Miris, Euforia APEKSI Di Kota Medan, Sementara Guru Honorer Belum digaji Dan Tufu Serta Serti Tak Cair

- Jurnalis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalis Kritis dan Obyektif
+ Dukung

Majalahceo.id l Medan – Kontras antara “euforia APEKSI” (Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia) dan nasib guru honorer yang belum digaji merupakan bentuk ketimpangan sosial yang mencolok di ranah tata kelola pemerintahan.

Euphoria (atau euforia) adalah kondisi emosional yang ditandai dengan perasaan bahagia, gembira, atau sejahtera yang sangat intens dan kadang berlebihan. Kata ini berasal dari bahasa Yunani, euphoros, yang berarti “sehat” atau “berjalan dengan baik”.

Euforia APEKSI ini di tandai dengan masifnya banner dan spanduk yang muncul di Kota Medan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kesenjangan ini memunculkan beberapa sorotan kritis di masyarakat:

Rahmadsyah Aktifis yang tergabung dalam Persatuan Buruh Sumatera Utara mengatakan bahwa Euforia pertemuan yang identik dengan jamuan, rapat, dan proyek mercusuar dinilai berbanding terbalik dengan lambatnya pencairan hak guru honorer.

“Banyak daerah yang beralasan keterlambatan gaji ini diakibatkan oleh kendala regulasi atau proses administrasi yang berbelit, untuk MBG dan Kopdes ada anggaran tapi untuk gaji guru Honorer Kota Medan kok tak ada, Walikota Medan Rico Waas jangan Euforia APEKSi, perhatikan nasib guru di kota Medan,” ungkapnya, Sabtu (22/6/2026)

Lanjut Rahmad, di tengah kebijakan penghapusan tenaga honorer, banyak yang dialihkan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Ironisnya, di berbagai wilayah, transisi ini justru menyisakan masalah baru karena honor mereka belum terbayarkan selama berbulan-bulan.

“Publik kerap mempertanyakan kepedulian para wali kota atau bupati yang tergabung dalam APEKSI. Kebijakan populis dan seremonial sering kali lebih diutamakan daripada memastikan anggaran pendidikan serta jaminan kesejahteraan guru di daerah masing-masing,” katanya.

Berdasarkan Informasi yang di himpun awak media,

APEKSI Kota Medan merujuk pada keikutsertaan atau peran Pemerintah Kota Medan dalam Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).

Melalui keanggotaan ini, Pemko Medan menjadi bagian dari wadah 98 pemerintah kota di Indonesia untuk berbagi inovasi, memperkuat pembangunan, dan membahas isu strategis.

Profil APEKSI di Kota Medan

Status Kepengurusan: Kota Medan tergabung dalam Komisariat Wilayah (Komwil) I.Kepemimpinan: Wali Kota Medan saat ini dijabat oleh Rico Tri Putra Bayu Waas.Alamat Sekretariat: Jl. Kapten Maulana Lubis No. 1, Medan.

Kota Medan menjadi tuan rumah dari acara akbar Rakernas XVIII APEKSI.

Tanggal Pelaksanaan: 28 Juni hingga 4 Juli 2026.

Tema Utama: “Kota Tangguh Bangsa Berdaulat”.

Rangkaian Kegiatan: Meliputi Rapat Kerja, Karnaval Budaya, Youth City Changers (YCC), dan pameran Indonesia City Expo (ICE).

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

LINI MASA

Harga Ayam Melonjak, Emak – Emak Menjerit Di Saat Ekonomi Sulit, Kado Pahit Di Bulan Peternakan di Sumut, Mafia Kartel Pangan Ayam Menari Nari Diatas Penderitaan Rakyat
Pidanakan Kalapas Cibinong Yang Halangi Ombudsman Bongkar Pungli Dan Fasilitas Mewah, Ombudsman RI Sebut Dua Kali Di Halangi
Jakarta Bergelombang! KSPSI AGN Sumut Membersamai Puluhan Ribu Buruh, KSPSI AGN Bergerak, Kawal Regulasi Perlindungan Pekerja
Kondisi Pasar Tidak Terawat, “Hidup Segan Mati Tak Mau” Forum Pedagang Pasar Tradisional Kota Medan Himbau Pedagang Pasar Untuk Membayar Kontribusi Dan Retribusi Pasar Yang Belum Di Serah Terimakan Pemko Langsung Ke Walikota
Harga Ayam Potong Melonjak, APPSI Sumut Bersama Dinas Ketapang Sumut Gelar Operasi Pasar di Medan, AWAS Minta Negara Jangan Kalah Dengan Mafia Kartel Pangan
Lama Menjabat Dan Tidak Ada Terobosan Atasi Anak Jalanan, Rico Waas Diminta Copot Khairuddin Dari Kadis Sosial Kota Medan
Praktek Suap dan Pungutan Liar, Fasilitas Mewah Di Lapas Jadi Sorotan Ombudsman RI
Jelang Munas PA ITM , Masjid AL Iqra’ Gedung Arca Di Robohkan, New Reborn, Rebut Kembali ITM

LINI MASA

Jumat, 25 September 2026 - 15:36 WIB

Harga Ayam Melonjak, Emak – Emak Menjerit Di Saat Ekonomi Sulit, Kado Pahit Di Bulan Peternakan di Sumut, Mafia Kartel Pangan Ayam Menari Nari Diatas Penderitaan Rakyat

Kamis, 24 September 2026 - 21:45 WIB

Pidanakan Kalapas Cibinong Yang Halangi Ombudsman Bongkar Pungli Dan Fasilitas Mewah, Ombudsman RI Sebut Dua Kali Di Halangi

Kamis, 24 September 2026 - 20:47 WIB

Jakarta Bergelombang! KSPSI AGN Sumut Membersamai Puluhan Ribu Buruh, KSPSI AGN Bergerak, Kawal Regulasi Perlindungan Pekerja

Kamis, 24 September 2026 - 13:49 WIB

Kondisi Pasar Tidak Terawat, “Hidup Segan Mati Tak Mau” Forum Pedagang Pasar Tradisional Kota Medan Himbau Pedagang Pasar Untuk Membayar Kontribusi Dan Retribusi Pasar Yang Belum Di Serah Terimakan Pemko Langsung Ke Walikota

Kamis, 24 September 2026 - 09:34 WIB

Harga Ayam Potong Melonjak, APPSI Sumut Bersama Dinas Ketapang Sumut Gelar Operasi Pasar di Medan, AWAS Minta Negara Jangan Kalah Dengan Mafia Kartel Pangan

TAJUK HARI INI