Dua Kelurahan Sipange dan Lopian Kembali Dilanda Banjir

- Jurnalis

Rabu, 9 September 2026 - 00:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalis Kritis dan Obyektif
+ Dukung

MajalahCeo.id I Tapteng (Sumut) – Tapteng – Banjir Terjadi di Kelurahan Sipange, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) kembali dihantam banjir. Akibatnya, ratusan rumah warga kembali terendam air.

Banjir kali ini terjadi karena hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Tapteng pada sore hari sekira pukul 15.00 WIB, Senin (7/9/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sungai Aek Silaga-laga dilaporkan mengalami peningkatan debit air yang datang dari arah hulu sungai hingga mengakibatkan tanggul sementara yang dibangun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Pemerintah Kabupaten Tapteng.

Nasip Hutagalung, warga setempat menyampaikan kondisi banjir di Kelurahan Sipange mencapai ketinggian hingga selutut orang dewasa.

“Rumah kami telah mengalami banjir kembali, tanggul sudah jebol. Saat ini kedalaman air sudah setinggi lutut. Kembali hancur semua,” ujarnya.

Rasa was-was terhadap banjir susulan juga dirasakan warga Kelurahan Lopian, Kecamatan Badiri. Walau wilayah itu tidak diguyur hujan, namun kiriman air yang datang dari hulu sungai telah membuat kelurahan itu kembali mengalami banjir.

Pande Kristie Butarbutar, warga Badiri menyampaikan walau pun di daerahnya tidak turun hujan namun Sungai Lopian meluap.

“Saat ini saya berada di jembatan Lopian sedang memantau adanya kenaikan air. Kondisnya sekarang arus airnya cukup deras,” katanya.

Ia mengatakan, air deras datang dari gunung, airnya langsung naik yang terbawa dari sungai jembatan Lopian hingga membanjiri pemukiman warga. Padahal di lopian tidak ada diguyur hujan.

“Justru yang saya dapat informasi di Pandan dan di Tukka yang diguyur hujan deras, tetapi di Lopian yang mengalami kebanjiran,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II Medan (wilayah Sumut) Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Feriyanto Pawenrusi saat mendampingi kunjungan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka di Hutanabolon memastikan pihaknya akan membangun dua unit Sabo Dam di Kelurahan Sipange untuk mengatasi banjir susulan yang masih terus mengancam keselamatan masyarakat.

“Saat ini Kementrian PU sedang melaksanakan proses tender terhadap pembangunan Sabo Dam di Sipange,” ujar Feriyanto menjawab pertanyaan Mistar terkait janji Menteri PU Dody Hanggodo yang berencana membangun Sabo Dam di Kelurahan Sipange.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

LINI MASA

Asep Japar Resmi Menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi Periode 2026-2031
BULOG Bersama Menko Pangan Luncurkan Bantuan Pangan Periode Okt-Des 2026 dan Tambahan SPHP di Kabupaten Asahan
Aya Soraya Dorong Peran Perempuan dalam Aksi Sosial dan Kepedulian terhadap Korban Bencana
Dugaan Kelalaian Pemerintah Desa Cihamerang Disorot, Warga Luapkan Kekecewaan dalam Forum Pertemuan
Mediasi Kandang Ayam di Nagrak Capai Kesepahaman, Pemilik Siap Patuhi Keputusan Pemerintah
251 Gerai KDKMP di Kabupaten Sukabumi Selesai Dibangun, 88 Unit Mulai Jalani Verifikasi
Wabup Tapteng Resmi Buka Turnamen Futsal Bupati Cup I AFKAB Tahun 2026: Diikuti 43 Tim SMP se-Tapteng, Sibolga, dan Dairi
Kadis Perkim Sukabumi Buka Penjelasan soal Paving Block Relokasi PKL Sekarwangi

LINI MASA

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 23:34 WIB

Asep Japar Resmi Menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:37 WIB

BULOG Bersama Menko Pangan Luncurkan Bantuan Pangan Periode Okt-Des 2026 dan Tambahan SPHP di Kabupaten Asahan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:43 WIB

Aya Soraya Dorong Peran Perempuan dalam Aksi Sosial dan Kepedulian terhadap Korban Bencana

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Dugaan Kelalaian Pemerintah Desa Cihamerang Disorot, Warga Luapkan Kekecewaan dalam Forum Pertemuan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Mediasi Kandang Ayam di Nagrak Capai Kesepahaman, Pemilik Siap Patuhi Keputusan Pemerintah

TAJUK HARI INI

Laporan e-Conomy SEA 2025 yang disusun Google, Temasek, dan Bain & Company memperkirakan nilai bruto transaksi atau gross merchandise value (GMV) ekonomi digital Indonesia mendekati US$100 miliar pada 2025. (Dok-Foto Ilustrasi)

Artikel

Peluang Bisnis Digital Semakin Terbuka

Sabtu, 24 Okt 2026 - 13:04 WIB