Peringati Harganas ke-33, Wakil Bupati Tapanuli Tengah Tekankan Peran Keluarga sebagai Fondasi Menuju Indonesia Emas 2045

- Jurnalis

Senin, 29 Juni 2026 - 17:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahmud Efendi menekankan bahwa peringatan Harganas bukan sekadar seremonial tahunan (Dok-Poto)

Mahmud Efendi menekankan bahwa peringatan Harganas bukan sekadar seremonial tahunan (Dok-Poto)

MajalahCeo.id I Tapteng (Sumut) – Pandan – Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Mahmud Efendi, pada hari Senin, 29 Juni 2026 memimpin jalannya Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tingkat Kabupaten Tapanuli Tengah di Lapangan Sepakbola GOR Pandan.

Dalam amanatnya, Mahmud Efendi menekankan bahwa peringatan Harganas bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi mendalam atas peran strategis keluarga sebagai fondasi utama pembangunan bangsa. Wakil Bupati mengajak masyarakat untuk memastikan keluarga menjadi lingkungan yang aman dan penuh kasih bagi tumbuh kembang generasi masa depan.

“Hari Keluarga Nasional adalah pengingat bagi kita untuk melihat ke dalam rumah masing-masing. Sudahkah keluarga menjadi tempat yang tangguh dan mampu melahirkan generasi yang sehat, cerdas, serta berdaya saing di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks?” ujar Mahmud Efendi.

Wakil Bupati menyoroti bahwa perubahan ekonomi global, pesatnya digitalisasi, hingga pergeseran nilai sosial menuntut ketahanan keluarga yang lebih kuat. Ia menegaskan bahwa penguatan institusi keluarga kini menjadi kebutuhan mutlak agar anak-anak tidak terjerumus pada dampak negatif perubahan tersebut.

Dalam pidatonya, Mahmud Efendi juga mengaitkan urgensi penguatan keluarga dengan upaya memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, besarnya populasi usia produktif hanya akan menjadi kekuatan jika didukung oleh sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

“Bonus demografi adalah peluang emas yang hanya datang sekali. Jika tidak dikelola dengan baik, ini justru bisa menjadi beban. Oleh sebab itu, pembangunan SDM harus dimulai dari keluarga, bahkan sejak masa kehamilan hingga masa pengasuhan anak,” tegasnya.

Terdapat tiga pilar utama keluarga berkualitas yang ditekankan oleh Wakil Bupati, Kesehatan fokus pada pemenuhan gizi 1.000 hari pertama Kehidupan sebagai langkah krusial pencegahan stunting, Pendidikan Karakter keluarga sebagai “sekolah pertama” untuk menanamkan kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan cinta tanah air, dan yang ketiga Ketahanan Mental, pentingnya kehadiran aktif ayah, tidak hanya secara fisik namun juga emosional, untuk membentuk karakter dan kepercayaan diri anak.

BACA SELENGKAPNYA:  Anggaran Rp 10 Miliar Untuk Rehabilitasi Gedung Polrestabes Medan, LBH MEDAN: Walikota Medan Permainkan Uang Rakyat Dan Tidak Peka Kebutuhan Utama Rakyat

Usai upacara, rangkaian peringatan Harganas berlanjut dengan peninjauan Pameran Hasil Karya Sekolah Siaga Kependudukan. Dalam kegiatan ini, Wakil Bupati didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah, Drs. Binsar TH Sitanggang, M.SP., dan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, dr. Syarifah Soraya Lubis, M.Kes.

Upacara Harganas ke-33 Tahun 2026 turut juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah, Staf Ahli Bupati, para Asisten, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, serta para Penyuluh Keluarga Berencana.

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Bendahara Partai Buruh Sumut Sri Astuti Dan Kader Lainnya “Gantung Baju” Resmi Mundur, Ini Alasannya
Acara GEMES Di Duga Di Korupsi, Acaranya Cuma 3 Jam Habiskan Anggaran Rp 2,5 Miliar, Lukai Hati Warga Miskin Kota
AMPIBI: Ancaman PHK Terhadap 55 ribu Buruh Bentuk Kegagalan Pemerintah Dalam Mengatasi KRISIS EKONOMI
Miris, Euforia APEKSI Di Kota Medan, Sementara Guru Honorer Belum digaji Dan Tufu Serta Serti Tak Cair
Hadiri Syukuran HUT Ke-80 POMAD di Denpom I/2 Sibolga, Wakil Bupati Tapteng Apresiasi Sinergitas Penanggulangan Bencana
Rico Waas Gagal, Di Temukan Puskesmas Tak Miliki IPAL di Saat Pemko Medan Silpa Mencapai Rp592 miliar
Kojira Di Duga Jadi Penumpang Gelap Dan Nyari Panggung, DPN Cuma Tersenyum Manis Melihatnya
Tuntaskan Penanganan Bencana 2025, Pemkab Tapanuli Tengah Menggelar Rapat Koordinasi Perpanjangan Masa Transisi Bencana ke Pemulihan

Baca Juga

Senin, 29 Juni 2026 - 14:49 WIB

Bendahara Partai Buruh Sumut Sri Astuti Dan Kader Lainnya “Gantung Baju” Resmi Mundur, Ini Alasannya

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:41 WIB

Acara GEMES Di Duga Di Korupsi, Acaranya Cuma 3 Jam Habiskan Anggaran Rp 2,5 Miliar, Lukai Hati Warga Miskin Kota

Minggu, 28 Juni 2026 - 13:09 WIB

AMPIBI: Ancaman PHK Terhadap 55 ribu Buruh Bentuk Kegagalan Pemerintah Dalam Mengatasi KRISIS EKONOMI

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:11 WIB

Miris, Euforia APEKSI Di Kota Medan, Sementara Guru Honorer Belum digaji Dan Tufu Serta Serti Tak Cair

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:51 WIB

Hadiri Syukuran HUT Ke-80 POMAD di Denpom I/2 Sibolga, Wakil Bupati Tapteng Apresiasi Sinergitas Penanggulangan Bencana

Tajuk Populer

Daerah

Pemilik Bangunan di Areal LSD Tanjungbalai “BOHONG”.

Senin, 29 Jun 2026 - 22:36 WIB