Di Saat Efisiensi Anggaran, Mobil Dinas Walikota Medan Rp 5,6 Milyar Sedangkan Insentif Guru Honorer Belum Di Bayarkan

- Jurnalis

Jumat, 17 Oktober 2025 - 09:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MajalahCeo.Id | Medan – Persoalan keterlambatan pencairan insentif bagi guru honorer di Kota Medan menjadi perhatian publik.

Isu ini lebih dari sekadar hambatan teknis, melainkan menyangkut prinsip keadilan dalam tata kelola pendidikan.

Insentif tersebut bukan pemberian belas kasih, tetapi hak yang seharusnya dijamin negara sebagai bentuk penghargaan terhadap dedikasi para pendidik.

“Ini bukan masalah tidak adanya dana. Yang jadi persoalan adalah bagaimana negara membuktikan bahwa sistem administrasinya berpihak secara adil kepada mereka yang berjasa di bidang pendidikan,” tegas warga yang peduli nasib guru Honorer Kota Medan.

Lanjut warga mengatakan bahwa berbanding terbailk dengan anggaran mobil dinas Walikota Medan yang menghabiskan anggaran Rp 5,6 Miliar dan TPP tinggi para pejabat di Kota Medan.

“Di Saat Efisiensi Anggaran, Mobil Dina’s Walikota Medan Rp 5,6 Milyar Sedangkan Insentif Guru Honorer Belum Di Bayarkan, dimana letak empati Pejabat terhadap guru honorer?,” pungkasnya.

Sebelumnya, di kutip dari
https://www.detik.com/sumut/berita/d-7788544/pemkot-medan-soal-anggarkan-rp-5-6-m-beli-mobil-dinas-untuk-walkot-operasional

Pemkot Medan menganggarkan Rp 5,6 miliar untuk pembelian mobil dinas. Ternyata anggaran itu disiapkan untuk membeli mobil dinas Wali Kota Medan hingga mobil operasional.
Kepala Bagian Umum Setda Medan, Chusnul Fanany Sitorus mengatakan anggaran tersebut untuk pembelian 6 unit mobil. 6 unit itu terdiri dari 2 mobil dinas untuk Wali Kota Medan dan Wakil Wali Kota Medan, 2 unit mobil operasional khusus, dan 2 unit mobil operasional lapangan.

“Jadi itu unitnya 6 itu, operasional khusus, dinas jabatan, sama operasional lapangan,” kata Chusnul Fanany Sitorus, Jumat (21/2/2025).

Chusnul menjelaskan jika pagu anggaran untuk mobil dinas Wali Kota Medan dan Wakil Wali Kota Medan sebesar Rp 2,4 miliar dari anggaran Rp 5,6 miliar. Wali Kota Medan dan Wakil Wali Kota Medan disebut bakal memilih jenis mobil yang diinginkan apakah sedan maupun SUV.

BACA SELENGKAPNYA:  Rico Waas Di Duga Membangkang Perintah Presiden Untuk Tidak Ke Luar Negeri Tanpa Izin, Bang Bhoy Ketua DPC LSM Penjara Indonesia Kota Medan: DPRD Medan Harus Keluarkan Hak Interpelasi

“Nanti tergantung pimpinan mau jadikan apa, nanti pilih salah satu, untuk pimpinan itu kami siapkan pagu anggarannya batas maksimalnya Rp 2,4 miliar, 1 untuk Wali Kota, 1 untuk wakil (Wali Kota),” sebutnya.

Saat ditanya soal mobil dinas Wali Kota Medan yang digunakan Bobby Nasution sebelumnya, Chusnul mengungkapkan rencananya bakal didum. Namun hal itu masih proses di BAKD Medan.

“Masih proses di BKAD, direncanakan (didum), karena itu bukan di kita, kita pengguna aset pengelola,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Pemkot Medan menganggarkan Rp 5,6 miliar untuk membeli mobil dinas. Dana tersebut bersumber dari APBD Kota Medan tahun anggaran 2025.

Hal itu diketahui dari Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) LKPP Kota Medan. Paket pengadaan itu memiliki kode rancangan umum pengadaan (RUP) 57273221.

“Belanja Modal Kendaraan Dinas Bermotor Perorangan,” demikian nama paket yang tertulis di SiRUP LKPP Medan yang dilihat, Kamis (20/2).

Paket pengadaan ini berada di Bagian Umum Setda Medan. Total pagu yang disiapkan untuk pengadaan mobil dinas ini sebesar Rp 5,6 miliar.

“Total Pagu: Rp 5.600.000.000,” imbuhnya.

Tidak dijelaskan detail tentang merk mobil yang bakal dibeli. Namun mobil yang beli adalah jenis SUV/MPV/minibus, jenis sedan 2.500 cc, dan jenis sedan 2.200 cc.

Paket ini diumumkan pada 18 Februari 2025. Metode pemilihan menggunakan proses e-purchasing.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Satreskrim Polres Tapteng Sita Mobil Sigra yang Digelapkan, Pelaku Utama Diamankan
Koalisi Solidaritas Prabowo Gibran Akan Gelar Aksi Demo Minta KPK Periksa PLN Terkait Blackout Sumatera
Stadion Teladan Gagal Jadi Venue Utama AFF U-19 Hingga Di Ingatkan Dewan K3 Sumut Terkait Keamanan Penonton
Perumda Tirta Jaya Mandiri Perkuat Layanan Air Bersih Melalui Pemasangan Jaringan Pipa Jalur Cikidang
Dewan K3 Sumut Di Minta Periksa Kadishub Medan Yang Abai K3 Dalam Pekerjaan LPJU
Adanya Pengembalian Kerugian Negara Bernilai Ratusan Juta Rupiah, Kades Air Joman Baru Lolos Dari Jerat Hukum
Wujud kepedulian Sosial, Perumda TJM Sukabumi distribusikan 500 Paket daging Qurban
Tahun Pertama Kepemimpinan Masinton – Mahmud, Pemkab Tapanuli Tengah Raih Opini WTP dari BPK RI
Berita ini 6 kali dibaca

Baca Juga

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:17 WIB

Satreskrim Polres Tapteng Sita Mobil Sigra yang Digelapkan, Pelaku Utama Diamankan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:08 WIB

Koalisi Solidaritas Prabowo Gibran Akan Gelar Aksi Demo Minta KPK Periksa PLN Terkait Blackout Sumatera

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:58 WIB

Stadion Teladan Gagal Jadi Venue Utama AFF U-19 Hingga Di Ingatkan Dewan K3 Sumut Terkait Keamanan Penonton

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:35 WIB

Perumda Tirta Jaya Mandiri Perkuat Layanan Air Bersih Melalui Pemasangan Jaringan Pipa Jalur Cikidang

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:54 WIB

Dewan K3 Sumut Di Minta Periksa Kadishub Medan Yang Abai K3 Dalam Pekerjaan LPJU

Tajuk Populer