Bupati Tapteng dan Kasum TNI Tinjau Progres Infrastruktur dan Serahkan Bantuan Air Bersih di Tapteng

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu, SH, MH, pada Selasa 19 Mei 2026 melaksanakan kunjungan kerja (kunker) di wilayah Kabupaten Tapteng (Dok-Poto)

Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu, SH, MH, pada Selasa 19 Mei 2026 melaksanakan kunjungan kerja (kunker) di wilayah Kabupaten Tapteng (Dok-Poto)

MajalahCeo.id I Tapteng (Sumut) – Pandan –  Kepala Staf Umum (KASUM) TNI, Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon, selaku Wakil Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (RRP) didampingi Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu, SH, MH, pada Selasa 19 Mei 2026 melaksanakan kunjungan kerja (kunker) di wilayah Kabupaten Tapteng.

Kedatangan Letjen TNI Richard Taruli beserta rombongan disambut langsung oleh Bupati Tapteng bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tapteng di Lapangan GOR Pandan.

Dalam kunker tersebut, Letjen TNI Richard Taruli meninjau langsung sejumlah progres pembangunan infrastruktur pascabencana, di antaranya adalah pembangunan Sabo Dam di Kelurahan Hutanabolon dan program rehabilitasi lahan pertanian di Kelurahan Tukka.

Selain meninjau infrastruktur, KASUM TNI juga menyerahkan secara simbolis bantuan satu unit sumur bor beserta instalasi air bersih yang disponsori oleh PT Musim Mas. Bantuan ini dialokasikan untuk warga terdampak bencana yang saat ini masih menempati Hunian Sementara (Huntara) Rusunawa Pandan.

“Air bersih merupakan salah satu kebutuhan hidup manusia yang paling penting. Saat ini ada 118 kepala keluarga yang tinggal di huntara dan sebelumnya mengalami kesulitan mendapatkan air bersih,” ujar Letjen TNI Richard Taruli dalam sambutannya.

Letjen TNI Richard Taruli turut menyampaikan apresiasi kepada Bupati Tapteng dan unsur Forkopimda dan pihak swasta atas sinergi yang kuat dalam pemulihan daerah.

Namun, ia tidak menampik adanya kendala di lapangan. Berdasarkan hasil peninjauan langsung ke beberapa titik bencana, tingginya curah hujan menjadi tantangan utama yang memperlambat estimasi pengerjaan fisik.

“Memang ada target yang belum tercapai karena situasi lapangan. Sawah yang diperkirakan sudah kering ternyata masih tergenang akibat hujan terus-menerus. Termasuk pembangunan saluran yang diharapkan bisa segera dikerjakan, namun terkendala cuaca,” jelasnya.

BACA SELENGKAPNYA:  Pemkab Tapteng Rakor Bersama Korsupgah KPK RI, Bupati Tapteng : Ini Menjadi Suplemen Perubahan

Untuk mengatasi hal itu, Tim Satgas kini berfokus memperkuat koordinasi lintas instansi. Hasil evaluasi lapangan ini pun akan segera dibawa ke tingkat pusat.

“Kami sudah sepakat menghasilkan langkah-langkah produktif dari lapangan untuk segera dibawa ke Jakarta, dieksekusi, dan dilaporkan ke kementerian terkait,” tegas KASUM TNI.

Sementara itu, Bupati Tapanuli Tengah mengatakan, atas nama Pemerintah Kabupaten dan seluruh masyarakat Tapteng, khususnya warga yang saat ini masih berada di Hunian Sementara (Huntara) Rusunawa Pandan, saya menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Kepala Staf Umum (KASUM) TNI, Bapak Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon.

“Kehadiran Beliau selaku Wakil Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di bumi Tapteng hari ini merupakan bukti nyata bahwa negara hadir di tengah-tengah kesulitan masyarakat kita. Evaluasi dan langkah produktif yang diinisiasi oleh KASUM TNI untuk membawa kendala lapangan langsung ke tingkat pusat memberikan optimisme baru bagi kita semua, bahwa proses pemulihan infrastruktur, baik Sabo Dam di Hutanabolon maupun lahan pertanian di Tukka, akan berjalan lebih cepat dan maksimal,” kata Masinton Pasaribu.

