Sekdakab Tapanuli Tengah Letakan Batu Pertama Pembangunan 22 Unit Hunian Tetap dan 1 Unit Gereja Bantuan Caritas Indonesia di Kelurahan Tukka

- Jurnalis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalis Kritis dan Obyektif
+ Dukung

Sebanyak 22 unit Hunian Tetap (Huntap) dan 1 unit gereja resmi mulai dibangun oleh Caritas Indonesia di Kelurahan Tukka, Kecamatan Tukka (Dok-Poto)

Sebanyak 22 unit Hunian Tetap (Huntap) dan 1 unit gereja resmi mulai dibangun oleh Caritas Indonesia di Kelurahan Tukka, Kecamatan Tukka (Dok-Poto)

MajalahCeo.id I Tapteng (Sumut) – Tapanuli Tengah – Komitmen kemanusiaan untuk memulihkan kehidupan masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) kembali diwujudkan. Sebanyak 22 unit Hunian Tetap (Huntap) dan 1 unit gereja resmi mulai dibangun oleh Caritas Indonesia di Kelurahan Tukka, Kecamatan Tukka.

Pembangunan fasilitas permukiman dan rumah ibadah ini ditandai dengan prosesi Peletakan Batu Pertama yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Tapanuli Tengah, Drs. Binsar TH Sitanggang, MSP, bersama Uskup Keuskupan Sibolga, Mgr. Fransiskus Tuaman Sasfo Sinaga, pada Selasa 13 Oktober 2026 di Lokasi Huntap Caritas, Kelurahan Tukka.

Dalam sambutannya, Sekdakab Tapteng Drs. Binsar TH Sitanggang, M.SP, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Caritas Indonesia dan seluruh pihak yang terlibat atas kepedulian yang nyata terhadap warga terdampak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak-Ibu Caritas Indonesia, para donatur, dan terkhusus Kementerian Agama yang konsisten terus membantu pembangunan rumah-rumah ibadah di Tapanuli Tengah serta daerah-daerah lain yang terdampak pascabencana. Tidak mungkin ini bisa dilakukan segera tanpa ada partisipasi kita bersama,” kata Binsar.

Ia juga menekankan pentingnya merawat semangat kearifan lokal Tapanuli Tengah dalam setiap proses pemulihan bencana.

“Tapanuli Tengah memiliki moto ‘Sahata Saoloan’ yang selaras dengan prinsip gotong royong. Prinsip itu harus terus kita tegakkan, karena dengan ‘Sahata Saoloan’ dan gotong royong, kita menjadi lebih kuat serta bisa lebih cepat mencapai target dan harapan kita bersama,” tambahnya.

Guna mendukung keberlanjutan dan kenyamanan kawasan permukiman baru ini, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah berkomitmen untuk turut serta memfasilitasi penyiapan Prasarana, Sarana, dan Utilitas umum (PSU) agar bangunan Huntap nantinya nyaman dan layak dihuni oleh warga.

Sementara itu, Uskup Keuskupan Sibolga, Mgr. Fransiskus Tuaman Sasfo Sinaga, menyampaikan harapannya agar pembangunan dapat berjalan lancar dan membawa kebahagiaan bagi para penerima manfaat.

“Harapan saya, marilah kita bangun rumah dan gereja ini dengan baik supaya mereka yang menempati dan menggunakannya sungguh-sungguh merasa bahagia dan senang. Saya meyakini Caritas Indonesia akan bekerja dengan sangat baik dalam pembangunan hunian tetap ini,” tutur Mgr. Fransiskus.

Ia juga mengapresiasi sinergi yang terjalin erat dengan pemerintah daerah serta menegaskan kembali sikap keterbukaan Gereja Katolik dalam aksi-aksi kemanusiaan.

“Kepada pemerintah, saya mengharapkan kerja sama yang luar biasa ini dapat terus berlanjut. Gereja Katolik hadir untuk membantu semua Gereja Katolik untuk semua. Kami berkomitmen membantu saudara-saudari kita tanpa membeda-bedakan, terbuka bagi siapa saja,” tegas Uskup Keuskupan Sibolga.

Acara peletakan batu pertama ini turut dihadiri oleh perwakilan Danrem 023/KS, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Tapteng, Kepala Dinas Perhubungan Tapteng, Plt. Kalaksa BPBD Tapteng, Plh. Kasatpol PP Tapteng, Plh. Camat Tukka, Pastor Paroki Santo Yosef Pandan, para Pastor Keuskupan Sibolga, serta Lurah Hutanabolon dan Lurah Tukka.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

LINI MASA

Perkuat Tata Kelola dan Kepatuhan Hukum, Pemkab Tapteng Gelar Sosialisasi Pengelolaan Keuangan Daerah TA 2026
Pasokan Listrik Batam Pulih Sepenuhnya, PLN Pastikan Kompensasi Diterima Pelanggan Tanpa Klaim
Pemdes Lumut Nauli, Salurkan BLT-DD Tahap kedua Bulan 4,5,6 Tahun 2026 di Kantor Desa
Gerak Cepat Kades Yudi Guntara Bersama Warga Tangani Kerusakan Irigasi di Kampung Kaladi
Sampaikan 3 Ranperda pada Rapat Paripurna DPRD, Bupati Tapteng Tekankan Penguatan Tata Kelola dan Pelayanan Publik
Pemko Medan Terima Warga Gang Anggrek: Tembok Akan Dituntaskan Dalam 3 Hari, DPRD Medan Jadwalkan RDPU 2 Minggu Lagi
Jeritan Warga Gang Anggrek: Menuntut Hak Ruang Hidup yang Dirampas Tembok Ilegal
Lantik 16 Pejabat, Bupati Masinton: Tekankan Pelayanan Publik yang Responsif dan Pemerataan Distribusi Pegawai ke Seluruh Kecamatan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

LINI MASA

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Perkuat Tata Kelola dan Kepatuhan Hukum, Pemkab Tapteng Gelar Sosialisasi Pengelolaan Keuangan Daerah TA 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Sekdakab Tapanuli Tengah Letakan Batu Pertama Pembangunan 22 Unit Hunian Tetap dan 1 Unit Gereja Bantuan Caritas Indonesia di Kelurahan Tukka

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Pasokan Listrik Batam Pulih Sepenuhnya, PLN Pastikan Kompensasi Diterima Pelanggan Tanpa Klaim

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:58 WIB

Pemdes Lumut Nauli, Salurkan BLT-DD Tahap kedua Bulan 4,5,6 Tahun 2026 di Kantor Desa

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Sampaikan 3 Ranperda pada Rapat Paripurna DPRD, Bupati Tapteng Tekankan Penguatan Tata Kelola dan Pelayanan Publik

TAJUK HARI INI

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto,( Dok - Foto).

Polri

Menyambut Era Baru Polri yang Lebih Humanis-Adaptif

Selasa, 13 Okt 2026 - 16:44 WIB