Kontak Senjata di Nduga, Dua Anggota Kelompok Bersenjata OPM Tewas Saat Patroli TNI

- Jurnalis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalis Kritis dan Obyektif
+ Dukung

Insiden ini bermula saat tim patroli menindaklanjuti informasi yang diterima mengenai keberadaan kelompok bersenjata di sekitar kawasan permukiman warga setempat. (Dok-Foto)

Insiden ini bermula saat tim patroli menindaklanjuti informasi yang diterima mengenai keberadaan kelompok bersenjata di sekitar kawasan permukiman warga setempat. (Dok-Foto)

MAJALAHCEO | NDUGA – Personel Satgas Rajawali VI Detasemen 1 Koops TNI Habema terlibat kontak tembak dengan kelompok bersenjata OPM Kodap III/Ndugama-Nderakma di Kampung Nonggoloit, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan, pada Jumat (23/10/). Insiden ini bermula saat tim patroli menindaklanjuti informasi yang diterima mengenai keberadaan kelompok bersenjata di sekitar kawasan permukiman warga setempat.

Saat anggota aparat sedang melakukan pemeriksaan wilayah guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat, kelompok tersebut tiba-tiba melepaskan tembakan ke arah personel yang sedang bertugas. Akibat penembakan tersebut, terjadilah kontak senjata yang tidak terelakkan antara kedua belah pihak.

Setelah situasi dinyatakan terkendali, tim patroli melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Hasilnya, ditemukan dua orang yang diduga kuat merupakan anggota kelompok OPM tewas di tempat. Sementara itu, sejumlah anggota lainnya yang berada dalam kelompok yang sama dilaporkan berhasil melarikan diri meninggalkan lokasi kejadian. Identitas kedua korban yang tewas saat ini masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pangkoops TNI Habema, Brigjen Riyanto, menyampaikan penyesalan mendalam atas jatuhnya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Kami menyayangkan adanya korban jiwa dalam peristiwa ini. Setiap nyawa memiliki nilai yang harus dihormati,” ujar Brigjen Riyanto dalam keterangan pers yang diterima di Nduga, Sabtu 24 Oktober 2026 pagi.

Pihak TNI menegaskan akan terus melakukan pengamanan di wilayah tersebut guna melindungi warga sipil sekaligus menindaklanjuti keberadaan kelompok bersenjata yang mengganggu keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Nduga dan sekitarnya.***

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

LINI MASA

Geger Aceh! 1,2 Ton Narkotika Diamankan, Jaringan Narkoba Internasional Berhasil Diringkus
Sertifikasi Halal Bukan Sekadar Kewajiban Regulasi, Melainkan Pintu Masuk Produk Nasional ke Pasar Global
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Pengukuhan Ameriza Ma’ruf Moesa Sebagai Kepala Perwakilan BI Sumut
Pemerintah Dorong Percepatan Pemulihan UMKM Terdampak Bencana Melalui Optimalisasi Klinik UMKM Bangkit
Bangunan Lapas “Wah” Tanpa Izin Dan Anggaran Misterius, LSM Kebenaran Keadilan: Apresiasi Ombudsman RI dan Minta Copot Menteri Imipas
Pasca Di Sidak Ombudsman RI, 10 Fasilitas “Wah” Lapas Cibinong Di Robohkan
Pidanakan Kalapas Cibinong Yang Halangi Ombudsman Bongkar Pungli Dan Fasilitas Mewah, Ombudsman RI Sebut Dua Kali Di Halangi
Jakarta Bergelombang! KSPSI AGN Sumut Membersamai Puluhan Ribu Buruh, KSPSI AGN Bergerak, Kawal Regulasi Perlindungan Pekerja

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

LINI MASA

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Geger Aceh! 1,2 Ton Narkotika Diamankan, Jaringan Narkoba Internasional Berhasil Diringkus

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Kontak Senjata di Nduga, Dua Anggota Kelompok Bersenjata OPM Tewas Saat Patroli TNI

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:27 WIB

Sertifikasi Halal Bukan Sekadar Kewajiban Regulasi, Melainkan Pintu Masuk Produk Nasional ke Pasar Global

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 00:01 WIB

Wakil Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Pengukuhan Ameriza Ma’ruf Moesa Sebagai Kepala Perwakilan BI Sumut

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Pemerintah Dorong Percepatan Pemulihan UMKM Terdampak Bencana Melalui Optimalisasi Klinik UMKM Bangkit

TAJUK HARI INI