Diskominfo Tanjungbalai Gelar Sosialisasi Evaluasi Pengisian Evaluasi Pemerintah Digital (PEMDI) Tahun 2026.

- Jurnalis

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalis Kritis dan Obyektif
+ Dukung

Diskominfo Tanjungbalai Gelar Sosialisasi Evaluasi Pengisian Evaluasi Pemerintah Digital (PEMDI) Tahun 2026.(Dok-Foto)

Diskominfo Tanjungbalai Gelar Sosialisasi Evaluasi Pengisian Evaluasi Pemerintah Digital (PEMDI) Tahun 2026.(Dok-Foto)

Majalahceo.id | Tanjungbalai – Transformasi digital pemerintahan di Indonesia memasuki babak baru, mulai tahun 2026 ini, pemerintah resmi mengubah sistem evaluasi dari Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menjadi evaluasi kinerja Pemerintah Digital (Pemdi) sebagaimana diatur dalam PermenPANRB Nomor 8 tahun 2026.

Perubahan tersebut bukan sekadar pergantian nama, tetapi menjadi titik balik paradigma pelayanan publik, jika sebelumnya keberhasilan pemerintah lebih banyak diukur dari jumlah aplikasi, regulasi, dan tingkat kematangan sistem, kini fokus beralih pada satu hal yang paling penting: kepuasan masyarakat sebagai pengguna layanan.

Semangat transformasi itu menjadi pembahasan utama dalam Sosialisasi Evaluasi Pengisian Evaluasi Pemerintah Digital (PEMDI) tahun 2026 yang dilaksanakan Pemerintah Kota Tanjungbalai melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) yang diikuti OPD teknis dilingkup Pemko Tanjungbalai, bertempat di Aula Sutrisno Hadi, kantor Wali Kota Tanjungbalai, Rabu (29-7-2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman teknis kepada perangkat daerah mengenai tata cara pengisian format evaluasi PEMDI sebelum pelaksanaan penilaian mandiri.

Kepala Dinas Kominfo Kota Tanjungbalai Indra Adiguna dalam laporannya menjelaskan kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dalam menyatukan persepsi dalam mengikuti perubahan dari yang sebelumnya berkaitan dengan SPBE kepada Pemerintah Digital, hal ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan transformasi pendekatan dalam tata kelola pemerintahan berbasis digital.

Jika sebelumnya evaluasi SPBE menggunakan 47 indikator, kini Pemerintah Digital hanya menggunakan 20 indikator yang dikelompokkan ke dalam tujuh aspek utama, meliputi tata kelola dan manajemen, penyelenggara, data, keamanan pemerintah digital, teknologi, keterpaduan layanan digital, hingga kepuasan pengguna.

Menariknya, kepuasan pengguna layanan digital memperoleh bobot penilaian tertinggi, yakni 25 persen, hal ini menunjukkan bahwa pengalaman masyarakat dalam mengakses layanan pemerintah kini menjadi indikator utama keberhasilan transformasi digital, ujar Indra.

“Evaluasi Pemerintah Digital tidak hanya menilai teknologi, tetapi juga kemampuan pemerintah daerah membangun kolaborasi lintas perangkat daerah,” ungkapnya.

Ia menambahkan, indikator penilaian mencakup tata kelola pemerintah digital, pengembangan SDM digital, kolaborasi antarperangkat daerah, tata kelola data, informasi geospasial, statistik sektoral, perlindungan data pribadi, audit keamanan, keamanan siber, kriptografi, penanganan insiden siber, aplikasi dan infrastruktur digital, integrasi proses bisnis, interoperabilitas data, portal layanan digital, fasilitas dukungan pengguna, hingga kepuasan masyarakat.

Dengan pendekatan baru tersebut, pemerintah berharap tidak ada lagi layanan digital yang berjalan sendiri-sendiri, seluruh sistem diarahkan saling terhubung sehingga masyarakat dapat menikmati pelayanan yang lebih sederhana, cepat, dan efisien.

Untuk memastikan implementasinya berjalan optimal, setiap pemerintah daerah diwajibkan membentuk Tim Koordinasi Pemerintah Digital yang dipimpin Sekretaris Daerah dan ditetapkan oleh Kepala Daerah.

Tim tersebut bertugas mengoordinasikan penerapan Pemerintah Digital, mengintegrasikan seluruh perangkat daerah, sekaligus mengawal proses evaluasi.

Selain itu, lanjut Indra, Sekretaris Daerah juga membentuk Tim Asesor Internal yang bertanggung jawab mengumpulkan bukti dukung, melaksanakan penilaian mandiri, menginput data ke aplikasi evaluasi, mengikuti proses wawancara dan visitasi, serta memastikan seluruh data yang disampaikan akurat dan berkualitas.

Secara rinci Kadis Kominfo Indra Adiguna menjelaskan Rangkaian Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital tahun 2026 dimulai dengan sosialisasi pada 25–26 Juni 2026, dilanjutkan penilaian mandiri pada 29 Juni–7 Agustus 2026.

