Menurut Dena, pendidikan karakter tidak dapat dibebankan hanya kepada lembaga pendidikan. Keluarga sebagai lingkungan pertama bagi anak memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan, sikap, dan nilai yang akan terbawa dalam kehidupan anak.
“Menjadi orang tua adalah proses belajar yang terus berjalan. Hal sederhana seperti mendengarkan anak, memberikan apresiasi, membangun komunikasi yang hangat, dan memberikan teladan dalam kehidupan sehari-hari dapat menjadi langkah penting dalam membentuk karakter anak,” tambahnya.
Kegiatan berlangsung secara komunikatif dan interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, serta sesi tanya jawab. Para orang tua diberikan ruang untuk menyampaikan pengalaman dan berbagai tantangan yang mereka hadapi dalam mendampingi anak, sehingga materi yang diberikan dapat dikaitkan dengan kondisi yang dihadapi peserta dalam kehidupan sehari-hari.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua KKN Kelompok 16 Desa Banjarsari, Vandannisa, mengatakan bahwa seminar tersebut dilaksanakan karena keluarga merupakan salah satu lingkungan utama yang berpengaruh terhadap proses pendidikan dan pembentukan karakter anak.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada orang tua bahwa pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah. Keluarga memiliki peran yang sangat besar karena dari lingkungan keluargalah anak pertama kali belajar tentang nilai, sikap, kebiasaan, dan cara berinteraksi dengan orang lain,” ujar Vandannisa.
Ia menambahkan, capaian utama dari kegiatan tersebut tidak hanya terlihat dari terlaksananya seminar, tetapi juga dari keterlibatan aktif peserta selama proses kegiatan. Antusiasme peserta dalam mengikuti materi, berdiskusi, dan menyampaikan pertanyaan menunjukkan adanya ketertarikan orang tua untuk memahami pola pendampingan anak yang lebih baik.
Sumber Berita: Mahasiswi KKN
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya
















