Warga Miskin Di Putus PKH Dan KIPnya, Rico Waas “Happy” Hartanya Bertambah, Bobok Cantik’ Di The Hill Sibolangit, Nonton Bareng Piala Dunia

- Jurnalis

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalis Kritis dan Obyektif
+ Dukung

Fitri Nasution Warga Medan Area yang di Putus PKH Dan KIPnya (Dok-Foto)

Fitri Nasution Warga Medan Area yang di Putus PKH Dan KIPnya (Dok-Foto)

Majalahceo.id l Medan – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan efisiensi dan penghematan anggaran demi mempercepat penghapusan kelaparan, kemiskinan, dan kemiskinan ekstrem di Indonesia.

Langkah strategis ini disampaikan Presiden saat memimpin panen raya di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Beliau bahkan menyatakan kesiapannya untuk memangkas anggaran di sektor pertahanan dan kepolisian apabila diperlukan, guna memastikan kebutuhan dasar dan kesejahteraan rakyat dapat sepenuhnya terpenuhi.

Menurut Presiden, rakyat yang sehat dan sejahtera merupakan fondasi utama pertahanan nasional.

Prioritas ini juga ditujukan untuk menyiapkan generasi muda agar Indonesia dapat tumbuh menjadi salah satu negara terbesar di dunia pada tahun 2045–2050.

Berdasarkan Informasi yang di himpun awak media, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal (Purn) Tito Karnavian mengatakan, gaji kepala daerah hanya sekitar Rp 6 juta saja di kutip dari artikel https://nasional.kompas.com/read/2026/07/16/13374581/mendagri-sebut-gaji-kepala-daerah-rp-6-juta-padahal-kampanye-dan-timses

Terpisah Harta Kekayaan Rico Waas Naik Rp 1,6 M di Tahun Pertama Menjabat Walkot Medan https://www.detik.com/sumut/berita/d-8481448/harta-kekayaan-rico-waas-naik-rp-1-6-m-di-tahun-pertama-menjabat-walkot-medan

Rahmadsyah Aktifis yang tergabung dalam Persatuan Buruh Peduli K3 Sumatera Utara mengatakan naiknya harta Rico Waas selama menjabat dengan gajinya yang hanya Rp 6 juta perlu di pertanyakan.

“Di Saat Rakyat Di Putus PKH Dan KIPnya malah Harta Rico Waas Bertambah, ini perlu di pertanyakan, Sabtu (18/7/2026)

Sebelumnya Nezza Safitri Nasution mengeluhkan KIP dan PKHnya di putus oleh pemerintah di saat ekonomi lagi sulit anaknya yang Stunting.

Nezza Safitri Nasution mengatakan bahwa dirinya mencoba mendatangi kantor Camat Medan Area untuk mendapatkan Bantuan Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GN-OTA) namun tak di kabulkan oleh Camat Medan Area

“Camat sebelumnya Ilpan mau ikut Gerakan Nasional Orang Tua Asuh membantu kehidupan pendidikan anak asuh saya, ini camat yang baru tak mau, katanya tak ada anggaran,” ungkapnya.

Dirinya berharap ada bantuan Corporate Social Responbility (CSR), Zakat Infak Sedekah atau bantuan yang bisa membantu meringankan biaya hidupnya.

Nezza Safitri Nasution (33) Warga Kelurahan Tegal Sari II Kecamatan Medan Area, Kota Medan tinggal di rumah sewa bersama orang tuanya dan lima orang anaknya, dan satu mengalami stunting.

Sebelumnya Rico Waas bebarapa waktu lalu, Nampak Happy Bersama Lurah dan Camat Sekota Medan nginap di The Hill Sibolangit dan setelah nonton bareng Final Piala Dunia dengan membawa seluruh PNS SE Kota Medan di Stadion Kebun Bunga.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

LINI MASA

Harga Ayam Meroket, Satgas Pangan, TPID Dan UPTD Perlindungan Konsumen Mati Suri, Mafia Kartel Pangan Menari – Nari Diatas Penderitaan Rakyat
Di Saat Kota Medan Kekurangan RTH dan Menuju Go Green, Pemko Medan Kemana? Saat Terjadi Penebangan Pohon Secara Massif Di Sei Asahan
Rekomendasi DPRD Medan Di Duga Dianggap “Sampah”, Dishub Medan Di Duga Hanya Pencitraan/ Kemacetan/ Cctv ATCS Banyak Rusak Dan PAD Parkir Bocor
Proyek di Simpang Juanda Abai K3 Dan Tak Ramah Lingkungan, Disnaker Sumut dan Pemko Medan Di Minta Tindak Tegas
Emak – Emak Menjerit Harga Ayam Meroket Rp 54 Ribu Perkilo Di Kota Medan, Negara Kalah Dengan Mafia Kartel Pangan
Uang Negara Sudah Banyak Terkuras, AWAS Minta Meyli Jadi Whistleblower Utama Bongkar Permainan Dugaan Korupsi Di SPPG Sunggal 2 Kota Medan
Tak Miliki Empati, Di Saat Rakyat Kesulitan Air Bersih Dan Biaya Lumpur Tinja, PDAM Tirtanadi Malah Buat Acara Lomba Nyanyi, AWAS: Gak Nyambung
Rawan Kecelakaan, Di Duga Abai K3 dan Tak Miliki Izin Keramaian, Polsek Medan Kota Di Minta Segel Pasar Malam di Jalan Jati II

LINI MASA

Minggu, 13 September 2026 - 20:38 WIB

Harga Ayam Meroket, Satgas Pangan, TPID Dan UPTD Perlindungan Konsumen Mati Suri, Mafia Kartel Pangan Menari – Nari Diatas Penderitaan Rakyat

Minggu, 13 September 2026 - 18:21 WIB

Di Saat Kota Medan Kekurangan RTH dan Menuju Go Green, Pemko Medan Kemana? Saat Terjadi Penebangan Pohon Secara Massif Di Sei Asahan

Minggu, 13 September 2026 - 17:37 WIB

Rekomendasi DPRD Medan Di Duga Dianggap “Sampah”, Dishub Medan Di Duga Hanya Pencitraan/ Kemacetan/ Cctv ATCS Banyak Rusak Dan PAD Parkir Bocor

Sabtu, 12 September 2026 - 18:22 WIB

Emak – Emak Menjerit Harga Ayam Meroket Rp 54 Ribu Perkilo Di Kota Medan, Negara Kalah Dengan Mafia Kartel Pangan

Sabtu, 12 September 2026 - 13:17 WIB

Uang Negara Sudah Banyak Terkuras, AWAS Minta Meyli Jadi Whistleblower Utama Bongkar Permainan Dugaan Korupsi Di SPPG Sunggal 2 Kota Medan

TAJUK HARI INI