan, Drainase Isinya Material Bangunan (Dok-Foto)

Bangunan Di Simpang Juanda Kota Medan Di duga Kebal Hukum, Abai K3 dan Tak Peduli Lingkungan, Drainase Isinya Material Bangunan (Dok-Foto)

Majalahceo.id l Medan – Desakan agar pemerintah menindak tegas atau menyegel proyek dan bangunan yang mengabaikan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta mencemari jalan akibat lumpur galian merupakan bentuk protes warga yang sah demi keselamatan publik.

Awak media menemukan Bangunan Tinggi di Simpang Juanda yang Abai K3 dan tak Peduli Lingkungan

Kelalaian penanganan material dan ketiadaan atribut pelindung kerja sering memicu kecelakaan serta kemacetan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Awak media juga menemukan di lokasi bangunan tersebut, pekerja sering tidak memakai alat pelindung diri (APD) lengkap seperti helm dan sepatu khusus.

Awak media juga menemukan di lokasi bangunan tersebut, bahan material masuk ke dalam drainase sehingga Drainase mengalami pendangkalan.

Rahmadsyah Aktifis yang tergabung dalam Lembah Konservasi Lingkungan Hidup (LKLH) meminta pemerintah untuk bertindak tegas terhadap bangunan tinggi yang berada di Simpang Juanda.

“Kita lihat ada pohon besar di tebang, drainase isinya material bangunan sehingga mengalami pendangkalan, abai K3. Pekerjanya tak menggunakan APD, pemerintah jangan tutup mata, tindak tegas jangan para kapitalis pengembang ini sesukanya saja melanggar regulasi, tanpa memikirkan dampak lingkungan dan keselamatan pekerja, tak ada yang kebal hukum di kota ini,” ungkapnya, Sabtu (22/8/2026)

BACA SELENGKAPNYA:  Polda Jabar Bongkar Sindikat Judi Online Jaringan Internasional, 12 Tersangka Ditetapkan
Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

SPPG Tak Punya PBG, Tak Miliki Label Halal Dan Menyalahi Juknis, Rico Waas Sebagai Ketua Satgas MBG Kota Medan Di Duga Melakukan Pembiaran Kebocoran PAD
Tini Sekretaris Yayasan Muhammad Zein Siregar Di Duga Hina Profesi Jurnalis, Miliki Bangunan Tinggi Tanpa PBG Dan Dua SPPG Bermasalah
Kasus Dugaan Tabrak Lari Kalteng Dibawa ke DPR RI, Keluarga Korban Desak Komisi III Kawal Kepastian Hukum
Diduga Suruhan Kepsek Intimidasi Wartawan, Tidak Terima Diberitakan Miring Soal Pembangunan Rehabilitasi SD Negeri 100908 Muara Ampolu II Tapsel
Bisnis Gelap Benih Lobster Dibongkar Polisi, Tiga Tersangka Terancam Jerat TPPU
Tiga Kendaraan Saat Pohon Tumbang di Kediaman Ketua DPRD Medan, Bukti Penumpukan Fasiltas Wah Dan Ketimpangan Di Saat Rakyat Susah
Lurah Madras Hulu “Bungkam” Saat Di Konfirmasi Terkait Dugaan Di Tangkapnya Kepling Oleh Polisi Terkait Narkoba
Waspada Modus Beli Kendaraan Murah, Polda Jabar Sita Baju Loreng hingga Senjata Mainan

Komentar

Baca Juga

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:31 WIB

SPPG Tak Punya PBG, Tak Miliki Label Halal Dan Menyalahi Juknis, Rico Waas Sebagai Ketua Satgas MBG Kota Medan Di Duga Melakukan Pembiaran Kebocoran PAD

Rabu, 26 Agustus 2026 - 09:23 WIB

Tini Sekretaris Yayasan Muhammad Zein Siregar Di Duga Hina Profesi Jurnalis, Miliki Bangunan Tinggi Tanpa PBG Dan Dua SPPG Bermasalah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:19 WIB

Kasus Dugaan Tabrak Lari Kalteng Dibawa ke DPR RI, Keluarga Korban Desak Komisi III Kawal Kepastian Hukum

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:45 WIB

Diduga Suruhan Kepsek Intimidasi Wartawan, Tidak Terima Diberitakan Miring Soal Pembangunan Rehabilitasi SD Negeri 100908 Muara Ampolu II Tapsel

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:19 WIB

Bisnis Gelap Benih Lobster Dibongkar Polisi, Tiga Tersangka Terancam Jerat TPPU

Tajuk Populer