Bupati Tapteng Hadiri Rapat Pembahasan Pengembangan Pertanian Berbasis AI

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 04:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MajalahCeo.id I Tapteng (Sumut) – HUMBANG HASUNDUTAN – Dengan kemajuan teknologi modern yang semakin canggih, sehingga sektor pertanian juga harus terus dikembangkan mengikuti perkembangan teknologi.

Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, SH, MH hadiri Rapat Pada Rabu 1 April 2026 dengan agenda Pembahasan Pengembangan Pertanian Berbasis Artificial Intelligence (AI) di Kawasan Danau Toba, yang dilaksanakan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) RI di Kawasan TSTH2 Desa Aek Nauli I Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan.

Kegiatan ini merupakan langkah modernisasi sektor agraris yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan keberlanjutan pangan. Teknologi ini memungkinkan pertanian presisi (precision farming) dimana data dari lahan dianalisis untuk pengambilan keputusan yang lebih baik.

Pengembangan ini menuju pertanian modern berbasis Al dan teknologi inovasi hulu-hilir. Sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN), TSTH2 dirancang menjadi Center of Excellence untuk riset tanaman herbal dan hortikultura guna memperkuat ketahanan pangan di Kawasan Toba bahkan akan dikembangkan terus hingga nasional.

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) RI Luhut Binsar Panjaitan menekankan pentingnya pendekatan berbasis penelitian dalam setiap upaya pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan ketahanan nasional. “Menurut saya, apa pun yang mau kita kerjakan, itu dalam konteks ketahanan harus ada studi atau riset. Jadi dengan studi riset ini kita punya data. Data itulah yang nanti bisa kita jalankan. Jadi tidak bisa asal mau kita saja,” ungkap Luhut.

Ketua DEN menilai, seluruh elemen yang dibutuhkan untuk pengembangan TSTH2 saat ini telah tersedia. Langkah berikutnya adalah memastikan implementasi berjalan terintegrasi dan kolaboratif. “Harus kita padukan dalam satu program team work yang bagus. Jadi harus berperan semua. Tadi saya kira kita sudah lihat dari semua bidang menyampaikan pikiran, semua studi tinggal sekarang bagaimana kita melaksanakannya,” pungkasnya.

BACA SELENGKAPNYA:  Wakil Bupati Tapteng: Isra Mi'raj Tonggak Penting Dalam Pembentukan Akhlak Dan Spiritual

Kegiatan ini dirangkai dengan Bupati Tapteng Masinton Pasaribu bersama Ketua Dewan Ekonomi Nasional RI Luhut Binsar Panjaitan serta tamu undangan meninjau Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura di Humbang Hasundutan.

Turut hadir Wamen ATR/BPN, Wamen Kehutanan, Wakil Gubernur Sumatera Utara, Ephorus HKBP, MUI, para Pejabat Kementerian Pertanian, Danrem 023 KS, para Bupati di Kawasan Danau Toba, para Forkopimda, para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Rektor IT DEL, Plt. Kadis Pertanian Tapteng, serta tamu undangan lainnya.

HUMBANG HASUNDUTAN – Dengan kemajuan teknologi modern yang semakin canggih, sehingga sektor pertanian juga harus terus dikembangkan mengikuti perkembangan teknologi.

Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, SH, MH hadiri Rapat Pada Rabu 1 April 2026 dengan agenda Pembahasan Pengembangan Pertanian Berbasis Artificial Intelligence (AI) di Kawasan Danau Toba, yang dilaksanakan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) RI di Kawasan TSTH2 Desa Aek Nauli I Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan.

Kegiatan ini merupakan langkah modernisasi sektor agraris yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan keberlanjutan pangan. Teknologi ini memungkinkan pertanian presisi (precision farming) dimana data dari lahan dianalisis untuk pengambilan keputusan yang lebih baik.

Pengembangan ini menuju pertanian modern berbasis Al dan teknologi inovasi hulu-hilir. Sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN), TSTH2 dirancang menjadi Center of Excellence untuk riset tanaman herbal dan hortikultura guna memperkuat ketahanan pangan di Kawasan Toba bahkan akan dikembangkan terus hingga nasional.