Secara khusus, Bupati Tapteng menyampaikan, kami juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PT Musim Mas atas kepedulian dan tanggung jawab sosialnya. Bantuan berupa unit sumur bor beserta instalasi air bersih ini menjawab kebutuhan yang paling mendasar dan krusial bagi 118 Kepala Keluarga di Huntara. Air adalah sumber kehidupan, dan bantuan ini bukan sekadar fasilitas fisik, melainkan penyambung asa bagi warga kami yang sedang berjuang menata kembali kehidupannya pascabencana sejak November 2025 lalu,” ujar Bupati Tapteng.

Sementara itu, Pimpinan PT Musim Mas, Yuandi, menyampaikan bahwa sejak awal bencana terjadi pada November 2025 lalu, pihaknya berkomitmen penuh membantu pemerintah daerah. Berdasarkan koordinasi dengan BPBD, air bersih diidentifikasi sebagai kebutuhan paling krusial bagi warga terdampak.

BACA SELENGKAPNYA:  Asisten Pemerintahan Dan Kesra Setdakab Tapteng: Pemkab Tapteng Berkomitmen Tuntaskan TBC

“Setelah komunikasi intensif, kami memutuskan membangun sumur bor dan instalasi air masing-masing lima unit di Tapanuli Tengah dan lima unit di Tapanuli Selatan,” kata Yuandi, seraya berharap masyarakat dapat merawat fasilitas tersebut demi pemakaian jangka panjang.

Turut hadir dalam kegiatan mendampingi kunker tersebut antara lain Danrem 023/KS, Dandim 0211/TT, Kapolres Tapteng, Dansatradar 103 Sibolga, Danlanal Sibolga, Dandenpom I/2, Ketua DPRD Tapteng, perwakilan Kajari Sibolga, Kepala BPN Tapteng, suerta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah Tapteng.

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Massa Geruduk Cambridge Medan, Pertanyakan Transparansi CSR Untuk Rakyat, Rakyat mana?
Upah Murah Dan Zona Merah K3, AMPIBI Geruduk Kantor Walikota Dan DPRD Medan, Pernyataan Sikap Di Terima Plt Kadisnaker
Apel Gabungan Eselon II & III Pemkab Tapteng, Tegakkan Lewat Razia Kehadiran
Bangunan Tanpa PBG Jalan Taruma Medan Petisah Di Tolak Warga, Namun Tak Ada Penindakan, Penegak Perda Satpol Kemana?
Rico Waas Di Duga Membangkang Perintah Presiden Untuk Tidak Ke Luar Negeri Tanpa Izin, Bang Bhoy Ketua DPC LSM Penjara Indonesia Kota Medan: DPRD Medan Harus Keluarkan Hak Interpelasi
Bupati Tapanuli Tengah Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih oleh Presiden Prabowo secara Virtual
Demi Ambisi Proyek BRT, Ribuan Pohon Di Tebang, WALHI Sumut Sebut Medan Krisis RTH, Pemko Medan Tak Miliki Sensitifitas Kondisi Ekologi
AMPIBI Kecam Rico Waas Perjalanan Dinas Keluar Negeri Di Saat Buruh Perempuan Menjerit, MinyaKita Tembus Rp 22 ribu Dan Upah Murah
Berita ini 12 kali dibaca

Baca Juga

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:52 WIB

Bupati Tapteng dan Kasum TNI Tinjau Progres Infrastruktur dan Serahkan Bantuan Air Bersih di Tapteng

Selasa, 19 Mei 2026 - 00:33 WIB

Upah Murah Dan Zona Merah K3, AMPIBI Geruduk Kantor Walikota Dan DPRD Medan, Pernyataan Sikap Di Terima Plt Kadisnaker

Senin, 18 Mei 2026 - 16:36 WIB

Apel Gabungan Eselon II & III Pemkab Tapteng, Tegakkan Lewat Razia Kehadiran

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:30 WIB

Bangunan Tanpa PBG Jalan Taruma Medan Petisah Di Tolak Warga, Namun Tak Ada Penindakan, Penegak Perda Satpol Kemana?

Minggu, 17 Mei 2026 - 01:17 WIB

Rico Waas Di Duga Membangkang Perintah Presiden Untuk Tidak Ke Luar Negeri Tanpa Izin, Bang Bhoy Ketua DPC LSM Penjara Indonesia Kota Medan: DPRD Medan Harus Keluarkan Hak Interpelasi

Tajuk Populer