MajalahCeo.id I Aceh (Timur) – Aceh Timur – Menjelang waktu berbuka puasa, jajaran Polres Aceh Timur mengunjungi Dayah Istiqamatuddin Hidayatul Mu’arrif di Desa Meunasah Pu’uk, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, Kamis (5/3/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyalurkan bantuan sosial kepada para santri yang sebelumnya terdampak banjir.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Aceh Timur, AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K. Turut mendampingi Wakapolres Kompol Abdul Muin, S.H., M.M., sejumlah pejabat utama Polres Aceh Timur, serta Kapolsek Idi Rayeuk AKP Rahmadsyah.
Penyerahan bantuan berlangsung di halaman kompleks dayah dan diterima langsung oleh pimpinan dayah, Tgk. Budi Hidayat. Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh pimpinan dayah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Adapun bantuan yang disalurkan berupa perlengkapan ibadah dan kebutuhan pokok bagi para santri. Bantuan tersebut meliputi 50 sarung, 50 mukena, 50 baju koko, 50 sajadah, 20 kilogram kurma, serta 10 karung beras kemasan masing-masing 5 kilogram.
Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap masyarakat, khususnya lembaga pendidikan keagamaan yang sempat terdampak bencana banjir.
“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi para santri dan membantu kebutuhan mereka selama menjalani aktivitas belajar dan beribadah,” ujar Kapolres.
Sementara itu, pimpinan Dayah Istiqamatuddin Hidayatul Mu’arrif, Tgk. Budi Hidayat, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Polres Aceh Timur atas perhatian yang diberikan kepada para santri di dayah tersebut.
Ia mengungkapkan bahwa dayah yang dipimpinnya sempat terendam banjir cukup parah saat bencana melanda wilayah tersebut pada November 2025 lalu.
“Dayah kami sempat terendam banjir hingga mencapai dua meter. Bantuan dari Kapolres Aceh Timur ini merupakan yang pertama kami terima setelah musibah tersebut. Terima kasih kepada Bapak Kapolres Aceh Timur beserta jajaran, semoga menjadi ladang amal,” ujar Tgk. Budi.
Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi para santri, terutama di tengah suasana bulan Ramadan, di mana kebutuhan perlengkapan ibadah dan bahan pokok meningkat.
Ia berharap kepedulian seperti ini dapat terus terjalin sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan pendidikan keagamaan di daerah tersebut.
Haris Nduru














