Mendagri Bersama Bupati dan Wakil Bupati Tapteng Tinjau Percepatan Pemulihan Pascabencana di Tapteng Minta Pembangunan Dilakukan Secara Masif

- Jurnalis

Kamis, 10 September 2026 - 23:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalis Kritis dan Obyektif
+ Dukung

Masinton Pasaribu,Wakil Bupati Tapanuli Tengah Mahmud Efendi, SH pada Kamis, 10/9/ 2026 mendampingi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia, Tito Karnavian (Dok-Poto)

Masinton Pasaribu,Wakil Bupati Tapanuli Tengah Mahmud Efendi, SH pada Kamis, 10/9/ 2026 mendampingi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia, Tito Karnavian (Dok-Poto)

MajalahCeo.id I Tapteng (Sumut) – Tapanuli Tengah — Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu,Wakil Bupati Tapanuli Tengah Mahmud Efendi, SH pada Kamis, 10/9/ 2026 mendampingi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia, Tito Karnavian, melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah lokasi pengerjaan percepatan penanganan dan pemulihan pascabencana di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara.

Kunjungan kerja ini merupakan bentuk pemantauan langsung dari pemerintah pusat untuk memastikan progres pemulihan pascabencana berjalan optimal, sekaligus menjamin bahwa infrastruktur yang dibangun benar-benar efektif memberikan perlindungan bagi masyarakat terdampak.

Dalam peninjauan, Mendagri Tito Karnavian mendatangi proyek pembangunan sabodam di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka. Tito menilai wilayah Kecamatan Tukka memiliki tingkat kerawanan yang tinggi karena kondisi geografisnya yang menyerupai cekungan atau mangkuk (piring) dan diapit oleh dua aliran sungai, yakni Sungai Tukka dan Sungai Sigala-gala.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Posisi Kecamatan Tukka ini seperti piring, cekungan. Di situ ada dua sungai, Sungai Tukka dan Sungai Sagala. Yang paling rawan saya lihat adalah Kecamatan Tukka,” kata Tito Karnavian.

Mengingat ancaman tidak hanya datang dari debit air, melainkan juga material bawaan seperti batu, lumpur, dan sedimen dari hulu, keberadaan sabodam dinilai sangat vital untuk menyaring material tersebut. Mendagri menyatakan bahwa kapasitas sabodam saat ini akan terus diperkuat, bahkan pemerintah telah merencanakan pembangunan sabodam tambahan di bagian hulu pada tahun depan dengan kapasitas tampung di atas 70 meter kubik.

Selain sabodam, rombongan juga meninjau pembangunan retaining wall (dinding penahan) beton sepanjang kurang lebih 1,5 kilometer di sepanjang aliran sungai yang melintasi kawasan permukiman padat. Infrastruktur ini dibangun untuk mengantisipasi luapan air sungai masuk ke permukiman warga.

Selanjutnya, Mendagri bersama Bupati Masinton Pasaribu meninjau rumah percontohan pascabencana hasil kerja sama dengan BNPB, serta melihat langsung progres pembangunan Hunian Tetap (Huntap) di kawasan Asrama Haji Pinangsori. Huntap permanen ini disiapkan bagi warga terdampak bencana dan ditargetkan rampung serta dapat diresmikan pada pertengahan Oktober 2026.

Menanggapi berbagai program pemulihan yang sedang berjalan, Mendagri Tito Karnavian menekankan agar pembangunan tidak hanya berhenti pada proyek percontohan semata. Ia meminta agar program pemulihan dan pembangunan fasilitas umum maupun pendidikan diperluas serta dikerjakan secara masif.

“Saya tidak mau hanya contoh saja. Saya ingin dikerjakan masif,” tegas Tito.

Sementara itu, Bupati Tapteng Masinton Pasaribu menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah terus berkomitmen mempercepat seluruh program pemulihan pascabencana dengan menempatkan keselamatan dan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama. Menurut Masinton, pembangunan infrastruktur mitigasi bencana, rumah percontohan, hingga Huntap adalah ikhtiar agar masyarakat dapat kembali hidup secara aman, layak, dan tenang.

“Apa yang dilakukan adalah untuk kepentingan masyarakat,” ucap Masinton.

Bupati Masinton juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada Mendagri Tito Karnavian, yang turun langsung meninjau Tapteng. Kehadiran langsung pemerintah pusat di lapangan dinilai menjadi suntikan semangat dan dorongan kuat bagi pemda untuk menuntaskan program pemulihan. Melalui sinergi ini, pemulihan Tapteng tidak hanya berfokus pada rekonstruksi fisik yang rusak, melainkan juga memperkuat sistem mitigasi dan ketahanan masyarakat terhadap potensi bencana di masa depan.

Peninjauan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Tapteng, Ketua DPRD Tapteng, Wakil Ketua dan Anggota DPRD Tapteng, Sekretaris Daerah Tapteng, Wali Kota Sibolga, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Tapteng, Kadis Perkim Tapteng, Plh. Kadis PUPR Tapteng, Kalaksa BPBD Tapteng, Kepala UPBU Dr. Ferdinand Tobing Pinangsori, serta Camat dan Forkopimka Pinangsori.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

LINI MASA

Asep Japar Resmi Menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi Periode 2026-2031
BULOG Bersama Menko Pangan Luncurkan Bantuan Pangan Periode Okt-Des 2026 dan Tambahan SPHP di Kabupaten Asahan
Aya Soraya Dorong Peran Perempuan dalam Aksi Sosial dan Kepedulian terhadap Korban Bencana
Dugaan Kelalaian Pemerintah Desa Cihamerang Disorot, Warga Luapkan Kekecewaan dalam Forum Pertemuan
Mediasi Kandang Ayam di Nagrak Capai Kesepahaman, Pemilik Siap Patuhi Keputusan Pemerintah
251 Gerai KDKMP di Kabupaten Sukabumi Selesai Dibangun, 88 Unit Mulai Jalani Verifikasi
Wabup Tapteng Resmi Buka Turnamen Futsal Bupati Cup I AFKAB Tahun 2026: Diikuti 43 Tim SMP se-Tapteng, Sibolga, dan Dairi
Kadis Perkim Sukabumi Buka Penjelasan soal Paving Block Relokasi PKL Sekarwangi

LINI MASA

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 23:34 WIB

Asep Japar Resmi Menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:37 WIB

BULOG Bersama Menko Pangan Luncurkan Bantuan Pangan Periode Okt-Des 2026 dan Tambahan SPHP di Kabupaten Asahan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:43 WIB

Aya Soraya Dorong Peran Perempuan dalam Aksi Sosial dan Kepedulian terhadap Korban Bencana

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Dugaan Kelalaian Pemerintah Desa Cihamerang Disorot, Warga Luapkan Kekecewaan dalam Forum Pertemuan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Mediasi Kandang Ayam di Nagrak Capai Kesepahaman, Pemilik Siap Patuhi Keputusan Pemerintah

TAJUK HARI INI