839 Prajurit TNI AD Resmi Dilantik, Pangdam IV/Diponegoro Tutup Dikmata Gelombang II 2026

- Jurnalis

Rabu, 9 September 2026 - 20:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalis Kritis dan Obyektif
+ Dukung

Upacara penutupan pendidikan di wilayah Kodam IV/Diponegoro secara resmi dipimpin Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., di Secata Rindam IV/Diponegoro, Gombong, Kabupaten Kebumen, Rabu (9/9/2026),( Dok - Foto )

Upacara penutupan pendidikan di wilayah Kodam IV/Diponegoro secara resmi dipimpin Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., di Secata Rindam IV/Diponegoro, Gombong, Kabupaten Kebumen, Rabu (9/9/2026),( Dok - Foto )

Majalah CEO | Kebumen – Sebanyak 839 prajurit TNI AD resmi menyandang pangkat Prajurit Dua (Prada) setelah menyelesaikan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2026. Upacara penutupan pendidikan di wilayah Kodam IV/Diponegoro secara resmi dipimpin Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., di Secata Rindam IV/Diponegoro, Gombong, Kabupaten Kebumen, Rabu (9/9/2026).

Dalam upacara tersebut, Pangdam IV/Diponegoro membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., yang menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal pengabdian panjang sebagai prajurit TNI AD.

Dalam amanatnya, Kasad menekankan bahwa para prajurit baru diproyeksikan untuk mendukung pengembangan Satuan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di berbagai kabupaten. Hal ini dilakukan untuk mendukung percepatan pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat, terutama di wilayah perbatasan dan daerah rawan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama dua bulan, para siswa telah menjalani pendidikan intensif yang disusun secara sistematis untuk membentuk cara berpikir, bersikap dan bertindak sesuai norma serta jati diri prajurit TNI AD yang berpedoman pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI. Para prajurit muda selanjutnya diharapkan terus mengembangkan kemampuan teknik dan taktik militer yang telah diperoleh selama pendidikan.

Kasad juga memberikan empat penekanan kepada para prajurit yang baru dilantik. Mereka diminta memanfaatkan setiap kesempatan untuk terus belajar dan mengembangkan diri, mengasah naluri militer, menjaga disiplin serta mengoptimalkan potensi diri.

Di tengah prosesi penutupan pendidikan, prestasi para siswa juga mendapat perhatian. Tiga nama tercatat sebagai tiga siswa terbaik antara lain Juara pertama diraih Amri Muhammad Dzaki, putra Rokhidi Setiawan, seorang karyawan produksi kursi mebel asal Kabupaten Banyumas. Posisi kedua ditempati Evan Erlangga, putra Edi Budiyanto yang berprofesi sebagai petani bawang merah dari Kabupaten Brebes. Sementara Bimo Dwi Nugroho, putra Alm Nur Arifin, Wiraswasta asal Kabupaten Jepara, meraih posisi ketiga.

Prestasi ketiganya menjadi gambaran bahwa perjalanan menjadi prajurit TNI AD dapat lahir dari berbagai latar belakang keluarga dan profesi. Dari lingkungan pekerja mebel hingga keluarga petani, semangat, kedisiplinan dan kerja keras menjadi bekal penting untuk menapaki kehidupan sebagai prajurit.

Penutupan Dikmata Gelombang II TA 2026 di Secata Rindam IV/Diponegoro sekaligus menandai dimulainya babak baru bagi para prajurit muda TNI AD. Setelah melewati pendidikan dasar keprajuritan, mereka kini dipersiapkan untuk menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara dengan membawa nama baik TNI AD.*”

Sumber Berita: Pendam IV Diponegoro

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

LINI MASA

Komisi II DPRD Sukabumi Partai Gerindra Teddy Setiadi Soroti Perizinan Dan Lingkungan PT Proswell Indomax, 20 Poin Kesepakatan Wajib Dipenuhi Dalam 60 Hari
Pangdam III/Siliwangi Tutup Pendidikan dan Lantik 1.452 Prajurit Dikmata Infanteri Gelombang II TA 2026
Dua Kelurahan Sipange dan Lopian Kembali Dilanda Banjir
Pemkab Tapanuli Tengah Perjuangkan Hak 40 Pekerja PT Teluk Nauli yang Terdampak PHK
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah Gelar Pelatihan Keterampilan Usaha Bagi Korban Bencana untuk Pemulihan Ekonomi
Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Dinkes Tapanuli Tengah Bagikan Masker dan Siagakan Seluruh Puskesmas
Pencurian Sepeda Motor Meningkat, Warga Batam Diminta Waspada Bahkan Saat Parkir Sebentar
Inspektorat Tapanuli Tengah, Pastikan Dugaan Pemotongan Jadup Kades Sibio-bio Tidak Benar

Komentar

LINI MASA

Rabu, 9 September 2026 - 20:35 WIB

839 Prajurit TNI AD Resmi Dilantik, Pangdam IV/Diponegoro Tutup Dikmata Gelombang II 2026

Rabu, 9 September 2026 - 20:06 WIB

Komisi II DPRD Sukabumi Partai Gerindra Teddy Setiadi Soroti Perizinan Dan Lingkungan PT Proswell Indomax, 20 Poin Kesepakatan Wajib Dipenuhi Dalam 60 Hari

Rabu, 9 September 2026 - 19:27 WIB

Pangdam III/Siliwangi Tutup Pendidikan dan Lantik 1.452 Prajurit Dikmata Infanteri Gelombang II TA 2026

Rabu, 9 September 2026 - 00:26 WIB

Dua Kelurahan Sipange dan Lopian Kembali Dilanda Banjir

Selasa, 8 September 2026 - 21:20 WIB

Pemkab Tapanuli Tengah Perjuangkan Hak 40 Pekerja PT Teluk Nauli yang Terdampak PHK

TAJUK HARI INI

Banjir Terjadi di Kelurahan Sipange, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) kembali dihantam banjir (Dok-Poto)

Berita

Dua Kelurahan Sipange dan Lopian Kembali Dilanda Banjir

Rabu, 9 Sep 2026 - 00:26 WIB