Statemen Resmi Komnas PPLH Wilayah Sumatera Utara Terkait Fenomena Busa Putih di Sungai Percut

- Jurnalis

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Dukung

Statemen Resmi Komnas PPLH Wilayah Sumatera Utara Terkait Fenomena Busa Putih di Sungai Percut (Dok-Foto)

Statemen Resmi Komnas PPLH Wilayah Sumatera Utara Terkait Fenomena Busa Putih di Sungai Percut (Dok-Foto)

Majalahceo.id l Medan – Statemen resmi Komnas PPLH Wilayah Sumatera Utara terkait fenomena busa putih di Sungai Percut:

PERNYATAAN SIKAP

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

KOMNAS PPLH WILAYAH SUMATERA UTARA

Terkait Dugaan Pencemaran Busa Putih di Sungai Percut

Komnas PPLH Wilayah Sumatera Utara menyampaikan keprihatinan atas munculnya gumpalan busa putih di aliran Sungai Percut, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara yang diduga merupakan indikasi adanya masuknya bahan pencemar ke badan sungai.

Fenomena busa pada sungai dapat disebabkan oleh keberadaan surfaktan/deterjen, limbah domestik, limbah industri, bahan organik dengan beban COD dan BOD tinggi, maupun senyawa kimia lainnya yang masuk tanpa melalui proses pengolahan yang memadai.

Komnas PPLH Wilayah Sumatera Utara meminta kepada seluruh pihak terkait untuk:

1. Melakukan investigasi dan penelusuran sumber pencemar (pollution source tracking) dari hulu hingga hilir Sungai Percut, termasuk pemeriksaan saluran pembuangan domestik, aktivitas usaha, dan industri yang berpotensi membuang limbah ke badan air.

2. Melakukan pengujian kualitas air secara komprehensif, meliputi parameter surfaktan (MBAS), COD, BOD, DO, TSS, fosfat, minyak dan lemak, pH, serta parameter lain sesuai karakteristik sumber pencemar.

3. Memastikan seluruh kegiatan usaha dan industri di sekitar DAS Percut memenuhi kewajiban pengelolaan lingkungan, termasuk pengoperasian Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sesuai baku mutu yang berlaku.

4. Mendorong keterbukaan informasi lingkungan kepada masyarakat, karena sungai merupakan sumber kehidupan yang harus dijaga bersama.

 

Komnas PPLH Wilayah Sumatera Utara menegaskan bahwa sungai bukan tempat pembuangan limbah, melainkan ekosistem yang memiliki fungsi ekologis, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat.

Kerusakan kualitas sungai tidak hanya berdampak terhadap biota air, tetapi juga berpotensi mengancam kesehatan masyarakat yang bergantung pada sumber daya air tersebut.

BACA SELENGKAPNYA:  Kajian Islami MTNI Paguyuban Balad'88 Dorong Penguatan Persaudaraan Antaralumni

Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah, dunia usaha, dan organisasi lingkungan untuk bersama-sama menjaga kelestarian Sungai Percut menuju Sumatera Utara yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Medan, Juli 2026
KOMNAS PPLH WILAYAH SUMATERA UTARA

“Selamatkan Sungai Hari Ini, Selamatkan Kehidupan Generasi Mendatang.”

Catatan: Pernyataan ini dibuat dalam bentuk sikap organisasi lingkungan. Penyebab pasti busa tetap harus ditentukan melalui uji laboratorium dan investigasi sumber pencemar, bukan hanya berdasarkan tampilan visual.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Di Duga Alami Kerugian Negara Dan Kerusakan Ekologis, DPN Geruduk DLH Kota Medan, Penebangan 2700 Pohon Demi Ambisi BRT Di Duga Sarat Korupsi
Sail Siliwangi 2022: Ketika Kapal Ferrocement Menantang Laut, Kapten Mudaim Belajar Arti Kepemimpinan
Wujud Kepedulian TNI AU, Lanud Husein Sastranegara Kirim Bantuan untuk Korban Bencana di NTT
Polres Cimahi Musnahkan 15 ribu Botol Miras, OKT dan Ratusan Knalpot Brong
20 Tahun Menanti, Jembatan Garuda Merah Putih Akhirnya Hubungkan Dua Desa di Kudus
Juniarso Ridwan Serap Aspirasi Warga Cicendo, Pendidikan hingga Infrastruktur Jadi Perhatian
Saurlin Komnas HAM Soroti Kematian Bambang, Konflik Agraria dan RUU Perampasan Aset: Jangan Jadi Bumerang Hukum
Pemkab Tapanuli Tengah Dorong Regulasi Pemulihan Pascabencana dan Optimalisasi PAD Sektor Kelautan

Baca Juga

Kamis, 3 September 2026 - 17:52 WIB

Di Duga Alami Kerugian Negara Dan Kerusakan Ekologis, DPN Geruduk DLH Kota Medan, Penebangan 2700 Pohon Demi Ambisi BRT Di Duga Sarat Korupsi

Kamis, 3 September 2026 - 11:42 WIB

Sail Siliwangi 2022: Ketika Kapal Ferrocement Menantang Laut, Kapten Mudaim Belajar Arti Kepemimpinan

Kamis, 3 September 2026 - 11:10 WIB

Wujud Kepedulian TNI AU, Lanud Husein Sastranegara Kirim Bantuan untuk Korban Bencana di NTT

Kamis, 3 September 2026 - 07:30 WIB

Polres Cimahi Musnahkan 15 ribu Botol Miras, OKT dan Ratusan Knalpot Brong

Rabu, 2 September 2026 - 23:09 WIB

Juniarso Ridwan Serap Aspirasi Warga Cicendo, Pendidikan hingga Infrastruktur Jadi Perhatian

Tajuk Hari Ini