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) RI Luhut Binsar Panjaitan menekankan pentingnya pendekatan berbasis penelitian dalam setiap upaya pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan ketahanan nasional. “Menurut saya, apa pun yang mau kita kerjakan, itu dalam konteks ketahanan harus ada studi atau riset. Jadi dengan studi riset ini kita punya data. Data itulah yang nanti bisa kita jalankan. Jadi tidak bisa asal mau kita saja,” ungkap Luhut.

BACA SELENGKAPNYA:  AWAS Bersama DPN Geruduk Kantor DJP Sumut, Teriak Save Busrok Dan Sebut Kebebasan Pers Di Kebiri 

Ketua DEN menilai, seluruh elemen yang dibutuhkan untuk pengembangan TSTH2 saat ini telah tersedia. Langkah berikutnya adalah memastikan implementasi berjalan terintegrasi dan kolaboratif. “Harus kita padukan dalam satu program team work yang bagus. Jadi harus berperan semua. Tadi saya kira kita sudah lihat dari semua bidang menyampaikan pikiran, semua studi tinggal sekarang bagaimana kita melaksanakannya,” pungkasnya.

Kegiatan ini dirangkai dengan Bupati Tapteng Masinton Pasaribu bersama Ketua Dewan Ekonomi Nasional RI Luhut Binsar Panjaitan serta tamu undangan meninjau Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura di Humbang Hasundutan.

Turut hadir Wamen ATR/BPN, Wamen Kehutanan, Wakil Gubernur Sumatera Utara, Ephorus HKBP, MUI, para Pejabat Kementerian Pertanian, Danrem 023 KS, para Bupati di Kawasan Danau Toba, para Forkopimda, para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Rektor IT DEL, Plt. Kadis Pertanian Tapteng, serta tamu undangan lainnya.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Koalisi Solidaritas Prabowo Gibran Akan Gelar Aksi Demo Minta KPK Periksa PLN Terkait Blackout Sumatera
Stadion Teladan Gagal Jadi Venue Utama AFF U-19 Hingga Di Ingatkan Dewan K3 Sumut Terkait Keamanan Penonton
Dewan K3 Sumut Di Minta Periksa Kadishub Medan Yang Abai K3 Dalam Pekerjaan LPJU
Tahun Pertama Kepemimpinan Masinton – Mahmud, Pemkab Tapanuli Tengah Raih Opini WTP dari BPK RI
Di Saat Rakyat lagi Susah, Pejabat Malah Mempertontonkan Total Tarif Kamar Hotel Rp 5,8 Miliar Selama Kunker di Paris
Sumut Blackout, Aktifis Sumut Geruduk PLN Sumut, Kompensasi Harga Mati
BNI dan Asa yang Tak Boleh Patah di Pematangsiantar
Medan Johor Banjir, Lancar Proyeknya, Banjir Kotanya, Bertambah Harta Pejabatnya
Berita ini 7 kali dibaca

Baca Juga

Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:08 WIB

Koalisi Solidaritas Prabowo Gibran Akan Gelar Aksi Demo Minta KPK Periksa PLN Terkait Blackout Sumatera

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:58 WIB

Stadion Teladan Gagal Jadi Venue Utama AFF U-19 Hingga Di Ingatkan Dewan K3 Sumut Terkait Keamanan Penonton

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:54 WIB

Dewan K3 Sumut Di Minta Periksa Kadishub Medan Yang Abai K3 Dalam Pekerjaan LPJU

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:05 WIB

Tahun Pertama Kepemimpinan Masinton – Mahmud, Pemkab Tapanuli Tengah Raih Opini WTP dari BPK RI

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:20 WIB

Di Saat Rakyat lagi Susah, Pejabat Malah Mempertontonkan Total Tarif Kamar Hotel Rp 5,8 Miliar Selama Kunker di Paris

Tajuk Populer