Tahapan berikutnya meliputi penilaian dokumen pada 14 Agustus–11 September 2026, wawancara pada 21–30 September 2026, dan ditutup dengan visitasi pada 1–30 Oktober 2026.

“Tahapan ini menjadi momentum bagi seluruh perangkat daerah untuk memperkuat kolaborasi dan meningkatkan kualitas layanan digital,” ujarnya.

Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina dalam sambutannya mengatakan bahwa perkembangan teknologi menuntut pemerintah untuk terus beradaptasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, arah pengembangan Pemerintah Digital saat ini tidak lagi berfokus pada pembuatan banyak aplikasi baru.

“Melainkan memastikan seluruh sistem layanan yang telah ada dapat terintegrasi dengan baik, kalau dulu setiap layanan punya aplikasi sendiri-sendiri, sekarang yang penting adalah bagaimana semua layanan itu saling terhubung, dengan begitu masyarakat tidak perlu bingung menggunakan banyak aplikasi untuk mengurus berbagai kebutuhan,” katanya.

Ia menambahkan, integrasi layanan menjadi kunci dalam menciptakan pelayanan publik yang lebih sederhana dan mudah dijangkau, dengan sistem yang saling terhubung, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan pemerintah secara lebih praktis dan efisien, melalui pendampingan yang melibatkan tenaga ahli tersebut, Pemko Tanjungbalai berharap seluruh OPD memiliki persepsi yang sama terkait arah pembangunan Pemerintah Digital.

Fadly juga menambahkan, sinergi antarperangkat daerah dinilai menjadi faktor penting untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern sekaligus meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap layanan publik, langkah tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Pemko Tanjungbalai dalam mendukung transformasi digital nasional serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin cepat, transparan, dan terintegrasi.

Ia menyebut transformasi tersebut sebagai perubahan dari “Siap Digital Menjadi Bermanfaat Digital.”

Menurutnya, keberhasilan pemerintah kini tidak lagi ditentukan oleh banyaknya aplikasi yang dimiliki, melainkan seberapa mudah masyarakat memperoleh layanan yang cepat, aman, terintegrasi, dan berkualitas.

“Melalui Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital, pemerintah ingin memastikan transformasi digital benar-benar menghasilkan dampak nyata, mempercepat pelayanan publik, mengurangi birokrasi, dan mendukung target pembangunan nasional dalam RPJMN 2025–2029,” jelasnya.

Harapannya pelayanan kita semakin optimal dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, pungkas Fadly.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

LINI MASA

Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Pemusnahan Bersama (BMMN) dan Barang Bukti Yang Berkekuatan Hukum Tetap oleh Bea dan Cukai serta Kejari
Wali Kota Tanjungbalai Dukung Kegiatan ANANDA BERSINAR Goes To School, Wujudkan Generasi Emas Tanjungbalai Yang Sehat, Cerdas dan Bersih dari Narkoba
Reses Ketiga DPRD Kabupaten Sukabumi, Teddy Setiadi Tampung Aspirasi Warga Bojongasih
Petani Desa Sihapas Keluhkan Jalan Rusak hingga 2 Km, Hambat Penjualan Hasil Pertanian
Wamenag Beri Pembinaan ASN, Tekankan Pentingnya Integritas dan Loyalitas Pegawai Dalam Melayani Masyarakat
Dampingi Wakil Menteri Agama RI Kunjungi MTsN 2 Kota Tanjungbalai Beri Motivasi Para Siswa Siap Menjadi Generasi EMAS Indonesia
Wamenag Romo Syafi’i Sambangi Kantor Kemenag Tanjungbalai Bersama Wali Kota Mahyaruddin Salim
Wali Kota Tanjungbalai Dampingi Wamenag RI Romo Muhammad Syafi’i Hadiri Pelantikan Fahmi Ummi Kota Tanjungbalai Periode 2026-2031

LINI MASA

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Pemusnahan Bersama (BMMN) dan Barang Bukti Yang Berkekuatan Hukum Tetap oleh Bea dan Cukai serta Kejari

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:26 WIB

Wali Kota Tanjungbalai Dukung Kegiatan ANANDA BERSINAR Goes To School, Wujudkan Generasi Emas Tanjungbalai Yang Sehat, Cerdas dan Bersih dari Narkoba

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:39 WIB

Petani Desa Sihapas Keluhkan Jalan Rusak hingga 2 Km, Hambat Penjualan Hasil Pertanian

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Wamenag Beri Pembinaan ASN, Tekankan Pentingnya Integritas dan Loyalitas Pegawai Dalam Melayani Masyarakat

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:49 WIB

Dampingi Wakil Menteri Agama RI Kunjungi MTsN 2 Kota Tanjungbalai Beri Motivasi Para Siswa Siap Menjadi Generasi EMAS Indonesia

TAJUK HARI INI