Terkait Nyanyian Bursok, DPN Geruduk Menara BRI Medan, Perwakilan BRI Tak Bisa Jawab Tuntutan, Massa Bakar Ban

- Jurnalis

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Massa Aksi DPN Bakar di depan Menara BRI (Dok-Foto)

Massa Aksi DPN Bakar di depan Menara BRI (Dok-Foto)

Majalahceo.id l Medan – Surat Terbuka Bursok Anthoni Marlon terkait adanya dugaan penyalah gunaan wewenang yang di lakukan Dirjen Pajak berbuntut panjang.

Hal itu memicu Aksi Demo Dewan Peduli Negeri (DPN) menggeruduk Kantor Menara BRI di Medan karena Bursok melayangkan surat terbuka kepada Dirjen Pajak yang baru, Bimo Wijayanto, pada Senin (4/5/2026).

Dalam suratnya, ia menuding pencopotan dirinya dilakukan secara sewenang-wenang tanpa adanya Berita Acara Pemeriksaan (BAP) maupun Surat Peringatan (SP) terlebih dahulu.

Bursok menduga kuat bahwa sanksi ini adalah bentuk pembungkaman atas pengaduannya mengenai skandal perusahaan fiktif (Metode Pembayaran PT Antares dan PT Beta Akses Voucher) serta keterlibatan delapan bank nasional yang ia kawal selama lima tahun terakhir.

Ia menuding Dirjen Pajak justru membela pihak-pihak yang tidak membayar pajak dan merugikan negara dalam jumlah yang fantastis

BRI menjadi salah satu sasaran Aksi Demo DPN.

Setelah satu jam orasi berorasi akhirnya massa membakar Ban bekas di depan pintu masuk yang di hadang oleh puluhan satpam.

Akhirnya massa aksi di terima oleh perwakilan BRI namun perwakilan tidak bisa memberikan jawaban terkait surat terbuka Bursok

Saat awak media mempertanyakan terkait isu perselingkuhan Pegawai Bank BRI yang lagi viral, perwakilan BRI tersebut menyatakan bahwa sudah di non aktifkan

“Sudah kita non aktifkan kedua pegawai tersebut,” ungkap perwakilan BRI tersebut.

Kecewa mendengar jawaban perwakilan tersebut, massa aksi kemudian membubarkan diri.

“Kecewa kita dengan jawaban perwakilan BRI dan akan membawa massa lebih besar lagi,” kata Reza bersama Acil, Rabu 6/5/2026).
.

BACA SELENGKAPNYA:  Bupati Tapteng, Fase Transisi Darurat ke Pemulihan Kita Berorientasi Pada Pelayanan Masyarakat

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Hadiri Syukuran HUT Ke-80 POMAD di Denpom I/2 Sibolga, Wakil Bupati Tapteng Apresiasi Sinergitas Penanggulangan Bencana
Rico Waas Gagal, Di Temukan Puskesmas Tak Miliki IPAL di Saat Pemko Medan Silpa Mencapai Rp592 miliar
Kojira Di Duga Jadi Penumpang Gelap Dan Nyari Panggung, DPN Cuma Tersenyum Manis Melihatnya
Tuntaskan Penanganan Bencana 2025, Pemkab Tapanuli Tengah Menggelar Rapat Koordinasi Perpanjangan Masa Transisi Bencana ke Pemulihan
Tren Korupsi Dan Keracunan, Ribuan SPPG di Sumut Belum Bersertifikat Higienis Syarat Keamanan Pangan Dan Tak Miliki IPAL
Viral PMI Di Siksa, DPN Bawa Keranda Mayat ke Konjen Malaysia, Gubsu Di Minta Evaluasi PJTKI Terkait K3 PMI
Tokoh Masyarakat Medan Maimun Minta Copot Efrin Lurah Aur Karena Kerap Minta “Uang Samping” Kepada Kepling
Sosper Wasbang Pancasila Minta Ditiadakan Karena Ketua DPRD Kota Medan Menyakiti Rakyat Dan Menghamburkan Uang Rakyat

Baca Juga

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:51 WIB

Hadiri Syukuran HUT Ke-80 POMAD di Denpom I/2 Sibolga, Wakil Bupati Tapteng Apresiasi Sinergitas Penanggulangan Bencana

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:03 WIB

Rico Waas Gagal, Di Temukan Puskesmas Tak Miliki IPAL di Saat Pemko Medan Silpa Mencapai Rp592 miliar

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:56 WIB

Kojira Di Duga Jadi Penumpang Gelap Dan Nyari Panggung, DPN Cuma Tersenyum Manis Melihatnya

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:36 WIB

Tuntaskan Penanganan Bencana 2025, Pemkab Tapanuli Tengah Menggelar Rapat Koordinasi Perpanjangan Masa Transisi Bencana ke Pemulihan

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:24 WIB

Tren Korupsi Dan Keracunan, Ribuan SPPG di Sumut Belum Bersertifikat Higienis Syarat Keamanan Pangan Dan Tak Miliki IPAL

Tajuk Populer