Jadi Beban APBD, Penyempitan Ruang Jalan, Ribuan Pohon Jadi “Korban”, Lela Badri Kritisi BRT Di Paripurna DPRD Medan

- Jurnalis

Sabtu, 4 Juli 2026 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jadi Beban APBD, Penyempitan Ruang Jalan, Ribuan Pohon Jadi

Jadi Beban APBD, Penyempitan Ruang Jalan, Ribuan Pohon Jadi "Korban", Lela Badri Kritisi BRT Di Paripurna DPRD Medan (Dok-Foto)

Majalahceo.id l Medan – Anggota DPRD Kota Medan Lailatul Badri mengkritisi proyek strategis nasional Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang ( Medan, Binjai, Deli Serdang) di Kota Medan.

Pasalnya, dengan beroperasinya bus BRT tersebut akan menimbulkan kemacetan karena terjadinya penyempitan ruas jalan.

Hal itu disampaikan, Sektetaris Fraksi Hanura-PKB DPRD Medan, Lailatul Badri
selaku juru bicara Fraksi Hanura -PKB Medan dalam penyampaian pemandangan umum fraksi fraksi DPRD Medan atas penjelasan Walikota Medan terhadap Ranperda Kota Medan tentang Laporan Pertanggujawaban (Lpj) Pelaksanaan APBD Tahun 2025 dalam rapat paripurna di gedung dewan, Senin (15/6).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Medan Drs Wong Cun Sen dan para anggota DPRD Medan. Hadir juga Wakil Walikota Medan Zakiyuddin Harahap dan perwakilan OPD jajaran Pemko Medan.

“Proyek strategis nasional dalam hal ini Bus Rapid Transit (BRT) senilai Rp 1,9 triliun dari Kementerian Perhubungan akan menyebabkan penyempitan ruang jalan dan berpotensi menimbulkan kemacetan baru ,” kata Lailatul Badri.

Ia mengatakan bahwa Bus Rapid Transit (BRT) akan dioperasionalkan pada tahun 2028.

Atas dasar itu, politisi PKB tersebut juga menyoroti persoalan transparansi anggaran pendamping.

“Dalam hal ini kami mempertanyakan kepada Dishub Kota Medan terkait transparansi anggaran pendamping dan juga mitigasi kemacetan,” ucap Lela.

Anggota Komisi 4 DPRD Medan itu juga mengatakan dengan adanya pengoperasian Bus Rapid Transit ( BRT) akan menambah beban APBD Kota Medan baik dari biaya operasional juga pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum ( LPJU).

“Semuanya tidak terlepas sejumlah LPJU yang telah dipasang akan dicabut.Dan dipastikan akan ada pengadaan LPJU ,” ucapnya.

Ia juga mengkritisi Dinas Lingkungan Hidup ( DLH ) soal pemangkasan pohon atas dampak pembangunan jalur Bus Rapid Transit.

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Dewan K3 Sumut Dan Wasnaker Kemana Saat Anggota DPRD Medan Sidak Pabrik Mainan Terbakar Di Johor
Bupati Tapteng Hadiri Pembukaan PRSU Ke-50, Mengusung Tema “Harmoni Emas”, Momentum Kebangkitan Ekonomi dan Budaya Sumatera Utara
Semarakkan HUT APKASI ke-20 dan HUT Deli Serdang ke-80, Ketua TP PKK Tapteng Ikuti Funwalk Di Alun-Alun Pemda Deli Serdang
Walikota Di Minta Copot Deni Zebua, Mendapat Bendera Hitam Juara Kelurahan Terkotor di HUT Kota Medan ke 436
Hadiri Forum Women Program HUT APKASI ke-26, Ketua TP PKK Tapteng: Perempuan Harus Jadi Penggerak Pembangunan
Di Saat Rakernas APEKSI, Banjir di Jalan Dr Mansyur Dekat Kolem Retensi USU, Netizen: Malu Kita
Lurah Aur Di Periksa Inspektorat Medan Terkait Dugaan Pungli dari Kepling Di Minta Copot Dan Non Aktifkan
Hadiri HUT APKASI ke-26, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu Perkuat Kolaborasi Pembangunan Daerah

Baca Juga

Sabtu, 4 Juli 2026 - 21:09 WIB

Jadi Beban APBD, Penyempitan Ruang Jalan, Ribuan Pohon Jadi “Korban”, Lela Badri Kritisi BRT Di Paripurna DPRD Medan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:15 WIB

Dewan K3 Sumut Dan Wasnaker Kemana Saat Anggota DPRD Medan Sidak Pabrik Mainan Terbakar Di Johor

Sabtu, 4 Juli 2026 - 15:58 WIB

Bupati Tapteng Hadiri Pembukaan PRSU Ke-50, Mengusung Tema “Harmoni Emas”, Momentum Kebangkitan Ekonomi dan Budaya Sumatera Utara

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:48 WIB

Walikota Di Minta Copot Deni Zebua, Mendapat Bendera Hitam Juara Kelurahan Terkotor di HUT Kota Medan ke 436

Jumat, 3 Juli 2026 - 17:38 WIB

Hadiri Forum Women Program HUT APKASI ke-26, Ketua TP PKK Tapteng: Perempuan Harus Jadi Penggerak Pembangunan

Tajuk Populer