Majalahceo.id l Medan – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan efisiensi dan penghematan anggaran demi mempercepat penghapusan kelaparan, kemiskinan, dan kemiskinan ekstrem di Indonesia.
Langkah strategis ini disampaikan Presiden saat memimpin panen raya di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Beliau bahkan menyatakan kesiapannya untuk memangkas anggaran di sektor pertahanan dan kepolisian apabila diperlukan, guna memastikan kebutuhan dasar dan kesejahteraan rakyat dapat sepenuhnya terpenuhi.
Menurut Presiden, rakyat yang sehat dan sejahtera merupakan fondasi utama pertahanan nasional.
Prioritas ini juga ditujukan untuk menyiapkan generasi muda agar Indonesia dapat tumbuh menjadi salah satu negara terbesar di dunia pada tahun 2045–2050.
Berdasarkan Informasi yang di himpun awak media, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal (Purn) Tito Karnavian mengatakan, gaji kepala daerah hanya sekitar Rp 6 juta saja di kutip dari artikel https://nasional.kompas.com/read/2026/07/16/13374581/mendagri-sebut-gaji-kepala-daerah-rp-6-juta-padahal-kampanye-dan-timses
Terpisah Harta Kekayaan Rico Waas Naik Rp 1,6 M di Tahun Pertama Menjabat Walkot Medan https://www.detik.com/sumut/berita/d-8481448/harta-kekayaan-rico-waas-naik-rp-1-6-m-di-tahun-pertama-menjabat-walkot-medan
Rahmadsyah Aktifis yang tergabung dalam Persatuan Buruh Peduli K3 Sumatera Utara mengatakan naiknya harta Rico Waas selama menjabat dengan gajinya yang hanya Rp 6 juta perlu di pertanyakan.
“Di Saat Rakyat Di Putus PKH Dan KIPnya malah Harta Rico Waas Bertambah, ini perlu di pertanyakan, Sabtu (18/7/2026)
Sebelumnya Nezza Safitri Nasution mengeluhkan KIP dan PKHnya di putus oleh pemerintah di saat ekonomi lagi sulit anaknya yang Stunting.
Nezza Safitri Nasution mengatakan bahwa dirinya mencoba mendatangi kantor Camat Medan Area untuk mendapatkan Bantuan Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GN-OTA) namun tak di kabulkan oleh Camat Medan Area
“Camat sebelumnya Ilpan mau ikut Gerakan Nasional Orang Tua Asuh membantu kehidupan pendidikan anak asuh saya, ini camat yang baru tak mau, katanya tak ada anggaran,” ungkapnya.
Dirinya berharap ada bantuan Corporate Social Responbility (CSR), Zakat Infak Sedekah atau bantuan yang bisa membantu meringankan biaya hidupnya.
Nezza Safitri Nasution (33) Warga Kelurahan Tegal Sari II Kecamatan Medan Area, Kota Medan tinggal di rumah sewa bersama orang tuanya dan lima orang anaknya, dan satu mengalami stunting.
Sebelumnya Rico Waas bebarapa waktu lalu, Nampak Happy Bersama Lurah dan Camat Sekota Medan nginap di The Hill Sibolangit dan setelah nonton bareng Final Piala Dunia dengan membawa seluruh PNS SE Kota Medan di Stadion Kebun Bunga.











