Majalah CEO | Bandung Barat – Dalam rangka membentuk karakter generasi muda yang taat hukum, berakhlak mulia, serta memiliki semangat kebangsaan, Polsek Cikalongwetan melaksanakan kegiatan Police Goes To School dengan memberikan pembekalan materi pada kegiatan Masa Ta’aruf Murid Baru (MATAMUDA) Tahun Ajaran 2026/2027 di Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) An-Nur, Desa Wangunjaya, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (14/7/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Cikalongwetan AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M. sebagai pemateri utama. Turut hadir Kasium Polsek Cikalongwetan Aiptu Tedi Iswahyudi, Bhabinkamtibmas Desa Wangunjaya Aipda Asep Saepudin, S.H., Kepala Desa Wangunjaya, Kepala MTs An-Nur, Kepala MA An-Nur, panitia MATAMUDA, dewan guru, serta seluruh peserta didik baru tingkat MTs dan MA.
Pembekalan kepada siswa baru dilaksanakan dalam dua sesi, yakni di MTs An-Nur pada pukul 08.30 WIB hingga 09.30 WIB, dilanjutkan di MA An-Nur pada pukul 10.30 WIB hingga 11.30 WIB.
Dalam kesempatan tersebut, AKP Deden Indrajaya menyampaikan materi mengenai pentingnya tertib hukum sebagai landasan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Ia menjelaskan bahwa kepatuhan terhadap aturan tidak hanya merupakan kewajiban sebagai warga negara, tetapi juga bagian dari implementasi ajaran agama yang mengajarkan ketaatan kepada Allah SWT, Rasulullah SAW, serta ulil amri sebagaimana termaktub dalam Al-Qur’an Surat An-Nisa ayat 59.
Menurutnya, kedisiplinan harus mulai dibiasakan sejak usia sekolah melalui kepatuhan terhadap tata tertib madrasah, menghormati guru, menghargai sesama teman, menjaga fasilitas umum, serta menyelesaikan setiap persoalan dengan musyawarah tanpa mengedepankan kekerasan maupun tindakan perundungan.
AKP Deden Indrajaya juga memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai pentingnya moderasi beragama sebagai salah satu fondasi dalam menjaga persatuan bangsa. Ia menekankan empat pilar utama moderasi beragama, yaitu komitmen kebangsaan, toleransi, anti-kekerasan, serta sikap akomodatif terhadap budaya lokal yang tidak bertentangan dengan ajaran agama.
Selain itu, para peserta diberikan pemahaman mengenai nilai-nilai Islam Rahmatan Lil ‘Alamin yang mengajarkan kasih sayang, kedamaian, persaudaraan, serta memberikan manfaat bagi seluruh umat manusia tanpa membedakan suku, agama, maupun latar belakang.
Kapolsek juga mengingatkan pentingnya menjauhi paham radikal, ujaran kebencian, serta segala bentuk tindakan yang dapat memecah belah persatuan. Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis sebagai penerus bangsa yang harus mampu menjaga kerukunan, persaudaraan, dan semangat kebhinekaan.
Selain materi pokok tersebut, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya berbakti kepada kedua orang tua sebagai kunci keberkahan hidup, disiplin dalam berlalu lintas, bahaya kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, serta pentingnya memilih lingkungan pergaulan yang sehat dan positif.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi tanya jawab yang mendapat antusiasme tinggi dari para peserta didik. Berbagai pertanyaan seputar kehidupan remaja, pergaulan, disiplin, hingga peran kepolisian dalam menjaga keamanan dijawab langsung oleh Kapolsek Cikalongwetan.
Kapolsek Cikalongwetan AKP Deden Indrajaya mengatakan bahwa kegiatan Police Goes To School merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam dunia pendidikan sebagai upaya membangun karakter generasi muda sejak dini.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan kepada para siswa bahwa menaati hukum bukan karena takut kepada sanksi, tetapi karena merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai warga negara dan sebagai umat beragama. Kami berharap para peserta didik mampu menjadi generasi yang disiplin, berakhlak mulia, menghargai perbedaan, mencintai tanah air, serta menjauhi segala bentuk kenakalan remaja, perundungan, penyalahgunaan narkoba, maupun paham-paham yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dan ajaran agama,” ujar AKP Deden Indrajaya.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara kepolisian, keluarga, dan lembaga pendidikan menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif.
“Kami mengajak seluruh elemen, mulai dari orang tua, guru, tokoh masyarakat, hingga para pelajar untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Dengan kolaborasi yang baik, kita dapat mencetak generasi penerus bangsa yang cerdas, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap sesama dan lingkungannya,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, para peserta didik diharapkan semakin memahami pentingnya tertib hukum, nilai-nilai moderasi beragama, toleransi, cinta tanah air, serta mampu mengimplementasikan ajaran Islam Rahmatan Lil ‘Alamin dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan mendapat apresiasi positif dari pihak madrasah, dewan guru, maupun seluruh peserta didik. Kehadiran Polsek Cikalongwetan di lingkungan pendidikan diharapkan semakin mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.****
Sumber Berita: Polsek Cikalong Wetan











